Empat Tewas dalam Penyanderaan Maut di Colorado  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kepolisian melanjutkan investigasi di luar sebuah rumah menyusul penyanderaan di Aurora, Colorado, Amerika Serikat, Sabtu (5/1). REUTERS/Evan Semon

    Anggota kepolisian melanjutkan investigasi di luar sebuah rumah menyusul penyanderaan di Aurora, Colorado, Amerika Serikat, Sabtu (5/1). REUTERS/Evan Semon

    TEMPO.CO, Colorado - Seorang pria bersenjata melakukan penyanderaan di dalam sebuah rumah Colorado dan melepaskan tembakan ke arah polisi dari jendela lantai dua sebuah rumah di Aurora, Colorado. Drama penyanderaan berakhir setelah petugas SWAT melakukan penyerbuan enak jam kemudian. Polisi menemukan mayat tiga orang dewasa lainnya, kata pihak berwenang, selain jenazah sang penyandera dengan luka tembak.

    Tersangka, yang namanya dirahasiakan oleh polisi, sebelumnya melakukan negosiasi selama hampir enam jam dengan polisi. Tetangganya melaporkan terdengar tembakan pada pukul 03.00 di dalam rumah sederhana di pinggiran Aurora. Tidak diketahui apakah petugas menembak tersangka atau ia tewas karena bunuh diri.

    Penyidik mengatakan, dua pria dan seorang wanita tampaknya telah terbunuh sebelum petugas datang.

    Tembakan tersangka dilakukan saat polisi yang mendekati bagian depan rumah dengan kendaraan lapis baja dan menembakkan gas air mata. Ia menembak petugas dari jendela lantai dua selama sekitar 45 menit, kata Cassidee Carlson, petugas kepolisian.

    Selama negosiasi, sang penembak tetap berada di dalam rumah. "Ia memindahkan furnitur dan melemparkan barang-barang. Dia gelisah. Dia tidak rasional," kata Carlson.

    Orang kelima yang lolos melaporkan pada polisi bahwa ia melihat tiga orang di dalam rumah "tampak seperti tak bernyawa" kata Carlson, yang menolak untuk menguraikan tentang bagaimana wanita itu berhasil melarikan diri. Motif pembunuhan tidak diketahui, dan polisi belum mengatakan apa senjata yang digunakan.

    AP | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.