Otak Pembuat Film Anti-Islam Sering Dipenjara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • warga Palestina memprotes film The Innocence of Muslims dengan menusuk-nusuk gambar Nakoula Basseley Nakoula. guardian.co.uk

    warga Palestina memprotes film The Innocence of Muslims dengan menusuk-nusuk gambar Nakoula Basseley Nakoula. guardian.co.uk

    TEMPO.CO, Los Angeles - Penegak hukum telah mengidentifikasi Nakoula Basseley Nakoula sebagai otak di belakang film Innocence of Muslims, film anti-Islam yang banyak dicerca oleh umat muslim di seluruh dunia.

    Dilansir dari AP, Nakoula pernah mengatakan kalau dirinya memiliki peran dalam pembuatan film itu. Namun, dia bersikeras menyanggah kalau dia bukanlah sutradaranya. Sebelumnya, Sam Bacile diduga berperan penting dalam pembuatan film tersebut, tapi banyak keraguan ketika melihat identitas Bacile. 

    Dalam wawancara dengan The Associated Press di luar Los Angeles, Nakoula Basseley Nakoula mengakui keterlibatannya di film tersebut hanya di bagian logistik untuk memenuhi kebutuhan selama proses produksi film yang menghina umat Islam dan Nabi Muhammad itu.

    Latar belakang Nakoula ternyata tidak bersih. Pria 55 tahun ini beberapa kali pernah terbentur masalah hukum. Pada 1997, menurut sumber terdekat dari kantor kejaksaan Los Angeles, Nakoula Basseley Nakoula pernah ditahan oleh Departemen Sheriff Negara, Los Angeles, pada 27 Maret 1997. Dia didakwa karena memproduksi metamfetamin.

    Saat itu Nakoula mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara dan tiga tahun masa percobaan pada 3 November 1997. Kantor Kejaksaan mengatakan ia melanggar masa hukuman percobaan pada 8 April 2002 dan kembali dimasukkan ke bui selama satu tahun.

    Pada 2010, Nakoula melakukan penipuan yang melibatkan rekening bank palsu yang digunakan untuk mencuri nomor jaminan sosial. Saat itu Nakoula dijatuhi hukuman penjara 21 bulan dan harus membayar denda US$ 790.000.

    Akibat beredarnya film tersebut di sejumlah negara, terjadi protes besar-besaran hingga memakan korban. Sejumlah massa menyerang Kedutaan AS di Mesir dan Libya pekan ini, serta Kedubes AS di Yaman pada Kamis, 13 September 2012.

    Para aktor yang terlibat di film Innocence of Muslims mengatakan kalau mereka telah ditipu oleh pria yang mengaku bernama Sam Bacile. Mereka mengatakan, ketika ditawarkan, naskah film tersebut tidak menceritakan tentang Islam. Salah satu aktris mengklaim semua referensi dan naskah yang disodorkan memiliki judul Laskar Desert.

    HUFFINGTONPOST| ALIA FATHIYAH

    Berita Terkait:
    Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?
    Sutradara 'The Innocence of Muslims' Orang Yahudi? 
    Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim 
    Kemenkominfo Blokir 16 Video Innocence of Muslims
    Google Tetap Pampang Film ''Anti-Islam'' di Youtube 
    Sutradara Film Penghina Nabi Muhammad Sembunyi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.