Al Qaeda Sebut Penulis Buku No Easy Day "Anjing"

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampul Buku No Easy Day (kiri) dan foto Osama bin Laden. telegraph.co.uk

    Sampul Buku No Easy Day (kiri) dan foto Osama bin Laden. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Washington - Sebuah situs resmi al-Qaeda memposting sebuah foto dan nama mantan anggota tim enam Navy SEAL yang menulis buku penangkapan Osama bin Laden, No Easy Day: The Firsthand Account of the Mission That Killed Osama bin Laden. Di bawahnya, mereka menuliskan, "Inilah anjing yang membunuh martir Sheikh Osama bin Laden."

    Sedang situs Al-Fidaa Islamic Network yang berafiliasi pada Al-Qaeda menuliskan komentar, "Ya Allah, bunuhlah setiap anggota tim itu". Komentar lain menulis, "Beri mereka pelajaran dengan memberi mereka petaka di kemudian hari".

    Buku ini mengungkapkan operasi penggerebekan di sebuah rumah yang menjadi tempat persembunyian bin Laden. Dalam buku itu terungkap bin Laden sudah tak bernyawa saat tim menjangkau kamarnya. Selain itu, dia menyebut - beda dengan keterangan resmi pemerintah Amerika Serikat - mereka memperlakukan jenazah bin Laden secara tak bermartabat, dimana seorang anggota pasukan duduk di dada jenazahnya.

    Sementara itu Kepala Komando Operasi Khusus AS mengatakan tentara dan mantan tentara akan ditindak jika ditemukan mengeluarkan informasi sensitif yang membahayakan militer AS. Sebelumnya diberitakan, militer AS sama sekali tak tahu-menabhu perihal terbitnya buku ini.

    Tidak lama setelah mengumumkan bakan terbit "buku putih" penangkapan bin Laden, FoxNews.com mengidentifikasi Owen sebagai Matt Bissonnette, pria 36 tahun yang segera pensiun dari Angkatan Laut AS tak lama setelah serangan yang diklaim menewaskan bin Laden.

    Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel James Gregory, mengatakan kepada Mail Online bahwa penulisan identitas mantan prajurit itu bisa membahayakan. "Kami melindungi nama personel khusus kami dalam operasi itu untuk alasan keamanan. Setiap nama  yang terungkap, itu membahayakannya," katanya.

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?