Kim Jong Un Diangkat Jadi Marshal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari gambar video yang diambil oleh KRT, pimpinan Korea Utara Kim Jong Un bertepuk tangan sebelum memberikan pidato publik pertamanya saat parade militer di alun-alun Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara untuk merayakan 100 tahun kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il Sung, Minggu (15/4). AP/KRT via AP video

    Dari gambar video yang diambil oleh KRT, pimpinan Korea Utara Kim Jong Un bertepuk tangan sebelum memberikan pidato publik pertamanya saat parade militer di alun-alun Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara untuk merayakan 100 tahun kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il Sung, Minggu (15/4). AP/KRT via AP video

    TEMPO.CO , Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, resmi dinobatkan sebagai pemimpin tertinggi pasukan militer di negaranya. Dengan gelar marshal-nya, Kim kini mengepalai 1,2 juta tentara. Para tentara pun bersorak atas keputusan ini.

    Media pemerintah mengatakan bahwa kesepakatan itu diambil oleh pejabat militer, pemerintah, dan pemimpin politik pada Selasa, 17 Juli kemarin. Pangkat ini membuat Kim menjadi komandan tertinggi pasukan militer Tentara Rakyat.

    Pengangkatan tersebut terjadi 7 bulan setelah Kim menjabat sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara menggantian mendiang ayahnya, Kim Jong Il, dan beberapa hari setelah pergantian jajaran pejabat tinggi militer negara tersebut.

    Sebagai wakilnya, Hyon Yong Chol dipromisikan sebagai wakil marshal pada Senin kemarin. Dia diperkenalkan sebagai Kepala Staf Umum Tentara Rakyat. Hyon menggantikan Ri Yong Ho yang dicopot karena sakit. Ri, yang berpangkat tinggi dalam kemiliteran dan politik setelah Kim Jong II, berada di sisi Kim Jong Un saat prosesi suksesi.

    AP I NUR ALFIYAH

    Berita terpopuler lainnya:
    Demi Fans Muslim, Madrid dan Barca Revisi Logo
    Yoris : Jika Kalla Dipecat, Golkar Hancur

    Sejoli Pegawai Negeri Ketahuan Mesum di Toilet

    Setelah 15 Tahun, PT Dirgantara Kini Buka Lowongan

    Pelacur dan Mucikari Demo Kantor DPRD

    Indonesia Akan Miliki 75 Pencakar Langit

    Nissan Juke Indonesia Kena Recall


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.