Aung San Suu Kyi Terima 'The Sukarno Prize'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin pro demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi melambaikan tangan ke arah pendukungnya saat ia meninggalkan kantor Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) di Yangon, Myanmar, Senin (2/4). REUTERS/stringer

    Pemimpin pro demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi melambaikan tangan ke arah pendukungnya saat ia meninggalkan kantor Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) di Yangon, Myanmar, Senin (2/4). REUTERS/stringer

    TEMPO.CO, Denpasar -The Sukarno Center menganugerahi tokoh demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, dengan penghargaan "The Sukarno Prize".

    Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center, Sukmawati Sukarno Putri, mengatakan, penghargaan berupa medali emas ke Suu Kyi diberikan karena perjuangannya menciptakan demokrasi di Myanmar.

    "The Sukarno Prize merupakan penghargaan internasional yang kami berikan secara khusus kepada para pemimpin dunia yang memiliki kesamaan visi dalam menciptakan perdamaian dunia sebagaimana dicita-citakan oleh Bung Karno," kata Sukmawati dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 1 April 2012.

    Penghargaan itu diberikan Sukmawati di kediaman Suu Kyi di Yangon, Myanmar, Kamis, 29 Maret 2012. Sukmawati didampingi I Gusti Ngurah Arya Wedakarna selaku President of The Sukarno Center yang berbasis di Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

    Sebelum menyerahkan penghargaan, Sukmawati berbicara secara khusus dengan putri mendiang Jenderal Aung San tersebut, di antaranya mengenai situasi politik di dua negara dan pergerakan kaum wanita di ASEAN.

    Sukmawati menyatakan dirinya dan Aung San Suu Kyi memiliki kesamaan sejarah, yaitu keduanya adalah putri dari founding fathers serta dalam perjalanannya sejarah menghadapi tekanan politik dari penguasa berlatar belakang militer.

    Aung San Suu Kyi, peraih Nobel Perdamaian 1991 itu, menyatakan rasa haru atas penghargaan yang diberikan. Suu Kyi terdorong menjadikan Burma (Myanmar) meniru Indonesia dapat mencapai perjuangan reformasi.  Suu Kyi menyampaikan salam untuk rakyat Indonesia yang terus mendoakan perjuangannya.

    WDA | ANT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.