Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ibu Ini Mengaku Orang Tua Si Kembar Swedia  

image-gnews
Emilie Falk bertemu saudara kembarnya Lin Backman. mid-day.com
Emilie Falk bertemu saudara kembarnya Lin Backman. mid-day.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Maryati Warjiman, 65 tahun, berkeras mengaku sebagai ibu yang melahirkan dua anak kembar Emilie Falk dan Lin Backman. "Saya lahirkan keduanya pada 1983. Saya beri nama mereka Nur Khasanah dan Hidayah Nur," ujarnya kepada harian Suara Merdeka, seperti dikutip laman Thelocal, 8 Februari 2012.

Maryati mengungkapkan keinginannya bertemu sang anak. "Saya tidak ingin apapun, hanya ingin bertemu," ujarnya. Ia pun mengaku telah meninggalkan secarik kertas sebelum berpisah dengan kedua anaknya. "Ketika kamu tumbuh, ingatlah ibumu, anak-anakku."

Melalui jejaring sosial Facebook, akhirnya Emilie Falk menemukan saudara kembarnya, Lin Backman, setelah 29 tahun berpisah. Emily dan Lin adalah dua gadis yang diadopsi sejak masih bayi di Semarang, Jawa Tengah, oleh warga negara Swedia. Tes DNA menyatakan 99,98 persen mereka bersaudara, padahal sebelumnya dokumen-dokumen kelahiran menyatakan sebaliknya.

Menanggapi pengakuan tersebut Lin dan Emily merasa senang. Namun, mereka tidak ingin terlalu cepat mengambil kesimpulan. "Tapi kami berhati-hati untuk tidak terlalu bersemangat. Kami tidak sepenuhnya yakin bahwa informasi tersebut benar," ujar si kembar kepada Thelocal.

Keduanya lebih suka mendapatkan kebenaran dengan caranya sendiri. "Jika ada kemungkinan keluarga kami masih hidup di Indonesia, pasti kami sangat ingin bertemu. Tapi kami ingin melakukannya dengan cara kami sendiri," ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ini bukan pertama kalinya mereka mendengar kabar keberadaan orang tuanya di Semarang. "Begitu banyak orang telah menghubungi kami, begitu banyak yang terjadi. Anda tidak pernah benar-benar tahu," kata Lin dan Emily.

Sikap ini, menurut mereka, merupakan upaya untuk menghargai keluarganya di Indonesia. "Kami ingin menghormati keluarga di Indonesia dan tak ingin mereka diserbu oleh media seluruh dunia."

THELOCAL.SE |ANANDA PUTRI

Berita Terkait
Pisah di Semarang, Anak Kembar Ini Jumpa di Swedia
Ini 3 Kesamaan Kembar Indonesia yang Terpisah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


35 Kota Swedia Bersedia Terima Kembali 230 Eks ISIS dan Keluarga

9 April 2019

Warga sipil yang dievakuasi dari Baghouz menunggu di area pemeriksaan yang dikoordinir oleh Pasukan Demokrat Suriah. [CNN]
35 Kota Swedia Bersedia Terima Kembali 230 Eks ISIS dan Keluarga

Swedia akan menerima sekitar 150 eks militan ISIS dan istri mereka, bersama 80 anak-anak setelah ISIS tumbang di Baghouz, Suriah.


Hilang pada 1945, Pasangan Ini Ditemukan 75 Tahun Kemudian

19 Juli 2017

Jenazah mumi dari pasangan Swiss yang hilang 75 tahun yang lalu dan yang ditemukan di sebuah gletser di pegunungan Diablerets. channelnewsasia.com
Hilang pada 1945, Pasangan Ini Ditemukan 75 Tahun Kemudian

Jenazah pasangan suami istri yang hilang di Pegunungan Alpen sejak 75 tahun lalu, ditemukan terdampar di kawasan gletser di Swiss.


Warga Swedia Liburan ke Luar Negeri Dua Kali Setahun

22 Mei 2017

Ratu Silvia (tengah) menerima sehelai selendang batik tulis sutra usai jamuan makan malam di Wisma Duta, di Liding, Stockholm, 8 Mei 2017. Foto: KBRI Stockholm.
Warga Swedia Liburan ke Luar Negeri Dua Kali Setahun

Indonesia belum banyak dikenal warga Swedia.


Tiba di Indonesia Raja Swedia Tenteng Koper Sendiri

21 Mei 2017

Raja Swedia Carl XVI Gustaf (ketiga kiri) selaku Ketua Kehormatan World Scout Foundation (WSF) bersama Ketua WSF Mike Bosman (keempat kiri), Menpora Andi Mallarangeng (kedua kiri) dan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Azrul Azwar (kiri) melihat pergelaran aktivitas pramuka di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka di Cibubur, Jakarta, Selasa (31/1). ANTARA/Widodo S. Jusuf
Tiba di Indonesia Raja Swedia Tenteng Koper Sendiri

Ke Indonesia menggunakan pesawat komersial, Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia akan ke Bandung naik kereta api dari Jakarta.


Raja Swedia Penasaran dengan Keberagaman Budaya Indonesia

21 Mei 2017

Duta Besar RI untuk Swedia, Bagas Hapsoro (tengah) bersama Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia  di Wisma Duta, di Lidingo, Stockholm, 8 Mei 2017.  KBRI Stockholm.
Raja Swedia Penasaran dengan Keberagaman Budaya Indonesia

Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia berkunjung ke Indonesia 21-24 Mei 2017.


Mengunjungi Royal Palace, Istana Kerajaan Swedia  

21 Mei 2017

Royal Palace Istana Kerajaan Swedia. Tempo/Juli Hantoro
Mengunjungi Royal Palace, Istana Kerajaan Swedia  

Mengunjungi Royal Palace, Istana Kerajaan Swedia tempat berkantornya Raja Carl XVI Gustaf yang akan berkunjung ke Indonesia besok.


Raja dan Ratu Swedia Kunjungi Pusat Penelitian di Bogor

21 Mei 2017

Raja Swedia Carl Gustaf (kanan) dan istrinya Ratu Silvia. REUTERS/Toussaint Kluiters
Raja dan Ratu Swedia Kunjungi Pusat Penelitian di Bogor

Pimpinan monarki Swedia, Raja Carl XV Gustaf dan Ratu Silvia, rencananya akan tiba di Indonesia besok atau Senin, 22 Mei 2017.


Berkunjung ke Indonesia, Raja Swedia Bahas Kerjasama 4 Sektor Ini

18 Mei 2017

Raja Swedia Carl Gustaf (kanan) dan istrinya Ratu Silvia. REUTERS/Toussaint Kluiters
Berkunjung ke Indonesia, Raja Swedia Bahas Kerjasama 4 Sektor Ini

Bagas Hapsoro mengatakan salah satu kerja sama yang akan dijalin dalam kunjungan Raja Swedia Carl XVI Gustaf terkait bidang riset dan teknologi.


Qatar Meresmikan Masjid Terbesar di Skandinavia

5 Mei 2017

Masjid Malmo, Swedia. beautifulmosque.com
Qatar Meresmikan Masjid Terbesar di Skandinavia

Masjid ini sanggup menampung 2.000 jamaah.


Swedia Tahan Sopir Truk, Diduga Teroris

8 April 2017

Seorang pria yang diduga sebagai pelaku dari pencurian truk bir dan pelaku teror dengan menabrakan truk bir tersebut ke pusat keramaian orang di Stockholm, Swedia, 7 April 2017. REUTERS
Swedia Tahan Sopir Truk, Diduga Teroris

Pihak berwajib juga menahan pria kedua lantaran memiliki kaitan dengan tersangka.