Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menyusuri Terowongan Qadhafi yang Berliku  

image-gnews
Pejuang pemberontak memeriksa ruangan di bunker Muammar Qadhafi di komplek Bab Al-Aziziya, Tripoli, Libya. AP/Sergey Ponomarev
Pejuang pemberontak memeriksa ruangan di bunker Muammar Qadhafi di komplek Bab Al-Aziziya, Tripoli, Libya. AP/Sergey Ponomarev
Iklan

TEMPO Interaktif, Tersembunyi dalam rerumputan tebal di kompleks markas pemimpin Libya, Kolonel Muammar Qadhafi, terowongan berliku yang panjang menghubungkan bungker-bungker, pusat komando, dan tangga spiral. Begitulah, saat menjarah Bab al-Aziziyah pada Selasa lalu, para pemberontak memergoki apa yang menjadi rumor lama: sebuah jaringan bawah tanah rahasia.

Banyak warga menduga terowongan itu terkait dengan semua sisi Ibu Kota Tripoli, yang menjelaskan bahwa Qadhafi bisa tampil berpidato di banyak tempat di mana tak ada yang tahu asal kedatangannya. Wah.

Lainnya juga menduga terowongan itu menjadi jalur kabur Qadhafi dan keluarganya karena kerusakan hebat markas akibat bombardemen rudal NATO.

Jadi, hanya sedikit pemberontak yang kaget bahwa Qadhafi, yang lolos dari berbagai percobaan pembunuhan, punya dunia rahasia yang bisa memuluskan pelariannya. "Normal saja bahwa seseorang seperti Qadhafi bisa melindungi diri seperti itu," ujar pemberontak bernama iad Gneidi, yang berjalan memasuki terowongan dengan memanggul senapan otomatis di bahunya.

Empat hari setelah pemberontak tiba di Tripoli, lokasi Qadhafi berada masih misteri. Juru bicaranya, dalam pembicaraan telepon pada Kamis lalu, berkukuh bahwa Qadhafi masih memimpin perlawanan menghadapi pemberontak. Sang kolonel merilis dua pesan audio buat mendesak pengikutnya untuk bertempur "hingga menang atau gugur sebagai martir".

Tak pelak terowongan yang berliku itu menjadi pusat perhatian. Tingginya tak cukup buat orang berpostur tinggi di atas 175 sentimeter. Lebarnya cuma buat dua orang berjalan nyaman. Dindingnya terdiri atas beton, dengan pintu-pintu logam kukuh yang membagi terowongan ke beberapa seksi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Terowongan itu juga menuju ke serangkaian ruangan. Beberapa ruang terisi ranjang dobel, kulkas-kulkas kecil, dan lemari pakaian--mungkin untuk para pengawalnya.

Satu jalur terowongan tertimbun di bawah rumah keluarga Qadhafi. Pemberontak membakar rumah itu, tapi beberapa bagian masih utuh. Foto-foto keluarga dalam ukuran besar dan ornamen ruang tamu: Qadhafi tersenyum bersalaman dengan Nelson Mandela, putranya, Saif al-Islam, dalam busana tuksedo duduk di kursi.

Tengoklah sebuah kamar tidur penuh dengan boneka binatang dan buku berbahasa Inggris. "Cinta kamu" tertulis dalam tulisan merah masih tertempel di cermin di atas kamar mandi. Dua tangga spiral menuju ruang-ruang bungker ke bawah. Meja di sepanjang dinding, salah satunya terdapat lusinan telepon identik berwarna merah, masing-masing tertulis sebuah nama kota di Libya. Jaringan semuanya sudah putus.

AP | THE SEATTLE | DWI ARJANTO


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Markas Perusahaan Minyak Nasional Libya Diserang, 4 Orang Tewas

10 September 2018

Ladang minyakperusahaan minyak Italia Eni di Mellitah, Libya. AP/Eni Press office
Markas Perusahaan Minyak Nasional Libya Diserang, 4 Orang Tewas

Sejumlah pria bersenjata menyerang kantor pusat perusaahan minyak nasional Libya, NOC, di Tripoli, Senin 10 September 2018.


Trump Pastikan Model Libya Tak Dilakukan di Korea Utara

18 Mei 2018

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambai tangan dari mobilnya saat ia kembali ke Korea Utara usai mengadakan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di desa perbatasan Panmunjom di Zona Demiliterisasi, Korea Selatan, 27 April 2018. (Korea Summit Press Pool via AP)
Trump Pastikan Model Libya Tak Dilakukan di Korea Utara

Trump mengatakan penyelesaian denuklirisasi Korea Utara tidak akan menggunakan model Libya, seperti disuarakan penasehat Keamanan AS, John Bolton.


Sempat Divonis Mati, Putra Khadafi Malah Dibebaskan  

11 Juni 2017

Saif al-Islam (kiri) dan ayahnya, Muammar Gaddafi. REUTERS/Chris Helgren (kiri) and Jamal Saidi
Sempat Divonis Mati, Putra Khadafi Malah Dibebaskan  

Saif al-Islam, putra kedua Muamar Khadafidiktator Libya yang telah dijungkalkan, dilaporkan bebas dari penjara.


ISIS Paksa Perawat Filipina Latih Militan di Libya  

28 Februari 2017

ISIS memaksa perawat Filipina memberikan pelatihan medis di Libya. scmp.com
ISIS Paksa Perawat Filipina Latih Militan di Libya  

Staf kesehatan Filipina bekerja di rumah sakit utama di Sirte, Libya, yang digunakan ISIS untuk mengobati militan yang terluka.


Bulan Sabit Merah Temukan 74 Mayat di Pantai Libya

22 Februari 2017

Bulan Sabit Merah Temukan 74 Mayat di Pantai Libya

Kemungkinan masih ada korban yang tenggelam ke dalam laut.


Libya Cegat 400 Pengungsi Tujuan Eropa

5 Februari 2017

Para migran dari Eritrea terjun ke laut dari kapal yang penuh penumpang di perairan Mediteranian, sekitar 13 mil di utara Sabratha, Libya, pada 29 Agustus 2016. Ribuan pengungsi yang menaik 20 perahu lebih diselamatkan oleh anggota LSM. AP/Emilio Morenatti
Libya Cegat 400 Pengungsi Tujuan Eropa

Di antara pengungsi yang berada di perahu tersebut berasal dari Suriah, Tunisia, Libya, dan wilayah otoritas Palestina.


Gara-gara Monyet Perang Suku Pecah di Libya, 20 orang Tewas

21 November 2016

sxc.hu
Gara-gara Monyet Perang Suku Pecah di Libya, 20 orang Tewas

Keluarga siswa SMA yang menjadi korban serangan monyet yang dilepaskan tiga pemuda, membalas dendam hingga terjadi perang suku di Shaba,Libya.


Tragis, Wartawan Belanda Tewas Ditembak Sniper  

3 Oktober 2016

Pasukan Libya yang berafiliasi dengan pemerintah saat bertempur dengan ISIS di Sirte, Libya, 22 September 2016. AP/Manu Brabo
Tragis, Wartawan Belanda Tewas Ditembak Sniper  

"Mayat Oerlemans dibawa ke rumah sakit Misrata, 200 kilometer sebelah barat Sirte."


Libya Rebut Kembali Sirte dari Tangan ISIS  

17 Agustus 2016

Pasukan Libya yang berkoalisi dengan PBB menembakan roket saat bertempur dengan ISIS di Sirte, Libya, 4 Agustus  2016. REUTERS/Goran Tomasevic
Libya Rebut Kembali Sirte dari Tangan ISIS  

"Distrik Dua berhasil dibebaskan," kata Reda Issa, juru bicara pasukan pro-pemerintah, kepada kantor berita Reuters.


Pertama Kali, Jet AS Hajar Basis ISIS di Libya  

2 Agustus 2016

Aksi pasukan tentara Libya dalam pertempuran melawan militan ISIS di Sirte, Libya, 21 Juli 2016. Tentara Libya bersekutu dengan pasukan PBB untuk merebut kembali kota Sirte dari tangan kelompok militan tersebut. REUTERS
Pertama Kali, Jet AS Hajar Basis ISIS di Libya  

Menurut keterangan Pentagon, serangan udara yang dilancarkan pada Senin kemarin untuk menjawab permintaan Otoritas Pemerintah Nasional (GNA).