Taiwan Belum Terburu Tarik Pasukan dari Pulau Terdekat Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Wally Santana

    AP/Wally Santana

    TEMPO Interaktif, Taipei -Presiden Taiwan Ma Ying-jeou mengesampingkan sebuah proposal untuk menarik tentaranya dari pulau terdekat tenggara Cina, kota Xiamen. Menurut seorang pejabat Taiwan, hari ini, gerakan itu dinilai terlalu prematur.

    Adalah Liao Wan-lung, seorang anggota senior partai berkuasa, Kuomintang, merekomendasikan kepada Ma selama sidang partai itu kemarin bahwa Taiwan sewajarnya menarik para tentaranya yang berbasis di pulau Tatan dan Ertan yang bisa menyamankan Beijing.

    Menurut juru bicara Kuomintang, Su Chun-pin, Presiden Ma menampik proposal itu, dengan mengatakan, “Waktunya saat ini belum perlu.” Tanpa memberikan perincian lebih jauh.

    Para pengamat menilai ancaman militer dari Cina (daratan) masih menghantui hubungan Taiwan dengan tetangganya tersebut meskipun beberapa dekade permusuhan telah berkurang sejak Mei 2008, ketika Presiden Ma mulai berkuasa di Taipei. “Itu sebuah jalan panjang, jalan panjang sebelum suatu penarikan bisa diwujudkan,” ujar George Tsai, seorang profesor ilmu politik di sebuah universitas di Taipei.

    The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.