Wawancara Tempo dengan Pengacara Assange

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange. AP/Keystone, Martial Trezzini

    Julian Assange. AP/Keystone, Martial Trezzini

    TEMPO Interaktif, Hakim Pengadilan Westminster, Inggris, Selasa lalu, mengubah putusannya atas pendiri WikiLeaks Julian Assange. Kalau pekan sebelumnya ia tidak boleh bebas dengan membayar jaminan, kini ia diputuskan boleh berada di luar tahanan dengan syarat membayar jaminan yang totalnya mencapai240 ribu pounsterling. Selain itu, Assange juga diwajibkan melapor ke kantor polisi setiap hari dan mematuhi jam malam. Paspornya pun disita.

    Meski demikian, ia belum bisa merasakan hawa bebas karena harus menunggu apakah pemerintah Swedia akan mengajukan banding atau tidak atas putusan tersebut. Swedia meminta pemerintah Inggris untuk menangkap Assange dan mengekstradisi ke Swedia. Ia dilaporkan melakukan kekerasan seksual dan pemerkosaan.

    Berikut penjelasan salah satu pengacara Julian Assange, Jennifer Robinson mengenai nasib Assange, saat dihubungi wartawan Tempo, Purwani Diyah Prabandari, Rabu, 15 Desember 2010:

    Kenapa hakim mengubah putusannya?
    Karena di persidangan sebelumnya, hakim tak mendapat informasi lengkap. Dalam sidang Selasa lalu, para pengacara memberikan penjelasan sehingga hakim menerima penjelasan tersebut. Julian Assange bersedia bekerja sama.

    Kapan ada putusan soal banding yang diajukan pemerintah Swedia?
    Belum tahu. Kalau tidak hari ini, mungkin besok.

    Lalu, apa yang akan terjadi kalau dalam banding pemerintah Swedia menang? Bagaimana juga kalau kalah?
    Kalau mereka menang, Julian Assange akan tetap di penjara. Kalau kalah, dia tak lagi di penjara, tapi harus membayar jaminan.

    Bagaimana dengan masalah ekstradisi ke Swedia?
    Dengar pendapat pertama akan digelar 11 Januari. Kemudian akan dilanjutkan pada Februari.

    Kalau dia menang?
    Dia tidak usah ke Swedia. Tetapi kalau kalah, dia harus ke Swedia dan menghadapi pengadilan di sana untuk kasus yang dituduhkan kepadanya.

    Kalau dia jadi diadili di Swedia, apa tim pengacara sekarang akan tetap menjadi pengacaranya?

    Tidak. Sudah ada pengacara Swedia yang akan menanganinya. Mereka sudah datang kemarin.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.