Tanah Longsor di Kolombia, 50 Orang Hilang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan rumah tertimbun longsor di Bello,  Kolombia, Mingu, 5 Desember.. (AP Photo/Luis Benavides)

    Puluhan rumah tertimbun longsor di Bello, Kolombia, Mingu, 5 Desember.. (AP Photo/Luis Benavides)

    TEMPO Interaktif, Bogota - Bencana alam kembali menghantam Kolombia. Kali ini, hujan deras yang turun selama beberapa jam, Ahad (5/12), di negeri itu menyebabkan tanah longsor, banjir, dan sedikitnya 50 orang hilang.

    Kolombia adalah negeri yang kenyang dihantam bencana terutama ditimbulkan oleh fenomena alam La Nina. Tahun ini, sekitar 170 orang tewas akibat bencana tersebut.

    "Tanah longsor dipercaya menyebabkan 50-60 orang terkubur, mungkin jumlahnya lebih," kata pejabat bencana alam John Freddy Rendon di Medelin, kawasan yang tertimpa tanah longsor. Sementara itu, tambah Rendon, 50 rumah di Bello, Provinsi Antioquia, rusak terkubur tanah.

    Sedangkan Palang Merah Kolombia dalam sebuah pernyataannya mengatakan, sedikitnya 150 orang kemungkinan hilang.

    Menanggapi bencana tersebut, Presiden Kolumbia Juan Manuel santos, Ahad, mengatakan jumlah rumah rusak akibat hujan deras mencapai dua juta.

    "Tragedi besar terjadi di negeri kami," ujarnya, usai terbang dari kawasan pantai di Atlantico saat meninjau langsung daerah bencana.

    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.