Lindungi Anak-anak, Eropa Lansir "Aturan Celana Dalam"

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Korban pelecehan seksual, S (10), memejamkan mata saat bertemu dengan perwakilan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kediamannya di Pontianak, Kalbar. ANTARA/Jessica Wuysang

    Korban pelecehan seksual, S (10), memejamkan mata saat bertemu dengan perwakilan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kediamannya di Pontianak, Kalbar. ANTARA/Jessica Wuysang

    TEMPO Interaktif, Roma - Dewan Uni Eropa melansir sebuah kamapanye "Aturan Celana Dalam" buat membantu memerangi kekerasan seksual terhadap anak-anak dan meningkatkan kerjasama internasional terhadap para pelaku.

    "Satu dari lima anak di Eropa menjadi korban pelecehan seksual," kata Maud de Boer Buquicchio, Wakil Sekretaris Jendral Dewan Eropa, pada upacara pembukaan kamapanye ONE in FIVE, di Roma, Italia, Senin waktu setempat (dini hari tadi WIB).

    "Anak-anak dilecehkan saban hari, seringkali oleh orang-orang yang mereka percayai: orang tua, guru atau figur-figur pengasuh," ujar De Boer Buquicchio. "Kita harus membantu mereka memecahkan empat dinding rumah dan berani bilang apa yang telah terjadi."

    "Aturan Celana Dalam" bertujuan mengajarkan anak-anak usia 4-7 tahun tentang hak-hak mereka untuk menentukan batas-batas dan berbicara terbuka menentang pelecehan, tengah dipromosikan lewat iklan TV, buku-buku anak-anak, poster-poster kampanye dan situs.

    Dewan juga telah menyiapkan bahan bimbingan bagi para orang tua, sekolah dan institusi-institusi lain tentang bagaimana pelanggaran seksual terhadap anak-anak dapat dicegah dengan penyaringan profesional dan menunjukkan zero toleransi terhadap kekerasan.

    The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.