Dua Jurnalis Jerman Dituduh Mata-mata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sakinah Mohamad Ashtiani (supernewsworld.com)

    Sakinah Mohamad Ashtiani (supernewsworld.com)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Pemerintah Iran menuduh dua jurnalis Jerman tindakan mata-mata. Tuduhan ini dilancarkan setelah kedua jurnalis mewawancarai anak dan pengacara Ashtiani, perempuan yang dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam. 

    "Dua orang Jerman itu mengaku sebagai turis," kata Kepala Departemen Hukum provinsi Azerbaijan Timur, Malek Ajdar Sharifi. "Tapi kenyataannya mereka membuat laporan dan propaganda di Tabriz show, jadi ini bukti bahwa mereka melakukan spionase."  

    Dua jurnalis ini, diketahui sebagai reporter dan pewarta foto. Mereka ditangkap bulan lalu di kota Tabriz, Irak. Mereka ditangkap tak lama setelah mewawancarai anak dan pengacara Sakineh Mohammad Ashtiani. Mereka juga tampil di sebuah program televisi, Tabriz show. 

    Menurut Human Rights Watch, Ashtiani, 43, divonis pertama kali pada 2006. Ia dituduh melakukan hubungan gelap dengan dua lelaki setelah kematian suaminya. Ia dijatuhi hukuman cambuk 99 kali oleh Pengadilan Tabriz, Provinsi Barat Laut Iran. 

    Rajam Ashtiani telah disetujui oleh Mahkamah Agung Iran. Namun Ashtiani masih berhak mengajukan permohonan banding dan pengampunan kepada pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

    CNN | PGR 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?