Elisany Silva, Gadis 14 Tahun Sejangkung Peter Crouch

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elisany Silva, 14 tahun, gadis tertinggi di dunia. Tingginya mencapai 2 meter. Ia diduga menderita penyakit gigantisme. (dailymail.co.uk)

    Elisany Silva, 14 tahun, gadis tertinggi di dunia. Tingginya mencapai 2 meter. Ia diduga menderita penyakit gigantisme. (dailymail.co.uk)

    TEMPO Interaktif , Elisany Silva, 14 tahun, boleh jadi remaja paling tinggi sedunia. Gadis Brasil ini memiliki tinggi 6 kaki 9 inchi atau 2,05 meter, dia lebih tinggi dari striker Inggris Peter Crouch yang bertinggi 6 kaki 7 inchi atau 2,01 meter. Jangan heran bila ia terlihat paling menjulang di antara teman-teman sepantarannya.

    Setiap tahunnya Elisany masih tumbuh enam inch, berarti ukuran tubuhnya masih bisa bertambah tinggi mengingat usianya masih 14 tahun. Beberapa kalangan menduga Elisany menduga penyakit tertentu. Namun orang tua Elisany tidak mampu membiayai Elisany untuk ke dokter.

    Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi lokal, Elisany mengaku kerap kesulitan dengan ukuran tubuhnya yang jangkung. Dia sulit untuk duduk di dalam bus dengan nyaman saking tingginya. "Di rumah juga susah, kadang kepala saya membentur langit-langit rumah," kata dia.

    Elisany tinggal di sebuah rumah kecil di Para, Brazil bersama ibunya, Ana Maria Silva dan ayah tirinya Luiz Jorge. Ibunya, Ana Maria menginginkan anaknya berhenti tumbuh. "Saya tahu dia merasa aneh, saya ingin dia seperti anak-anak seusianya.

    Menurut seorang ahli kesehatan Elisany kemungkina menderita penyakit gigantisme, sebuah penyakit yang memicu produksi hormon berlebih hingga membuat orang seperti raksasa. "Ini berbahaya, karena ini sebuah penyakit serius yang bisa membahayakan kesehatan bahkan bisa membawa kematian," ujarnya.

    Meski diduga menderita penyakit, Elisany masih menjalani harinya dengan ceria. Dia bercita-cita menjadi model.

    DAILY MAIL I PGR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.