Rusia Bela PLTN Iran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Iran. AP Photo / ISNA Mehdi, Ghasemi

    Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Iran. AP Photo / ISNA Mehdi, Ghasemi

    TEMPO Interaktif, Sochi - Rusia pada Rabu sore waktu Sochi, Laut Hitam (dinihari tadi WIB) membela pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir untuk Iran di kota bagian selatan Iran, Bushehr. Itu beberapa hari menjelang suatu upacara menandai peluncuran resmi fasilitas kontroversial itu.

    Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menggambarkan PLTN itu sebagai 'jangkar' yang akan menjaga Iran mematuhi janji Iran menggunakannya untuk listrik nuklir secara damai.

    "Itu sebuah jangkar sangat penting yang menjaga Iran dalam rezim "non proliferasi," ujar Lavrov kepada wartawan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi kawasan di sebuah resor di Sochi, Laut Hitam. "Hal itu dilindungi sepenuhnya dari apapun risiko-risiko proliferasi. Gagasan ini dimiliki oleh semua pemimpin negara-negara Barat."

    Pengumpulan bahan bakar nuklir pertama ke reaktor bakal digelar Sabtu lusa yang menandai sebuah upacara di Bushehr termasuk Kepala Badan Nuklir Rusia, Sergei Kiriyenko.

    Rusia memang telah membangun PLTN sejak pertengahan 1990-an tetapi proyek telah dirusak oleh serangkaian penundaan dan isu sangat sensitif di tengah konfrontasi atas program nuklir Iran.

    Para pejabat Rusia telah menegaskan bahwa mereka masih menguji coba untuk PLTN berdaya 1000 megawatt untuk memulai kerja yang signifikan, dengan fasilias yang beroperasi pada minimal satu pesen setelah 3-4 bulan.

    The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.