Cina Kecam Sanksi Unilateral Baru Amerika Atas Iran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes Brasil Maria Ribeiro Viotti (kiri) dan Dubes Turki Ertugrul Apakan usai voting sanksi terhadap Iran, dalam DK Keamanan, New York (9/6). AP/Bebeto Matthews

    Dubes Brasil Maria Ribeiro Viotti (kiri) dan Dubes Turki Ertugrul Apakan usai voting sanksi terhadap Iran, dalam DK Keamanan, New York (9/6). AP/Bebeto Matthews

    TEMPO Interaktif, Beijing -Cina hari ini mengecam Amerika Serikat atas penjatuhan sanksi-sanksi sendiri terhadap Iran. Menurut Beijing, Washington tidak seharusnya mengambil langkah-langkah sepihak di luar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
    Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menandatangani undang-undang sanksi baru terhadap Iran bertujuan untuk memperketat impor bahan bakar dari Republik Islam itu dan memperdalam isolasi internasional.

    “Cina telah memberi catatan bahwa Amerika dan pihak-pihak lain secara unilateral menerapkan sanksi-sanksi baru yang lebih jauh terhadap Iran,” ujar juru bicara Kementrian Luar Negeri Cina, Qin Gang kepada wartawan di Beijing.

    “Belum lama ini, Dewan Keamanan PBB sudah mengesahkan resolusi No. 1929,” ujag Qin, merujuk kepada sanksi-sanksi atas Iran, bulan lalu. “Cina yakin bahwa resolusi Dewan Keamanan harus sepenuhnya, secara serius dan benar diterapkan dan tidak dapat bekerja secara sukarela untuk mengembangkan tindakan dari sanksi Dewan Keamanan.”

    DPR dan Senat Amerika pekan lalu telah mensahkan rancangan undang-undang sanksi-sanksi baru yang menghukum perusahaan-perusahaan yang menyalurkan minyak Iran begitu juga bank-bank internasional yang terlibat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran.

    AP | Reuters | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.