Ibu Menemukan Anaknya yang Hilang 15 Tahun dengan Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, California - Seorang ibu di California Selatan, menemukan dua anaknya yang dilaporkan hilang 15 tahun lalu di Florida dengan menggunakan Facebook.

    Wakil jaksa wilayah San Bernardino, Kurt Rowley, mengatakan sang ibu telah menemukan profil Facebook anaknya setelah mencari-cari nama anaknya di situs jejaring sosial itu pada Maret lalu.

    Ayah kedua anak tersebut, Faustino Utrera, menghilangkan kedua anak mereka pada 1995, ketika mereka umur 2 dan 3 tahun. Anak tersebut seorang perempuan dan seorang laki-laki.

    Kedua anak itu masing-masing kini sudah menjadi seorang gadis berusia 17 tahun dan seorang remaja putra berusia 16 tahun. Mereka kini dijaga di bawah pengawasan negara bagian Florida.

    "Anda dapat membayangkan perasaan dia tidak melihat anak-anaknya selama bertahun-tahun dan tahu bahwa mereka telah terikat dengan keluarga lain," kata Rowley mengungkapkan bagaimana perasaan sang ibu.

    Rowley menjelaskan, ketika sang ibu menemukan profil anaknya di Facebook, sang anak pada awalnya mengatakan kepada ibunya bahwa dia tidak ingin membangun kembali hubungan keluarga mereka. Namun data jaksa mengungkap bahwa kasus ini adalah kejahatan penculikan yang dilakukan Utrera.

    "Kedua remaja itu kini tengah dirawat oleh seorang wanita di Florida yang tidak memiliki hubungan dengan siapa pun dalam masalah ini," kata juru bicara Departemen Anak dan Keluarga Florida Elizabeth Arenas, yang tidak mengidentifikasi ibu.

    Rowley kepada San Bernardino Sun mengatakan Kepala Kepolisian Osceolla menyebutkan penangkapan Utrera berdasarkan surat perintah penangkapan bulan lalu yang diperoleh dari jaksa wilayah San Bernardino yang dihubungi oleh ibu dari anak yang hilang itu.

    Rowley menambahkan, Utrera yang dituduh dengan kasus penculikan akan sidang 17 Juli mendatang di Pengadilan Florida.


    AP l BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.