Dua Hari Menjelang Pemilu, Polisi Filipina Siaga Penuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senator Philipina Benigno Aquino III, putra mantan presiden Corazon Aquino, disambut pendukungnya di Manila (12/9). Benigno mencalonkan diri sebagai calon presiden, dalam pemilihan tahun depan. Foto: AP/Pat Roque

    Senator Philipina Benigno Aquino III, putra mantan presiden Corazon Aquino, disambut pendukungnya di Manila (12/9). Benigno mencalonkan diri sebagai calon presiden, dalam pemilihan tahun depan. Foto: AP/Pat Roque

    TEMPO Interaktif, Manila – Dua hari menjelang pemilihan presiden yang berbarengan dengan pemilihan kongres, senat dan beberapa jabatan di daerah, pemerintah Filipina menerjunkan 250 pasukan keamanan yang terdiri dari tentara dan polisi.

    Pasukan itu disiagakan di seluruh penjuru Filipina untuk berjaga-jaga menjelang pesta demokrasi 10 Mei nanti.

    “Sebagian besar personil kami sudah disebar untuk berjaga-jaga kemungkinan terjadinya situasi yang tidak diinginkan,” kata komandan pasukan keamanan pemilu, task Force Hope, Jenderal Edgardo Acuna, Jumat (7/5).

    Menjelang pemungutan suara, polisi dan tentara dikonsentrasikan di tempat-tempat pemungutan suara. Sebab wilayah ini dianggap sebagai area yang rawan terjadi kerisuhan saat pemilu berlangsung. Polisi Filipina juga telah menerjunkan 1000 personil tambahan pekan ini untuk berjaga-jaga di propinsi Abra, wilayah utara Filipina.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.