Motif Bom New York Kesal terhadap Perang Antiteror  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas penjinak bom memeriksa Nissan Pathfinder yang diduga dipasangi bom di Times Square, New York (2/5). REUTERS/Brendan McDermid

    Petugas penjinak bom memeriksa Nissan Pathfinder yang diduga dipasangi bom di Times Square, New York (2/5). REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO Interaktif, New York - Faisal Shahzad hari ini mengaku kepada tim penyidik bahwa motif bom mobil di New York, Amerika Serikat, lantaran dirinya kesal terhadap kampanye antiteror yang dilancarkan militer Amerika di seantero dunia.

    Shahzad adalah pelaku yang memarkir Nissan Pathfinder warna hitam di kawasan Times Square, jantung Manhattan, akhir pekan lalu. Namun bom mobil itu tidak jadi meledak karena polisi keburu menjinakan bahan pelekda yang tersimpan di bagasi mobil sport serbaguna itu.

    Seorang sumber yang mengetahui proses interogasi itu mengungkapkan kekesalan lelaki 30 tahun itu memuncak tahun ini. “(ia) secara perlahan menjadi radikal dipicu oleh perang di Irak, Afganistan, banyaknya warga muslim terbunuh, dan orang-orang tak berdosa yang menjadi korban rudal Amerika ( di Pakistan dan Afganistan),” kata sumber itu.

    Amerika telah melancarkan perang antiteror itu sejak sembilan tahun lalu setelah menara kembar World Trade Center roboh diserang. Sasaran kampanye global itu memusnahkan jaringan Al-Qaidah dan Taliban yang diyakini sebagai dalang serangan 11 September 2001.

    New York Daily News/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.