Video Baru Pentolan Taliban Ancam Serang Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas penjinak bom memeriksa Nissan Pathfinder yang diduga dipasangi bom di Times Square, New York (2/5). REUTERS/Brendan McDermid

    Petugas penjinak bom memeriksa Nissan Pathfinder yang diduga dipasangi bom di Times Square, New York (2/5). REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO Interaktif, New York - Pemimpin Taliban Pakistan, Hakimullah Mehsud, yang dikabarkan terbunuh dalam sebuah serangan pesawat Amerika Serikat pada Januari lalu, muncul di video terbaru hari ini. Menurut SITE, kelompok monitoring intelijen, dalam video yang tampaknya dibikin bulan lalu itu dia mengancam akan menyerang Amerika.

    Video muncul di tengah kecemasan bom mobil di Times Square, New York kemarin dan seiring video lain dari organisasi teror Mehsud, Tehreek-e-Talebn yang diklaim kelompok itu atas serangan yang gagal itu.

    Pemerintah AS telah mengesampingkan hubungan potensial antara jaringan militan Pakistan dan bom mobil dengan mengatakan kelompok itu tidak memiliki infrastruktur global untuk melakukan serangan. Tehreek-e-Taliban sering mengklaim bertanggungjawab atas serangan teror di mana mereka ternyata tidak terlibat.

    Dalam video sembilan menit yang diduga dilakukan pada tanggal 4 April, Mehsud, salah satu pria yang komandan yang paling ditakuti di Pakistan tidak menyebutkan spesifik atas usaha di New York tetapi mengancam akan menyerang Amerika Serikat dalam waktu satu bulan atas pembunuhan para pemimpin militan.

    “Waktu sudah kian dekat dengan kita saat para fedayeen (tentara) bakal menyerang kota-kota besar di negara-negara bagian Amerika," kata Mehsud yang tampak diapit oleh dua pria bersenjata dan bertopeng.

    SITE Intelegence Group/TIMES Online/dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.