Polisi Thailand Bikin Frustasi PM Abhisit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejabat Kepala Kepolisian Kerajaan Thailand Jenderal Polisi Pateep Tanprasert [tengah].

    Pejabat Kepala Kepolisian Kerajaan Thailand Jenderal Polisi Pateep Tanprasert [tengah].

    TEMPO Interaktif, BANGKOK - Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva frustasi terhadap kepolisian. Sumber di pemerintahan seperti dikutip harian Bangkok Post mengatakan Perdana Menteri Abhisit kecewa lantaran beberapa perwira polisi enggan untuk mengikuti perintah Abhisit menggusur para demonstran anti-pemerintah.

    "Sikap itu kian jelas setelah pejabat kepala polisi Jenderal Pateep Tanprasert tak mampu berbuat apa-apa," ujar sumber itu kepada Bangkok Post, Jumat (30/4). Padahal Jenderal Pateep adalah anggota Pusat Komando Resolusi Situasi Darurat (CRES). "Sejumlah anggota CRES tak suka dengan kinerja Jenderal Tanprasert."

    Karena itulah Perdana Menteri Abhisit pun merangkul sejumlah jenderal polisi senior guna bergabung dengan pusat komando. Mereka antara lain penasihat Kepolisian Kerajaan Thailand Jenderal Adul Saengsingkaew, Asisten Kepala Kepolisian Komisaris Jenderal Asawin Kwanmuang, dan seorang penasihat senior lainnya Jenderal Phanupong Sihara.

    "Tapi belum ada tanggapan dari para jenderal itu," tutur sumber itu lagi. Perdana Menteri, kata sumber itu, tak ingin hanya militer yang turun tangan meggusur para pengunjuk rasa Kaus Merah. Konfrontasi yang sudah berlangsung tiga pekan itu mempersulit kondisi Thailand. Banyak hotel dan toko besar di bagian tengah Bangkok terpaksa tutup. Sumber TEMPO di kelompok Kaus Merah mengatakan kini pemrotes tengah menenangkan diri. 

    | BANGKOKPOST | ANDREE PRIYANTO

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.