Militer Filipina Kepung Basis Abu Sayyaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Isabela - Tentara dan polisi Filipina kemarin mengepung Isabela yang merupakan ibu kota Pulau Basilan. Pengepungan dilakukan sehari setelah kelompok Abu Sayyaf menyerang kota itu dan menewaskan 15 warga sipil.

    Sedikitnya dua kendaraan lapis baja berpatroli di senatero kota itu. Jalan-jalan dalam dan pinggir kota diblokade. “Kami berupaya mengembalikan situasi normal lagi, namun kami juga memperketat pengamanan di sana,” kata Komandan militer regional Letnan Jenderal Ben Dolorfino kepada kantor berita AFP.

    Dolorfino menambahkan sekitar 300 serdadu diterjunkan untuk mengamankan Isabela, termasuk dari marinir dan pasukan khusus. Situasi di Kota Isabela masih lengang pasca serbuan Abu Sayyaf itu. Toko-toko juga banyak yang tutup.

    Sedikitnya 25 anggota Abu Sayyaf berseragam polisi dan tentara Selasa lalu meledakan bom di sebuah van dan Katedral Santa Isabel. Bom ketiga yang dipasang di dekat rumah seorang hakim dan terminal bus berhasil dijinakan oleh tentara pemerintah.

    Associated Press/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.