Suu Kyi Serukan Boikot Pemilu Burma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Khin Maung Win

    AP/Khin Maung Win

    TEMPO Interaktif, Rangoon -Pemimpin pro-demokrasi Burma Aung San Suu Kyi meminta partainya, Liga Nasional bagi Demokrasi (NLD), tak mendaftar dalam pemilihan umum Burma.

    Nyan Win, pengacara Suu Kyi, mengatakan Suu Kyi berpesan agar Liga Nasional tak pernah berpikir untuk ikut pemilu di bawah undang-undang yang menurutnya tidak adil. Namun, Suu Kyi mempersilakan Liga Nasional membuat keputusan sendiri meskipun ia menentang keikutsertannya dalam pemilu.

    "Ia tidak akan pernah menerima pendaftaran partainya di bawah undang-undang yang tidak adil, namun secara pribadi ia berpendapat untuk tidak memberi perintah atau instruksi kepada NLD," ujar pengacaranya.

    Liga Nasional memenangkan pemilihan terakhir pada 1990 namun tak pernah diizinkan memegang kekuasaan. Dalam dua dasawarsa ini Suu Kyi sebagian besar berada dalam tahanan.

    Pemilu akan diselenggarakan tahun ini. Pemerintah junta militer Burma telah mengesahkan undang-undang pemilihan yang melarang tokoh-tokoh utama termasuk Suu Kyi ikut dalam pemilihan. Undang-undang itu dikecam secara luas. Amerika Serikat menyebutnya kemunduran bagi dialog politik di Burma.

    Undang-undang yang diterbitkan bulan ini, menyatakan bahwa partai-partai tak boleh mempunyai anggota yang mempunyai catatan kejahatan. Ini berarti banyak pemimpin utama Liga Nasional termasuk Suu Kyi tak bisa ikut serta.

    Undang-undang itu juga melarang para anggota unit keagamaan dan pegawai negeri untuk ikut partai politik. Para biksu Buddha merupakan motor aksi protes anti pemerintah pada 2007.


    BBC | YR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.