PMI-OKI Gagas Bantuan untuk Rohingya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia melakukan aksi unjuk rasa solidaritas untuk Muslim Rohingya di depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (5/8). ANTARA/Ardiansyah Indra Kumala

    Massa yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia melakukan aksi unjuk rasa solidaritas untuk Muslim Rohingya di depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (5/8). ANTARA/Ardiansyah Indra Kumala

    TEMPO.CO, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) menjalin kerja sama kemanusiaan untuk membantu warga Rohingya, korban konflik etnis di Myanmar.

    Kerja sama ini dibicarakan saat Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menerima kunjungan kehormatan Sekretaris Jenderal OKI, Ekmeleddin Ihsanoglu, di Markas Pusat PMI, Jakarta, Senin, 3 Desember 2012.

    Kalla mengatakan, kerja sama antara kedua lembaga ini berbentuk joint operation untuk membantu warga Rohingya. "Indonesia lebih dekat dan lebih mudah membantu (warga Rohingya) serta orang-orang PMI bisa masuk ke sana sampai sekarang," ujarnya. "Karena itu, bagaimana OKI bersama-sama PMI bisa aktif membantu di sana."

    Menurut Kalla, bantuan kedua lembaga untuk warga Rohingya bisa bermacam-macam sesuai kebutuhan. "Mereka kesulitan makanan, kesulitan dalam bidang perumahan, bidang air bersih, dan banyak sekali yang lainnya," ujar mantan Wakil Presiden RI ini. Kendati begitu, ia mengatakan, jumlah bantuan ini belum dapat dipastikan.

    PRIHANDOKO

    Berita Lainnya:
    Fani Oktora Laporkan Bupati Garut ke Mabes Polri
    Bupati Garut Aceng: Saya Masih Sayang Fani 
    Jokowi Ketemu Menteri Agus Jangan Hanya Bicara MRT
    Mahasiswa Korban Ultras Malaya Tak Bisa Kuliah 
    2 Hakim Agung Ini Diduga Loloskan PK Misbakhun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.