Perdana Menteri Cina Berharap Kunjungi Taiwan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao dalam konferensi perubahan iklim yang diadakan di Beijing, (7/11).  Dalam kesempatan ini Wen mengajak negara-negara maju membantu negara-negara berkembang menangani perubahan iklim. AP Photo/Ng Han Guan

    Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao dalam konferensi perubahan iklim yang diadakan di Beijing, (7/11). Dalam kesempatan ini Wen mengajak negara-negara maju membantu negara-negara berkembang menangani perubahan iklim. AP Photo/Ng Han Guan

    TEMPO Interaktif, JBeijing- Perdana Menteri Cina Wen Jiabao hari ini, Ahad (14/3), mengatakan berharap suatu hari berkunjung ke Taiwan. Pernyataan ini disampaikan Wen ditengah menghangatnya hubungan antara Beijing dan Taiwan.

    “Perbedaan di antara saudara tidak dapat memutuskan hubungan darah mereka dan saya yakin masalah itu akan selesai,” kata Wen saat menggelar konfrensi pers di sesi terakhir rapat tahunan parlemen Cina.

    “Saya sangat berharap bisa mengunjungi Taiwan suatu hari,” lanjutnya. Menurut Wen, hubungan kedua negara yang telah berlangsung 5000 tahun tidak bisa begitu saja diputuskan oleh perkembangan politik selama 60 tahun terakhir.

    Taiwan memisahkan diri dari Cina pada 1949 setelah berakhirnya perang sipil. Namun Cina masih mempertimbangkan Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

    Tetapi hubungan antara Cina dan Taiwan mulai membaik setelah Ma Ying-jeou menjabat presiden Taiwan pada 2008.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.