Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

Reporter

image-gnews
Johan Floderus, setelah dipenjara di Iran, berkumpul kembali dengan keluarganya di Bandara Arlanda, di Stockholm, Swedia 15 Juni 2024. TT News Agency/Tom Samuelsson / Regeringkansliet via REUTERS
Johan Floderus, setelah dipenjara di Iran, berkumpul kembali dengan keluarganya di Bandara Arlanda, di Stockholm, Swedia 15 Juni 2024. TT News Agency/Tom Samuelsson / Regeringkansliet via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSwedia dan Iran melakukan pertukaran tahanan pada Sabtu, kata para pejabat. Swedia membebaskan seorang mantan pejabat Iran yang dihukum karena perannya dalam eksekusi massal pada 1980an, sementara Iran membebaskan dua warga Swedia yang ditahan di sana.

Pertukaran tahanan itu dimediasi oleh Oman, kata kementerian luar negeri negara itu dalam sebuah pernyataan. “Upaya Oman menghasilkan kedua belah pihak menyetujui pembebasan bersama, karena mereka yang dibebaskan dipindahkan dari Teheran dan Stockholm,” katanya.

Swedia telah membebaskan terpidana mantan pejabat Iran Hamid Noury, kata pejabat tinggi hak asasi manusia Iran melalui X, dulu Twitter. Noury, yang dihukum karena perannya dalam eksekusi massal tahanan politik di Iran pada 1988, akan kembali ke Iran dalam beberapa jam.

Secara terpisah, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengatakan dalam pernyataannya bahwa warga negara Swedia Johan Floderus dan Saeed Azizi yang ditahan di Iran berada dalam pesawat kembali ke Swedia.

“Iran menggunakan keduanya sebagai pion dalam permainan negosiasi dengan tujuan membebaskan warga negara Iran Hamid Noury dari penjara di Swedia. Dia dihukum karena kejahatan serius yang dilakukan di Iran pada 1980an,” kata Kristersson.

“Sebagai perdana menteri saya mempunyai tanggung jawab khusus atas keselamatan warga negara Swedia. Oleh karena itu, pemerintah telah bekerja secara intensif dalam mengatasi masalah ini, bersama dengan dinas keamanan Swedia yang telah melakukan negosiasi dengan Iran.”

Kristersson mengonfirmasi dalam sebuah video yang dirilis oleh pemerintah bahwa Noury kini diangkut kembali ke Iran. Kristersson menolak memberikan rincian lebih lanjut seputar pertimbangan tersebut, dengan alasan masalah keamanan.

Noury, 63 tahun, ditangkap di bandara Stockholm pada 2019 dan kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan perang atas eksekusi massal dan penyiksaan terhadap tahanan politik di penjara Gohardasht di Karaj, Iran, pada 1988. Dia membantah tuduhan tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dewan Perlawanan Nasional Iran, sebuah koalisi kelompok yang menentang pemerintah Republik Islam Iran, mengatakan tampaknya Swedia telah menyerah pada taktik pemerasan dan penyanderaan dalam sebuah langkah yang akan mendorong Teheran.

Floderus, seorang pegawai Uni Eropa, ditangkap di Iran pada 2022 dan didakwa melakukan mata-mata untuk Israel dan “korupsi di bumi”, sebuah kejahatan yang dapat diancam dengan hukuman mati.

Saeed Azizi, warga negara ganda Swedia-Iran, ditangkap di Iran pada November 2023, atas apa yang disebut Swedia sebagai “alasan yang salah.”

Warga negara ganda Swedia-Iran lainnya, Ahmadreza Djalali, ditangkap pada 2016 dan masih berada di penjara Iran. Seorang dokter pengobatan darurat, Djalali ditangkap pada 2016 saat melakukan kunjungan akademis ke Iran.

Pilihan Editor: Iran Gantung Warga Swedia-Iran yang Dituduh Memimpin Gerakan Separatis

REUTERS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ini Alasan Menteri Luar Negeri RI Belum Kunjungi Palestina

1 jam lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat wawancara dengan Tempo di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat, 21 Oktober 2022. TEMPO/Tony Hartawan
Ini Alasan Menteri Luar Negeri RI Belum Kunjungi Palestina

Kementerian Luar Negeri mengungkap alasan mengapa menteri luar negeri Indonesia hingga saat ini belum pernah mengunjungi Palestina.


Turki Sebut Israel Harus Dihukum agar Kekejaman di Gaza Tidak Ditiru

1 jam lalu

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyapa pendukungnya di Istanbul, Turki, 24 Juni 2018. Kemenangan di atas 50 persen membuat Erdogan tak perlu lagi bertarung di putaran kedua untuk mempertahankan kursi presiden sejak 2014. REUTERS/Alkis Konstantinidis
Turki Sebut Israel Harus Dihukum agar Kekejaman di Gaza Tidak Ditiru

Israel harus menerima hukuman atas tindakannya yang cukup berat di Gaza agar pihak lain tidak meniru


Ini Arti Pentingnya Fatwa Hukum ICJ tentang Pendudukan Israel di Palestina

2 jam lalu

Para delegasi menghadiri keputusan mengenai permintaan Afrika Selatan untuk memerintahkan penghentian serangan Israel di Rafah di Gaza sebagai bagian dari kasus yang lebih besar yang diajukan ke pengadilan yang bermarkas di Den Haag oleh Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida, di Mahkamah Internasional (ICJ), di Den Haag, Belanda 24 Mei 2024. REUTERS/Johanna Geron
Ini Arti Pentingnya Fatwa Hukum ICJ tentang Pendudukan Israel di Palestina

Kementerian Luar Negeri menila fatwa hukum ICJ tentang pendudukan Israel di Palestina bersejarah dan memenuhi harapan masyarakat internasional.


Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

4 jam lalu

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan dukungan yang teguh terhadap keamanan Israel selama lebih dari setengah abad dalam kehidupan publik. Dalam foto ini, Biden menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ia mengunjungi Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Netanyahu: Israel Tetap Sekutu AS Siapa Pun Presidennya

Netanyahu menyatakan Israel dan AS tetap merupakan sekutu tak peduli siapa pun presiden yang terpilih nanti.


Benjamin Netanyahu Kunjungan Kerja ke Washington

5 jam lalu

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan dukungan yang teguh terhadap keamanan Israel selama lebih dari setengah abad dalam kehidupan publik. Dalam foto ini, Biden menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ia mengunjungi Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 18 Oktober 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Benjamin Netanyahu Kunjungan Kerja ke Washington

Di tengah fokus Amerika Serikat ke pilpres AS 2024, Benjamin Netanyahu kunjungan kerja ke Washington.


Kemlu: Indonesia akan Ajak Masyarakat Internasional Tindaklanjuti Fatwa Hukum ICJ

6 jam lalu

Ahli hukum Inggris Malcom Shaw dan penasihat hukum Kementerian Luar Negeri Israel Tal Becker menyaksikan hakim di Mahkamah Internasional (ICJ) mendengarkan permintaan tindakan darurat dari Afrika Selatan, yang meminta pengadilan memerintahkan Israel menghentikan aksi militernya di Gaza dan menghentikan tindakan genosida yang dilakukan terhadap warga Palestina selama perang dengan Hamas di Gaza, di Den Haag, Belanda, 11 Januari 2024. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Kemlu: Indonesia akan Ajak Masyarakat Internasional Tindaklanjuti Fatwa Hukum ICJ

Indonesia bakal mengajak komunitas internasional menindaklanjuti fatwa hukum ICJ tentang Israel di Palestina.


Erdogan Marah Besar Usai Dituding Israel Sediakan Senjata untuk Hamas

9 jam lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara saat konferensi pers dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis (tidak terlihat) di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 13 Mei 2024. REUTERS/Umit Bektas
Erdogan Marah Besar Usai Dituding Israel Sediakan Senjata untuk Hamas

Erdogan meradang usai disebut Israel mendanai Hamas dalam perang di Gaza.


Setelah Houthi, Kini Hizbullah Hujani Israel dengan Roket dan Drone

10 jam lalu

Roket yang diluncurkan dari Lebanon ke Israel melewati perbatasan, di tengah permusuhan lantara Hizbullah dan pasukan Israel, di sisi Israel 27 Juni 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Setelah Houthi, Kini Hizbullah Hujani Israel dengan Roket dan Drone

Hizbullah dan Israel kembali saling menyerang setelah gudang senjata di Lebanon ditembak.


Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza Alami Kelangkaan Bahan Bakar yang Bisa Mengancam Nyawa

14 jam lalu

Sejumlah warga melakukan salat jenazah pada warga Palestina yang tewas selama serangan militer Israel dan dimakamkan di rumah sakit Nasser, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, 21 April 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza Alami Kelangkaan Bahan Bakar yang Bisa Mengancam Nyawa

Berhentinya ruang operasi sama seperti "hukuman mati" bagi ratusan pasien di rumah sakit


Indonesia Dukung Mahkamah Internasional, Israel Harus Akhiri Pendudukan di Palestina

16 jam lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
Indonesia Dukung Mahkamah Internasional, Israel Harus Akhiri Pendudukan di Palestina

Indonesia menyebut Mahkamah Internasional telah menetapkan keputusan yang dinanti dunia internasional.