Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Armenia Mengakui Negara Palestina, Berikut profil Negara dengan Ibu Kota Yerevan

image-gnews
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berpidato di depan parlemen di Yerevan, Armenia, 13 September 2022. Tigran Mehrabyan/PAN Foto via REUTERS
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berpidato di depan parlemen di Yerevan, Armenia, 13 September 2022. Tigran Mehrabyan/PAN Foto via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPada 21 Juni 2024, melalui Kementerian Luar Negeri, Armenia resmi mengakui Palestina. Bahkan, Kementerian Luar Negeri Armenia juga mengutuk perilaku militer Israel di Jalur Gaza dan kelompok Palestina Hamas yang mengambil tawanan.

“Armenia menyesalkan penggunaan infrastruktur sipil sebagai perisai selama konflik bersenjata dan kekerasan terhadap populasi sipil,” kata Kementerian Luar Negeri Armenia, pada 21 Juni 2024, seperti diberitakan Aljazeera.

Kementerian Luar Negeri Armenia juga menegaskan posisinya bersama komunitas internasional dalam menuntut pembebasan para tawanan di Israel. Selain itu, Armenia juga mendukung resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang gencatan senjata segera di Gaza dan mendukung solusi dua negara untuk konflik Palestina-Israel.

Pengakuan Armenia kepada negara Palestina membuat Kementerian Luar Negeri Israel memanggil duta besar Armenia untuk memberikan teguran yang keras. Sementara itu, Hussein al-Sheikh, pejabat senior dari Otoritas Palestina menyambut baik langkah Armenia. 

“Ini adalah kemenangan untuk hak, keadilan, legitimasi, dan perjuangan rakyat Palestina kita untuk pembebasan dan kemerdekaan. Terima kasih, teman kita Armenia,” katanya di media sosial.

Profil Negara Armenia

Armenia terletak tepat di selatan pegunungan besar Kaukasus dan menghadap ujung barat laut Asia. Armenia dibatasi oleh Georgia dan Azerbaijan pada bagian utara dan timur. Sementara itu, pada bagian tenggara dan barat dibatasi oleh Iran dan Turki. Armenia memiliki ibu kota di Yerevan (Erevan).

Dikutip Britannica, Armenia yang beribu kota Yerevan adalah negara pegunungan yang ditandai dengan berbagai macam pemandangan dan ketidakstabilan geologis. Ketinggian rata-rata wilayah negara ini adalah 1.800 meter di atas permukaan laut. Negara ini hanya sedikit memiliki dataran rendah lantaran setengah wilayah terletak di ketinggian 1.000-2.000 meter di atas permukaan laut. Selain itu, hanya sekitar 10 persen daerah Armenia berada di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut.  

Wilayah Armenia sebagian besar berada di pedalaman bagian utara zona subtropis sehingga memiliki iklim kering dan kontinental. Di sisi lain, Armenia memiliki empat musim, yaitu musim panas, musim dingin, musim gugur, dan musim semi. 

Pada pemerintahannya, Armenia merupakan negara republik multipartai kesatuan. Negara ini dipimpin oleh presiden yang dipilih Majelis Nasional dan dibatasi untuk satu masa jabatan selama 7 tahun. Sementara itu, Majelis Nasional dipilih untuk masa jabatan 5 tahun yang memegang otoritas legislatif. Adapun, badan legislatif Armenia memiliki wewenang untuk menyetujui anggaran, meratifikasi perjanjian, dan menyatakan perang.

Pada segi ekonomi, di bawah pemerintahan Soviet, ekonomi Armenia berubah dari pertanian menjadi industri yang sangat bergantung pada impor energi dan bahan baku. Namun, negara ini sangat mengutamakan pemanfaatan industri dalam aspek teknik mesin, elektronik, kimia, dan pertambangan. 

Saat ini, tingkat kelahiran Armenia di bawah rata-rata dunia, sedangkan tingkat kematiannya lebih tinggi dari rata-rata. Sekitar satu per lima () dari populasi Armenia berusia di bawah 15 tahun dan lebih dari dua per lima () di bawah usia 30 tahun. Adapun, rata-rata harapan hidup negara ini berusia 75 tahun.

Pilihan Editor: Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Yordania Mengecam Israel yang Anggap UNRWA Organisasi Teroris

5 menit lalu

Seorang pria Palestina membawa karung tepung di luar pusat distribusi makanan PBB di kamp pengungsi Al-Shati di Kota Gaza, 17 Januari 2018. AS adalah donor terbesar (U.N. Relief and Welfare Agency) UNRWA selama beberapa dekade. REUTERS/Mohammed Salem
Yordania Mengecam Israel yang Anggap UNRWA Organisasi Teroris

Yordania mengecam keputusan Parlemen Israel karena memasukkan UNRWA dalam daftar organisasi teroris.


Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

2 jam lalu

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion memegang poster dengan 120 foto sandera Hamas, saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di Lod, Israel, 21 Juli 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

Pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada yang baru dalam sikap Netanyahu.


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

3 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

3 jam lalu

Haneen, saudara perempuan Mohammad Shehada yang tewas dalam serangan udara Israel, mencium senapannya saat pemakaman empat warga Palestina di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

Ini adalah pertama kalinya Jepang memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap pemukim Israel.


Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

4 jam lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

Berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah yang bersaing, sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan membentuk pemerintahan persatuan


Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

4 jam lalu

Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjanji akan terus berupaya untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, menjelang kedatangan Netanyahu


Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

6 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

Israel memperluas serangannya di Khan Younis dengan mengirimkan tank-tank ke wilayah itu. Setidaknya 70 warga Palestina yang tewas ditembaki Israel


Prancis akan Lindungi Atlet-atlet Israel yang Bertanding di Olimpiade Paris

6 jam lalu

Ketua Dewan Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) Din Syamsuddin berorasi dalam aksi menolak Israel di Olimpiade Paris 2024 di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Minggu, 21 Julu 2024. Dalam aksi damai tersebut mereka menolak kontingen Israel di ajang Olimpiade Paris 2024 dan mendesak International Olympic Committee (IOC) mem-banned Israel dari Olimpiade tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis
Prancis akan Lindungi Atlet-atlet Israel yang Bertanding di Olimpiade Paris

Atlet-atlet dari Israel yang bertanding di Olimpiade Paris akan mendapat perlindungan 24 jam.


Menlu Retno Marsudi Sebut Putusan Mahkamah Internasional Berpihak pada Perjuangan Bangsa Palestina

7 jam lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menemui wartawan usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Menlu Retno Marsudi Sebut Putusan Mahkamah Internasional Berpihak pada Perjuangan Bangsa Palestina

Menlu Retno menyebut penetapan fatwa hukum yang bersejarah tersebut menjadi harapan besar masyarakat internasional terhadap Mahkamah Internasional.


Bagaimana drone-drone Hizbullah menaklukkan Iron Dome?

10 jam lalu

Sebuah baterai anti-rudal Iron Dome disiagakan di dekat Ashkelon, di Israel selatan 17 April 2024. REUTERS/Hannah McKay
Bagaimana drone-drone Hizbullah menaklukkan Iron Dome?

Hizbullah telah meluncurkan sekitar 1.000 pesawat tak berawak ke "Israel" sejak 8 Oktober, The Wall Street Journal melaporkan.