Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hasil Investigasi: Tank Israel Tembak Mobil Keluarga Hind Rajab dari Jarak Dekat

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Gadis Palestina Hind Rajab berpose untuk difoto, dalam gambar selebaran tak bertanggal yang diperoleh Reuters pada 10 Februari 2024. Palestine Red Crescent Society/ Family Handout via REUTERS
Gadis Palestina Hind Rajab berpose untuk difoto, dalam gambar selebaran tak bertanggal yang diperoleh Reuters pada 10 Februari 2024. Palestine Red Crescent Society/ Family Handout via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSebuah tank Israel menembaki dari jarak dekat mobil keluarga anak perempuan Palestina berusia enam tahun, Hind Rajab, dan sebuah peluru tank langsung menghantam ambulans yang dikirim untuk menolongnya, demikian menurut sebuah investigasi.

Pembunuhan anak dan keluarganya di Kota Gaza pada akhir Januari lalu memicu kecaman internasional.

Rajab, yang selamat dari penembakan pertama, sempat memohon pertolongan saat ia kehabisan darah di antara mayat-mayat kerabatnya yang tewas, ketika ia berbicara melalui telepon dengan paramedis dan ibunya selama tiga jam.

Dalam sebuah film dokumenter tentang pembunuhan warga sipil dalam perang di Gaza, Fault Lines dari Al Jazeera TV memberikan rekonstruksi rinci tentang insiden tersebut, yang disusun bekerja sama dengan kelompok investigasi nirlaba, Forensic Architecture dan Earshot.

Investigasi tersebut mengungkapkan bahwa tank Israel kemungkinan hanya berjarak 13 hingga 23 meter ketika menembaki Rajab dan kerabatnya di dalam mobil mereka.

Melalui wawancara dengan anggota keluarga, pekerja Pertahanan Sipil Palestina dan petugas medis, film dokumenter ini memberikan laporan paling komprehensif dalam bentuk video tentang insiden tersebut hingga saat ini.

Film ini juga merekonstruksi untuk pertama kalinya posisi tank Israel ketika menembaki mobil tersebut, serta kemungkinan lintasan peluru tank yang menghantam ambulans dengan tembakan langsung ketika hendak menyelamatkan Rajab.

Militer Israel menolak untuk menjawab pertanyaan Al Jazeera mengenai rincian insiden tersebut. Namun, bukti-bukti baru ini semakin menyangkal klaim militer Israel sebelumnya bahwa pasukannya tidak ada di daerah tersebut.

"Saya tidak akan pernah bertemu dengan pahlawan seperti mereka lagi, jenis pahlawan yang tahu bahwa mereka akan mati dan mereka tetap pergi," kata Omar al-Qam, seorang petugas medis dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), yang sedang berbicara melalui telepon dengan Rajab dan sepupunya, yang terbunuh dalam tembakan Israel ketika memohon bantuan.

'Perasaan yang paling sulit'

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Butuh waktu 12 hari sebelum paramedis Palestina dan keluarga Rajab berhasil mencapai lokasi serangan di Kota Gaza di bagian utara daerah kantong tersebut.

Ibu Rajab, Wissam Hamada, mengatakan suara anaknya semakin lemah menjelang akhir panggilan telepon.

Hamada mengatakan Rajab mengatakan kepadanya bahwa ia tidak dapat berbicara karena mulutnya berdarah, tetapi ia tidak ingin menyekanya agar ibunya tidak repot-repot membersihkannya.

"Saya berkata kepadanya, 'Tidak apa-apa, bersihkan mulutmu dan saya akan mencucinya, Sayang. Dia setuju. Dia menyeka dengan lengan bajunya dan suara itu menghilang. Saat itu tepat pukul 7 malam. Suara itu benar-benar hilang," kata Hamada kepada Fault Lines.

"Ini adalah perasaan yang paling sulit di dunia ketika mendengar putri saya meminta saya untuk menjemputnya ketika saya tidak bisa menghubunginya. Sayangku, aku bersumpah, aku tidak bisa menghubungimu. Maafkan saya, sayang."

Kematian Rajab menimbulkan kecaman global, termasuk di Amerika Serikat, yang selama ini mendukung perang Israel di Gaza.

Salah satu dari dua penerbang aktif AS yang ingin meninggalkan dinas militer dan menjadi penentang keras atas dukungan Washington terhadap perang Israel mengatakan bahwa pembunuhan Rajab menandai titik balik baginya.

AL JAZEERA

Pilihan Editor: Jika Terjadi Perang, Ini Situs-situs Vital Israel yang Akan Jadi Target Hizbullah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Trump Desak Netanyahu Hentikan Serangan ke Gaza

15 menit lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendukung Presiden AS Donald Trump setelah menandatangani Abraham Accords, menormalisasi hubungan antara Israel dan beberapa negara tetangganya di Timur Tengah, dalam penataan kembali strategis negara-negara Timur Tengah melawan Iran, di South Lawn of the White Rumah di Washington, AS, 15 September 2020. REUTERS/Tom Brenner/File Foto
Trump Desak Netanyahu Hentikan Serangan ke Gaza

Capres dari Partai Republik Donald Trump mengatakan akan meminta PM Israel Benjamin Netanyahu untuk mengakhiri serangan ke Gaza secepatnya


Militer Israel Klaim Rebut Jasad 5 Sandera dari Gaza

4 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Militer Israel Klaim Rebut Jasad 5 Sandera dari Gaza

Setidaknya 115 sandera masih ditahan di Gaza, menurut media Israel


Derita Anak-anak Gaza: Hidup di Tengah Sampah dan Ancaman Virus Polio

4 jam lalu

Anak-anak Palestina menangis saat berebut makanan dimasak oleh dapur amal, di tengah kelangkaan makanan, saat konflik Israel-Hamas berlanjut, di Jalur Gaza utara, 18 Juli 2024. REUTERS/Mahmoud Issa
Derita Anak-anak Gaza: Hidup di Tengah Sampah dan Ancaman Virus Polio

Anak-anak di Gaza menderita kelaparan, hidup di tengah tumpukan sampah hingga terancam virus mematikan.


Eks Ketua DPR AS Kritik Pidato Netanyahu, Sebut yang Terburuk

7 jam lalu

Presiden AS Joe Biden menandatangani
Eks Ketua DPR AS Kritik Pidato Netanyahu, Sebut yang Terburuk

Mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi tidak menghadiri pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS.


Kamala Harris Tak Hadiri Pidato Netanyahu di Kongres AS, Pilih ke Acara Lain

9 jam lalu

Massa pro-Palestina melakukan protes saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu lakukan pidato pada pertemuan gabungan Kongres di Capitol Hill, di Washington, AS, 24 Juli 2024. REUTERS/Nathan Howard
Kamala Harris Tak Hadiri Pidato Netanyahu di Kongres AS, Pilih ke Acara Lain

Pidato PM Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS diwarnai unjuk rasa. Kamala Harris dan sejumlah anggota Partai Demokrat juga tak hadir.


Retno Marsudi Tekankan Perlindungan HAM di Pertemuan AMM

9 jam lalu

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyampaikan pidatonya saat jumpa pers di Jakarta, 27 Oktober 2022. Para Menteri Luar Negeri ASEAN ikuti pertemuan tertutup di kantor Sekjen ASEAN di Jakarta, yang secara khusus membahas soal Myanmar. REUTERS/Willy Kurniawan
Retno Marsudi Tekankan Perlindungan HAM di Pertemuan AMM

Retno Marsudi mengingatkan diperlukan komitmen politik semua pihak agar upaya pemajuan HAM di kawasan ASEAN dapat dilakukan


Hamas Kecam Pidato Netanyahu di Kongres AS: Penuh Kebohongan

10 jam lalu

Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion membawa poster PM Israel Benjamin Netanyahu saat pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang kepergiannya ke AS, di tengah agresi Israel di wilayah Palestina, di Lod, Israel, Minggu, 21 Juli 2024. Pengunjuk rasa meminta pemerintah untuk membebaskan warga Israel yang masih disandera Hamas. REUTERS/Ricardo Moraes
Hamas Kecam Pidato Netanyahu di Kongres AS: Penuh Kebohongan

Hamas mengatakan pidato Netanyahu di Kongres AS penuh kebohongan. Israel tak ingin mengakhiri perang dengan Hamas.


Hamas dan Fatah Bersekutu, Apa Perbedaan Dua Faksi Politik Palestina Ini?

12 jam lalu

Kepala delegasi Hamas Saleh Arouri berjabat tangan dengan pemimpin Fatah Azzam Ahmad saat mereka menandatangani sebuah kesepakatan rekonsiliasi di Kairo, Mesir, 12 Oktober 2017. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Hamas dan Fatah Bersekutu, Apa Perbedaan Dua Faksi Politik Palestina Ini?

Dua faksi politik utama Palestina, Hamas dan Fatah sepakat menandatangani perjanjian rekonsiliasi mengakhiri persaingan politik selama ini.


Hamas-Fatah Capai Kesepakatan, Menlu Retno: Langkah Maju bagi Palestina

14 jam lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Hamas-Fatah Capai Kesepakatan, Menlu Retno: Langkah Maju bagi Palestina

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan persatuan Hamas-Fatah merupakan kunci untuk mewujudkan perdamaian dan masa depan Palestina.


Top 3 Dunia: Pesawat Tempur Israel di Lebanon hingga Moskow Ancam Pencurian Aset di Eropa

16 jam lalu

Sebuah pesawat tempur F-35 Israel terlihat di langit perbatasan Israel dengan Lebanon, di Israel utara, 9 Oktober 2023. REUTERS/Ammar Awad/File Foto
Top 3 Dunia: Pesawat Tempur Israel di Lebanon hingga Moskow Ancam Pencurian Aset di Eropa

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 24 Juli 2024 diawali oleh kabar suara pesawat tempur Israel menggelegar membelah langit di atas Beirut, Lebanon