Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

DK PBB Sahkan Resolusi Gencatan Senjata di Gaza, Kementerian Luar Negeri : Ini Langkah Lama yang Tertunda

image-gnews
Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI menilai adopsi resolusi oleh Dewan Keamanan PBB yang mendukung rencana gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza sebagai langkah lama yang tertunda. Namun begitu, ini tetap penting untuk menghentikan serangan Israel di Palestina.

Hal itu disampaikan dalam sebuah pernyataan di media sosial X pada Selasa, 11 Juni 2024, atau sehari setelah 14 dari 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB memberi suara setuju untuk mengadopsi Resolusi 2735 yang dirancang Amerika Serikat. Rusia memutuskan untuk abstain dari pemungutan suara.

“Adopsi Resolusi DKPBB 2735 (2024) terkait proposal tiga-fase gencatan senjata merupakan langkah yang sudah lama tertunda, namun penting untuk hentikan kekejaman terhadap rakyat Palestina dan wujudkan gencatan senjata segera dan permanen di Gaza,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Dengan ini, Dewan Keamanan PBB mendukung rencana tiga fase gencatan senjata yang diuraikan oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada 31 Mei 2024, yang ia gambarkan sebagai inisiatif pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Hamas menyambut baik penerapan resolusi tersebut, dan mengatakan dalam sebuah pernyataan mereka siap bekerja sama dengan para mediator dalam menerapkan prinsip-prinsip rencana tersebut “yang konsisten dengan tuntutan rakyat dan perlawanan kami.”

Fase pertama rencana tersebut adalah gencatan senjata segera dan menyeluruh dengan pembebasan sandera, pemulangan jasad sandera yang terbunuh, pertukaran sandera dengan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, penarikan pasukan Israel dari wilayah berpenduduk di Gaza, kembalinya warga sipil Palestina ke rumah mereka, dan distribusi bantuan kemanusiaan yang aman dan efektif dalam skala besar di seluruh Gaza.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Fase kedua mencakup penghentian permanen permusuhan dengan imbalan pembebasan semua sandera yang masih berada di Gaza, dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza. Fase ketiga akan menandai dimulainya rekonstruksi besar-besaran selama beberapa tahun di Gaza dan pengembalian jasad para sandera yang masih berada di Gaza kepada keluarga mereka.

Resolusi itu juga menyatakan “jika perundingan memakan waktu lebih dari enam pekan untuk tahap pertama, gencatan senjata akan tetap berlanjut selama perundingan berlanjut.”

Indonesia mendesak semua pihak untuk “mencapai kesepakatan sesegera mungkin demi memastikan gencatan senjata yang langgeng, bantuan segera bagi rakyat Palestina dan membuka jalan menuju implementasi solusi dua negara,” kata Kementerian Luar Negeri.

 

REUTERS

Pilihan edditor: Dewan Keamanan PBB Adopsi Resolusi yang Dukung Gencatan Senjata Israel-Hamas

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

50 menit lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

Banyak warganet yang menyayangkan perilaku lima siswa SMP itu, karena dinilai tidak memiliki empati terhadap masyarakat Palestina.


Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

1 jam lalu

Gerai Starbucks di Jakarta, Minggu, 12 November 2023. Di samping itu, MUI baru saja mengeluarkan fatwa haram untuk sejumlah produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

PHRI menyatakan berita-berita boikot di berbagai platform media membuat klarifikasi perusahaan yang dituding terafiliasi dengan Israel tenggelam.


Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

4 jam lalu

Warga berkumpul di lokasi gedung rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024.  REUTERS/Firas Makdesi
Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 12 Juni 2024 diawali oleh informasi enam negara di dunia yang sulit dikunjungi, termasuk Korea Utara dan Suriah.


Resolusi Gencatan Senjata Baru di PBB, Akankah Israel Menerima?

12 jam lalu

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan berbicara kepada anggota Dewan Keamanan dalam pertemuan untuk mengatasi situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina, di markas besar PBB di New York City, New York, AS, 18 April 2024. REUTERS /Eduardo Muno
Resolusi Gencatan Senjata Baru di PBB, Akankah Israel Menerima?

Sementara Hamas menyambut baik resolusi gencatan senjata yang disahkan di DK PBB, Israel tampaknya bertekad untuk melanjutkan perang di Gaza.


Kementerian Luar Negeri Menggelar Pertemuan Emerging Development Partners

12 jam lalu

Pertemuan Emerging Development Partners (EDP) di Bali pada 11 Juni 2024 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI. Pertemuan dihadiri 38 peserta dari 9 negara emerging donor termasuk Indonesia dan 3 organisasi internasional. sumber: dokumen Kemlu
Kementerian Luar Negeri Menggelar Pertemuan Emerging Development Partners

Kementerian Luar Negeri berharap Pertemuan Emerging Development Partners menjadi ajang kolaborasi antar negara berkembang mencapai SDGs


Israel dan Hamas Masuk Daftar Hitam PBB karena Kekerasan terhadap Anak

14 jam lalu

Sidra, warga Palestina yang berusia 7 tahun yang menjadi korban rudal Israel. FOTO/X Husam Zomlot
Israel dan Hamas Masuk Daftar Hitam PBB karena Kekerasan terhadap Anak

PBB mencatat pasukan Israel, Hamas, Rusia dan pihak-pihak berkonflik di Sudan ke dalam daftar hitam atas kekerasan terhadap anak.


Hizbullah Hujani Israel dengan 90 Roket, Balas Kematian Komandannya

16 jam lalu

Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Lebanon menuju Israel melewati perbatasan Israel-Libanon, seperti yang terlihat dari Israel utara, 12 April 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Hizbullah Hujani Israel dengan 90 Roket, Balas Kematian Komandannya

Hizbullah mengatakan serangan roket ke Israel merupakan respons terhadap pembunuhan komandannya.


Hizbullah Akui Serangan Udara Israel Tewaskan Komandan Senior di Lebanon

17 jam lalu

Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Lebanon menuju Israel melewati perbatasan Israel-Libanon, seperti yang terlihat dari Israel utara, 12 April 2024. REUTERS/Ayal Margolin
Hizbullah Akui Serangan Udara Israel Tewaskan Komandan Senior di Lebanon

Taleb Abdullah dianggap sebagai komandan paling senior Hizbullah yang dibunuh oleh Israel sejak 7 Oktober


PM Spanyol: Bencana Kemanusiaan di Gaza Merusak Hukum Internasional

17 jam lalu

PM Spanyol Pedro Sanchez. REUTERS/Clodagh Kilcoyne
PM Spanyol: Bencana Kemanusiaan di Gaza Merusak Hukum Internasional

PM Spanyol Pedro Sanchez mengatakan bahwa bencana dan konflik kemanusiaan di Gaza "sangat merusak hukum internasional"


Keluarga Ratusan Tentara Israel Desak Anak Mereka Mundur dari Gaza

18 jam lalu

Tentara Israel berjaga dekat truk bantuan kemanusiaan, di tengah konflik yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan Hamas, dekat titik Penyeberangan Erez di Gaza utara, 1 Mei 2024. REUTERS/Ronen Zvulun
Keluarga Ratusan Tentara Israel Desak Anak Mereka Mundur dari Gaza

Keluarga ratusan tentara Israel yang sedang berperang di Gaza pada Selasa mendesak putra mereka untuk meletakkan senjata