Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Anggota Senat Amerika Serikat Takut Jadi Sasaran Penahanan ICC setelah Benjamin Netanyahu

Reporter

image-gnews
Senator AS Lindsey Graham saat konferensi pers di Ankara, Turki, 19 Januari 2019. [REUTERS / Stringer]
Senator AS Lindsey Graham saat konferensi pers di Ankara, Turki, 19 Januari 2019. [REUTERS / Stringer]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Senat Amerika Serikat Lindsey Graham waswas jika Mahkamah Pidana Internasional (ICC) berniat memburu Perdana Menteri Isreal Benjamin Netanyahu, maka ICC mungkin saja akan mengejar anggota parlemen Amerika Serikat setelahnya. Graham adalah anggota Senat dari Partai Republik daerah pemilihan South Carolina.   

Graham telah bergabung dengan politikus Partai Demokrat dalam upaya agar menjatuhkan sanksi ke ICC yang berkantor pusat di Den Haag. Menurut Graham, sanksi terhadap ICC bukan hanya membantu Israel, namun juga melindungi politikus Amerika Serikat. Dia mengingat ICC pernah mencoba memburu tentara Amerika Serikat di Afghanistan, namun alasan Washington untuk menang lebih kuat. 
     
Sebelumnya jaksa penuntut di ICC Karim Khan melayangkan permohonan penahanan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant. Alasannya kedua pejabat itu cukup masuk akal untuk diyakini bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan dalam perang Gaza. Khan juga meminta penahanan pada tiga pucuk pimpinan Hamas.    

“Kami berharap, bersama-sama kita akan menemukan sebuah jalan untuk mendaftarkan ketidakpuasan kita pada ICC karena jika lembaga itu melakukan ini pada Israel, maka kita mungkin jadi yang berikutnya,” kata Graham, Selasa 21 Mei 2024.   

Sebelumnya Washington telah menjatuhkan sanksi pada Khan yang mencoba menginvestigasi dugaan-dugaan kejahatan perang yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Afghanistan. Pada awal bulan lalu, puluhan anggota Senat Amerika Serikat mengirimi surat pada Khan yang mengingatkannya kalau hukum di Amerika Serikat mengizinkan segala tindakan yang diperlukan dalam rangka membela setiap warga negara Amerika Serikat atau sekutu-sekutunya. 

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan pada Selasa, 21 Mei 2024, Pemerintahan Joe Biden bersedia bekerja sama dengan Kongres menjatuhkan sanksi terhadap para pejabat ICC terkait permintaan jaksa penuntut untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin Israel terkait perang Gaza.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Amerika Serikat bukan anggota pengadilan, tetapi telah mendukung penuntutan sebelumnya, termasuk keputusan ICC tahun lalu untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Rusia Vladimir Putin atas perang di Ukraina. Pada sidang sebelumnya pada Selasa, 20 Mei 2024, Blinken mengatakan ia akan bekerja sama dengan Kongres untuk memberikan tanggapan yang tepat, dan menyebut langkah ICC "sangat keliru." Sebab hal ini diyakininya akan mempersulit prospek tercapainya kesepakatan penyanderaan dan gencatan senjata dalam konflik Israel dengan kelompok militan Palestina, Hamas.

Sumber: RT.com

Pilihan editor: Otorita IKN Beri Letter to Proceed kepada Perusahaan Energi Masdar untuk Investasi Energi Terbarukan

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hamas Komitmen Tidak akan Mundur dari Pembicaraan untuk Gencatan Senjata

2 hari lalu

Warga Palestina berkumpul di lokasi serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Hamas Komitmen Tidak akan Mundur dari Pembicaraan untuk Gencatan Senjata

Hamas menilai serangan Israel yang semakin sengit hanya untuk menunda-nunda pembicaraan gencatan senjata


Survei: 72 Persen Responden Minta Benjamin Netanyahu Mengundurkan Diri

3 hari lalu

Pengunjuk rasa anti-pemerintah melancarkan demonstrasi berkepanjangan yang menyerukan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengundurkan diri. REUTERS
Survei: 72 Persen Responden Minta Benjamin Netanyahu Mengundurkan Diri

Hasil survei mengungkap hampir tiga perempat warga Israel menginginkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengundurkan diri


Jaksa Agung Ukraina Ingin ICC Mengadili Serangan Rumah Sakit di Kyiv

4 hari lalu

Pemandangan menunjukkan bangsal rumah sakit bersalin rusak akibat serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Dnipro, Ukraina 29 Desember 2023. REUTERS/Vitaliy Hnidyi
Jaksa Agung Ukraina Ingin ICC Mengadili Serangan Rumah Sakit di Kyiv

Jaksa Agung Ukraina telah meminta ICC untuk mengadili Rusia atas serangan rudal terhadap rumah sakit anak-anak di Kyiv awal pekan ini.


PM Spanyol Ajak Anggota NATO Tunjukkan Dukungan Sama untuk Gaza dan Ukraina

5 hari lalu

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. REUTERS/Andrew Kelly
PM Spanyol Ajak Anggota NATO Tunjukkan Dukungan Sama untuk Gaza dan Ukraina

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mendesak anggota NATO tunjukkan dukungan yang sama terhadap Gaza seperti terhadap Ukraina


Erdogan: Pemerintahan Biden Terlibat dalam Kejahatan Perang Israel di Gaza

5 hari lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara saat konferensi pers dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis (tidak terlihat) di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 13 Mei 2024. REUTERS/Umit Bektas
Erdogan: Pemerintahan Biden Terlibat dalam Kejahatan Perang Israel di Gaza

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik Amerika Serikat yang terus "mengabaikan pelanggaran-pelanggaran" yang dilakukan Israel di Gaza dan malah memberikan dukungan kepadanya.


PM Baru Inggris Beri Lampu Hijau Dukung ICC Tangkap Netanyahu

7 hari lalu

Perdana Menteri yang baru terpilih Keir Starmer menyampaikan pidato di depan kediaman resminya yang baru di Jalan Downing Nomor 10 London, Inggris, 5 Juli 2024. Melalui Keir Starmer, Partai Buruh sukses menang telak atas Partai Konservatif yang sudah berkuasa selama 14 tahun. Stefan Rousseau/Pool melalui REUTERS
PM Baru Inggris Beri Lampu Hijau Dukung ICC Tangkap Netanyahu

PM Inggris yang baru Keir Starmer disebut mendukung upaya ICC menangkap Netanyahu atas serangan Israel ke Gaza.


Parlemen Israel Ambil Ancang-ancang untuk Mengusir UNRWA, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina

7 hari lalu

Anak-anak Palestina yang mengungsi duduk di Sekolah UNRWA, yang rusak akibat serangan udara Israel, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis, di selatan Jalur Gaza, 20 Juni 2024. REUTERS/Doaa Mohammed
Parlemen Israel Ambil Ancang-ancang untuk Mengusir UNRWA, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina

Parlemen Israel telah menyetujui tiga rancangan undang-undang yang praktis akan membatasi gerak UNRWA di Palestina


Kesaksian 6 Tentara Israel tentang 'Kekerasan yang Mengerikan' di Gaza

7 hari lalu

Tentara Israel memberi isyarat saat berada di dalam kendaraan militer, di tengah konflik Israel-Hamas, dekat perbatasan Israel-Gaza, di Israel, 23 Juni 2024. REUTERS/Amir Cohe
Kesaksian 6 Tentara Israel tentang 'Kekerasan yang Mengerikan' di Gaza

Kesaksian-kesaksian ini mengekspos dehumanisasi yang mendalam terhadap warga Palestina yang merasuk ke dalam tentara Israel.


Angka Kematian dalam Perang Gaza Sesungguhnya Tembus 186 Ribu Orang

8 hari lalu

Warga Palestina mencari korban di antara reruntuhan bangunan usai serangan Israel di kamp pengungsi Al Shati di Kota Gaza, 22 Juni 2024. Sedikitnya 42 orang tewas dalam serangan Israel di beberapa distrik di Kota Gaza di bagian utara daerah kantung Palestina, termasuk di Al Shati, salah satu kamp pengungsi bersejarah di Jalur Gaza. REUTERS/Ayman Al Hassi
Angka Kematian dalam Perang Gaza Sesungguhnya Tembus 186 Ribu Orang

Kematian dalam perang Gaza sesungguhnya bisa lebih dari 186 ribu jiwa atau lima kali lipat lebih besar dari angka yang tercatat


Tak Mau Mengalah, Benjamin Netanyahu Ingin Kesepakatan Gencatan dengan Hamas Penuhi Semua Tuntutan Israel

9 hari lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberi isyarat saat ia menyampaikan pernyataan selama kunjungannya di hotline nasional Kementerian Kesehatan, di Kiryat Malachi, Israel 1 Maret 2020. [REUTERS / Amir Cohen]
Tak Mau Mengalah, Benjamin Netanyahu Ingin Kesepakatan Gencatan dengan Hamas Penuhi Semua Tuntutan Israel

Benjamin Netanyahu tak mau perang Gaza berakhir hingga militer Hamas hancur total.