Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kebakaran Besar Hancurkan Hawaii: Sirene Gagal Aktif dan Dipicu Topan Dora

Reporter

image-gnews
Kerusakan di kompleks kondominium Ho'Onanea terlihat setelah kebakaran hutan, di Lahaina, Maui, Hawaii, AS 10 Agustus 2023. REUTERS/Jorge Garcia
Kerusakan di kompleks kondominium Ho'Onanea terlihat setelah kebakaran hutan, di Lahaina, Maui, Hawaii, AS 10 Agustus 2023. REUTERS/Jorge Garcia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Empat hari setelah bencana kebakaran hutan di Pulau Maui, Hawaii, Amerika Serikat yang menewaskan sedikitnya 67 orang, masih belum jelas apakah warga telah menerima peringatan sebelum api melahap rumah mereka.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu 12 Agustus 2023, pulau itu memiliki sirene darurat yang dimaksudkan untuk memperingatkan bencana alam dan ancaman lainnya, tetapi tampaknya tidak terdengar selama kebakaran.

"Saya mengizinkan tinjauan komprehensif pagi ini untuk memastikan bahwa kami tahu persis apa yang terjadi dan kapan," kata Gubernur Hawaii Josh Green kepada CNN, merujuk pada sirene peringatan.

Pejabat belum memberikan gambaran rinci tentang pemberitahuan apa yang dikirim, dan apakah itu dilakukan melalui pesan teks, email atau panggilan telepon.

Green menggambarkan banyak tantangan simultan, dengan telekomunikasi mati dan petugas pemadam kebakaran berkonsentrasi pada kebakaran hutan besar lainnya ketika ancaman terbesar bagi Lahaina muncul.

Bagaimanapun, dia berkata, "Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mengetahui bagaimana melindungi orang-orang kami di masa depan."

Wali Kota Maui County Richard Bissen mengatakan kepada acara "Today" NBC pada Jumat bahwa dia tidak tahu apakah sirene berbunyi tetapi mengatakan api bergerak sangat cepat.

Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Maui Bradford Ventura mengatakan pada konferensi pers pada Kamis bahwa kecepatan api membuat "hampir tidak mungkin" bagi petugas garis depan untuk berkomunikasi dengan pejabat manajemen darurat yang biasanya akan memberikan perintah evakuasi waktu nyata.

"Saya pikir ini adalah situasi yang mustahil," katanya.

Bencana mulai terjadi tepat setelah tengah malam pada Selasa ketika kebakaran dilaporkan terjadi di Kota Kula, kira-kira 56 kilometer dari Lahaina. Sekitar lima jam kemudian pagi itu, listrik padam di Lahaina, menurut warga.

Dalam pembaruan yang diposting di Facebook pagi itu, Kabupaten Maui mengatakan api di Kula telah menghanguskan ratusan hektar padang rumput, tetapi api kecil seluas tiga hektar yang muncul di Lahaina telah diatasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, menjelang sore itu, situasinya berubah menjadi lebih mengerikan. Sekitar pukul 15.30, menurut pembaruan pemerintah kabupaten, api di Lahaina tiba-tiba berkobar. Beberapa warga mulai mengungsi sementara orang-orang, termasuk tamu hotel, di sisi barat kota diinstruksikan untuk berlindung.

Diduga, kobaran api yang menyebar dengan cepat dipicu oleh angin kencang akibat Badai Dora.

Pada jam-jam berikutnya, county memposting serangkaian perintah evakuasi di Facebook saat api menyebar ke seluruh kota.

Beberapa saksi mengatakan bahwa mereka memiliki sedikit pemberitahuan sebelumnya, menggambarkan teror ketika kobaran api menghabiskan Lahaina dalam hitungan menit. Beberapa orang bahkan terpaksa terjun ke Samudera Pasifik untuk menyelamatkan diri.

Evakuasi Lahaina diperumit oleh lokasi pantainya di sebelah perbukitan, yang berarti hanya ada dua jalan keluar, kata Andrew Rumbach, spesialis iklim dan komunitas di Institut Perkotaan di Washington.

"Ini adalah skenario mimpi buruk," kata Rumbach, mantan profesor tata kota di University of Hawaii. "Api yang bergerak cepat di tempat padat penduduk dengan komunikasi yang sulit, dan tidak banyak pilihan yang baik dalam hal evakuasi."

"Mereka pada dasarnya mengevakuasi diri sendiri dengan sedikit pemberitahuan," katanya, mengacu pada penduduk di lingkungan tempat kebakaran pertama kali terjadi.

Pilihan Editor: Korban Tewas Kebakaran Hutan Hawaii Capai 67 Orang, Pencarian Masih Berlangsung

REUTERS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cina Murka, Tuduh Amerika Serikat Kerajaan Kebohongan

5 jam lalu

Ilustrasi Bendera Cina dan Bendera Amerika Serikat. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Cina Murka, Tuduh Amerika Serikat Kerajaan Kebohongan

Amerika Serikat disebut Cina sebagai kerajaan kebohongan karena menuduh Beijing memanipulasi informasi.


Amerika Serikat di Ambang Shutdown, Layanan Pemerintah Bakal Lumpuh

6 jam lalu

Ribuan bendera AS terlihat di halaman National Mall menjelang upacara pelantikan Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat ke-46 di Washington DC, Senin, 18 Januari 2021. REUTER/Carlos Barria
Amerika Serikat di Ambang Shutdown, Layanan Pemerintah Bakal Lumpuh

Penutupan pemerintahan atau government shutdown tengah mengancam Amerika Serikat. Sejumlah layanan bakal lumpuh.


AS Kutuk Vonis Hukuman Seumur Hidup pada Akademisi Muslim Uighur Rahile Dawut

11 jam lalu

Akademisi Uighur, Rahile Dawut. (Dok.Lisa Ross)
AS Kutuk Vonis Hukuman Seumur Hidup pada Akademisi Muslim Uighur Rahile Dawut

Amerika Serikat mengutuk hukuman seumur hidup yang dijatuhkan pengadilan di Cina kepada akademisi Muslim Uighur terkenal Rahile Dawut.


Kebakaran SMAN 6 Jakarta, Petugas Tepis Satpam Meninggal karena Menghirup APAB

14 jam lalu

Tim Satuan Tugas Pemadam Kebakaran (Satgas Damkar) Kelurahan Kramat Pela, Rohandi (kiri berbaju biru), beserta petugas Labkar Provinsi DKI Jakarta, Dimpos Silitonga (tengah) sedang bertanya kepada staf tata usaha Dedi Abdulah (kanan baju putih) yang ikut memadamkan api bersama korban meninggal dunia, Cecep. Kebakaran terjadi di SMAN 6 Jakarta, Jumat pagi, 29 September 2023. Aisyah Amira Wakang/TEMPO.
Kebakaran SMAN 6 Jakarta, Petugas Tepis Satpam Meninggal karena Menghirup APAB

Penyebab meninggalnya Cecep Kohar, petugas keamanan di SMAN 6 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ketika memadamkan kebakaran masih misteri


Biden: Penutupan Pemerintah Bisa Berdampak Besar pada Angkatan Bersenjata

16 jam lalu

Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy di Gedung Putih, 22 Mei 2023. REUTERS/Leah Millis
Biden: Penutupan Pemerintah Bisa Berdampak Besar pada Angkatan Bersenjata

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memperingatkan bahwa penutupan pemerintahan bisa berdampak besar pada angkatan bersenjata.


DPR Tolak RUU Pendanaan Sementara, Pemerintah AS Tutup Besok

17 jam lalu

Ketua DPR Kevin McCarthy berbicara kepada wartawan saat konferensi pers tentang penutupan pemerintah AS di Capitol di Washington, 29 September 2023. REUTERS/Jonathan Ernst
DPR Tolak RUU Pendanaan Sementara, Pemerintah AS Tutup Besok

Anggota Republik garis keras di DPR menolak RUU pendanaan sementara, akibatnya lembaga Pemerintah AS ditutup mulai besok karena tidak ada anggaran.


Kronologi Kebakaran di SMA 6 Jakarta, Teman Cecep Sebut Korban Mengeluh Pusing Sebelum Pingsan

1 hari lalu

Sebuah ruang kecil di SMA Negeri 6 Jakarta yang terbakar pada Jumat pagi, 29 September 2023. TEMPO/Aisyah Amira Wakang
Kronologi Kebakaran di SMA 6 Jakarta, Teman Cecep Sebut Korban Mengeluh Pusing Sebelum Pingsan

Selain Cecep, Wily juga sempat dilarikan ke rumah sakit akibat sesak nafas karena kebakaran di SMA 6 Jakarta itu.


Normalisasi Israel - Saudi Tak Akan Perbesar Peluang Palestina Merdeka

1 hari lalu

Seorang anak Palestina duduk diatas tembok bergambarkan gajah di kamp pengungsian Shati, kota Gaza, 19 Desember 2015. Shati menjadi simbol abu-abu kemiskinan yang duhini oleh 87.000 penduduk. AP/Hatem Moussa
Normalisasi Israel - Saudi Tak Akan Perbesar Peluang Palestina Merdeka

Normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel tampaknya tidak akan memperbesar peluang Palestina mendapat menjadi negara merdeka dan berdaulat.


Liverpool Jual Saham Minoritas ke Investor Olahraga Berbasis di New York

1 hari lalu

Logo Liverpool
Liverpool Jual Saham Minoritas ke Investor Olahraga Berbasis di New York

Pemilik Liverpool menyatakan investasi itu terutama akan digunakan untuk membayar utang akibat pandemi Covid-19.


Saudi Minta Jaminan Keamanan dari AS sebagai Syarat Hubungan dengan Israel, Palestina Ditinggalkan?

1 hari lalu

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menyapa Presiden AS Joe Biden setibanya di Istana Al Salman, di Jeddah, Arab Saudi, 15 Juli 2022. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS
Saudi Minta Jaminan Keamanan dari AS sebagai Syarat Hubungan dengan Israel, Palestina Ditinggalkan?

Saudi menuntut terbentuknya pakta militer dengan AS sebagai syarat normalisasi hubungan dengan Israel, meski tidak ada konsesi untuk Palestina merdeka