Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Profil Negara Kamboja

image-gnews
Peserta menaiki perahu panjang dalam festival air tahunan di sungai Tonle Sap di Phnom Penh, Kamboja, Rabu, 21 November 2018. Selain digelar di ibu kota Kamboja di Phnom Penh tetapi juga berlangsung di kota Angkor. REUTERS/Samrang Pring
Peserta menaiki perahu panjang dalam festival air tahunan di sungai Tonle Sap di Phnom Penh, Kamboja, Rabu, 21 November 2018. Selain digelar di ibu kota Kamboja di Phnom Penh tetapi juga berlangsung di kota Angkor. REUTERS/Samrang Pring
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri atau PM Kamboja Hun Sen menyatakan akan mundur pada bulan depan setelah hampir 40 tahun menjabat. Keputusan itu diumumkannya melalui siaran nasional pada Rabu, 26 Juli 2023.

“Saya bertemu dengan raja, dan menyatakan saya tidak akan melanjutkan posisi sebagai perdana menteri lagi,” kata Hun Sen dalam maklumatnya, dikutip Reuters.

Selama nyaris empat dasawarsa menjalankan roda pemerintahan Kamboja, Hun Sen diklaim telah membangun stabilitas negara itu usai perang bertahun-tahun. Namun di sisi lain, pemilik Partai Rakyat Kamboja itu dinilai menghambat demokrasi dalam prosesnya. Orang-orang yang tak sepikiran dengannya, dipaksa melarikan diri.

Kebebasan berekspresi juga dikekang. Terbaru, Partai Cahaya Lilin, satu-satunya partai yang cukup besar untuk menjadi ancaman bagi petahana, dilarang mengikuti pemilu. Beberapa bulan sebelum pemungutan suara, salah satu media independen terakhir yang tersisa di negara itu, Voice of Democracy, dibredel.

Profil Kamboja

Dilansir dari Britannica, Kamboja merupakan negara yang terletak di Indocina, Asia Tenggara. Sebagian besar wilayahnya adalah dataran dan sungai besar. Secara teritorial, negara ini berada di jalur strategis sebagai penghubung rute perdagangan Cina ke India dan Asia Tenggara. Itulah mengapa negara ini secara budaya terpengaruh oleh dua wilayah tersebut.

Peradaban Kamboja menyerap pengaruh dari India dan Cina selama 2000 tahun. Dari kerajaan Hindu-Buddha Funan dan Chenla pada abad ke-1 hingga 8, hingga zaman klasik periode Angkor abad ke-9 hingga 15. Masa emas Kamboja klasik tercatat pada abad ke-12 saat Kerajaan Khmer mencapai puncak kejayaannya. Ditandai dengan pembangunan kompleks candi besar Angkor Wat, Bayon dan ibukota kekaisaran Angkor Thom.

Namun 400 tahun berselang, Kerajaan Khmer perlahan runtuh. Setelah kedatangan Prancis, wilayah itu menjadi koloni selama abad ke-20. Tanah Kamboja mengalami kekacauan perang, pendudukan oleh Jepang, kemerdekaan pascaperang pada 9 November 1953, dan politik labil. Antara 1975 dan 1979 negara ini dihancurkan Khmer Merah. Selama periode kekuasaan mereka, setidaknya 1,5 juta orang Kamboja terbunuh.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kamboja memulai proses pemulihan di bawah rezim Republik Rakyat Kampuchea antara 1979 hingga 1989 yang didukung Vietnam. Pada 1990-an Kamboja mendapatkan kembali otonomi politik mereka dan mendirikan kembali pemerintahan konstitusional. Negara itu kemudian melembagakan pemilihan umum yang bebas. Sejak itu, perekonomian Kamboja terus meningkat.

Secara geografis, Kamboja berbatasan dengan Thailand di barat dan barat laut, dengan Laos di timur laut, dengan Vietnam di timur dan tenggara, dan di barat daya dengan Teluk Thailand. Negara ini membentang 450 kilometer dari utara ke selatan dan 580 kilometer dari timur ke barat. Secara keseluruhan, luasnya mencapai 181.035 kilometer persegi. Kamboja hanya memiliki wilayah perairan 2,5 persen.

Populasi penduduk Kamboja diperkirakan pada 2022 mencapai 16,7 juta jiwa. Jumlah tersebut naik dibandingkan sensus pada 2008, yakni 13,3 juta jiwa. Sementara kepadatannya mencapai 81,8 kilometer persegi. Sebanyak 97,6 persen penduduknya etnis Khmer. Sisanya: 1,2 persen Cham; 0,1 persen Vietnam; 0,1 persen Tionghoa; dan 1 persen lainnya. Agama mayoritas adalah Budha. Khmer merupakan bahasa resminya.

Pilihan editor: 6 Fakta Kasus TPPO Jual Beli Ginjal di Kamboja

 

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jokowi Tambah Stok Beras RI Satu Juta Ton untuk Hadapi Kekeringan

10 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbincang dengan pedagang saat kunjungan ke Pasar Bali Mester Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 19 September 2023. Kunjungan tersebut guna meninjau harga dan pasokan bahan pokok. Foto : Biro Setpres
Jokowi Tambah Stok Beras RI Satu Juta Ton untuk Hadapi Kekeringan

Jokowi menyatakan pemerintah sudah memiliki stok beras 1,6 juta ton dan masih akan menambah 1 juta ton lagi.


Jokowi: 250 Ribu Ton Beras Impor dari Kamboja dalam Perjalanan ke Indonesia

17 hari lalu

Presiden Jokowi meninjau pasokan beras di Gudang Bulog Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin, 10 April 2023. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Jokowi: 250 Ribu Ton Beras Impor dari Kamboja dalam Perjalanan ke Indonesia

Presiden Jokowi mengatakan beras impor sebanyak 350 ribu ton dari Kamboja akan segera masuk ke Indonesia.


Jokowi: Indonesia Jajaki Impor Beras dari India hingga Cina

17 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengecek stok beras di Gudang Bulog Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 11 September 2023. Jokowi didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Dirut Perum Bulog Budi Waseso dan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi. Istimewa
Jokowi: Indonesia Jajaki Impor Beras dari India hingga Cina

Indonesia menjajaki peluang untuk mengimpor beras dari India hingga Cina. Presiden Jokowi menyebut rencana tersebut bukan untuk waktu dekat.


Jokowi Bertemu PM Kamboja, Bahas Rencana Impor Beras 250 Ribu Ton

24 hari lalu

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi meninjau media center KTT ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat, 1 September 2023. ANTARA FOTO/MEDIA CENTER KTT ASEAN 2023/M Agung Rajasa
Jokowi Bertemu PM Kamboja, Bahas Rencana Impor Beras 250 Ribu Ton

Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri atau PM Kamboja Hun Manet di Istana Merdeka, Jakarta pada hari ini.


KTT ASEAN: Pertemuan Menlu ASEAN Dihadiri Dua Wajah Baru

25 hari lalu

Dari kiri : Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir, Menlu Filipina Enrique A. Manalo, Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Permanent Secretary Thailand Sarun Charoensuwan, Deputy Menlu Vietnam Do Hung Viet, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menlu Laos Saleumxay Kommasith, Menlu Brunei Darussalam Dato Erywan Pehin Yusof, Menlu Kamboja Sok Chenda Sophea, Menlu Timor Leste Bendito dos Santos Freitas, Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn berfoto bersama saat pembukaan Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin 4 September 2023. ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Aditya Pradana Putra
KTT ASEAN: Pertemuan Menlu ASEAN Dihadiri Dua Wajah Baru

Pertemuan menlu ASEAN atau AMM yang diselenggarakan sebagai rangkaian dari KTT ASEAN ke-43 diwarnai dua "wajah baru" dari Kamboja dan Thailand


Rencana Impor Beras dari Kamboja, Bapanas: Masih dalam Proses

27 hari lalu

Aktivitas pembongkaran beras impor dari Thailand di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin, 29 Mei 2023. Pemerintah telah mengalokasikan kuota impor beras sebanyak 2 juta ton sepanjang 2023 kepada Perum Bulog, sebanyak 500.000 ton di antaranya direalisasikan hingga Mei 2023. TEMPO/Tony Hartawan
Rencana Impor Beras dari Kamboja, Bapanas: Masih dalam Proses

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebut rencana impor beras dari Kamboja hingga kini masih dalam proses pembicaraan antara kedua negara.


Meta Tolak Rekomendasi Tangguhkan Eks PM Kamboja Hun Sen dari Facebook

29 hari lalu

Hun Sen berbicara pada konferensi pers di Majelis Nasional setelah pemungutan suara untuk mengukuhkan putranya, Hun Manet, sebagai perdana menteri Kamboja di Phnom Penh, Kamboja, 22 Agustus 2023. REUTERS/Cindy Liu
Meta Tolak Rekomendasi Tangguhkan Eks PM Kamboja Hun Sen dari Facebook

Meta Platforms menolak rekomendasi untuk menangguhkan akun Facebook mantan PM Kamboja Hun Sen karena menggunakan akun itu untuk mengancam lawannya.


Gantikan Ayahnya, Hun Manet Terpilih sebagai Perdana Menteri Kamboja yang Baru

38 hari lalu

Hun Manet, calon perdana menteri Kamboja, berjalan pada hari pemungutan suara parlemen untuk mengukuhkan perdana menteri berikutnya, di Phnom Penh, Kamboja, 22 Agustus 2023. REUTERS/Cindy Liu
Gantikan Ayahnya, Hun Manet Terpilih sebagai Perdana Menteri Kamboja yang Baru

Hun Manet, yang berpendidikan Barat, mendapat dukungan mayoritas Majelis Nasional dalam persidangan yang disiarkan langsung di televisi.


Kasus Pencucian Uang, Singapura Menyita Aset Hingga Rp11,2 Triliun

43 hari lalu

Aset sekitarUS$736 juta, termasuk kendaraan dan barang mewah, telah disita di tengah penyelidikan Kepolisian Singapura (SPF) yang sedang berlangsung terhadap aktivitas pencucian uang dan pemalsuan. Foto: Kepolisian Singapura
Kasus Pencucian Uang, Singapura Menyita Aset Hingga Rp11,2 Triliun

Polisi Singapura menangkap 10 warga asing dan menyita aset sekitar S$1 miliar atau sekitar Rp 11,2 triliun terkait pencucian uang


Bareskrim Lacak Aset 2 Buron Tersangka Robot Trading Net89 Hingga ke Luar Negeri

43 hari lalu

Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan memberikan keterangan terkait kasus penyelewengan dana umat Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta. Jumat, 29 Juli 2022. Whisnu Hermawan menyatakan keempat petinggi ACT Ahyudin, Ibnu Khajar, Heriyana Hermain, dan Novariyadi Imam Akbari ditahan oleh Bareskrim per hari ini. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bareskrim Lacak Aset 2 Buron Tersangka Robot Trading Net89 Hingga ke Luar Negeri

Bareskrim akan bekerja sama dengan PPATK untuk melacak aset tersangka buron Robot Trading Net89. Sejauh ini yang disita Rp 1,43 triliun.