Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penjarahan Jadi Beban Baru dalam Misi Penyelamatan Korban Gempa Turki

Editor

Ida Rosdalina

Seorang pria berdiri di antara kuburan masal korban gempa bumi di Kahramanmaras, Turki 9 Februari 2023. REUTERS/Suhaib Salem
Seorang pria berdiri di antara kuburan masal korban gempa bumi di Kahramanmaras, Turki 9 Februari 2023. REUTERS/Suhaib Salem
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPara relawan yang berjuang menemukan para penyintas yang kian sedikit di kota Antakya, Sabtu, 11 Februari 2023, mengatakan masalah penjarahan dan kebersihan menambah berat pekerjaan mereka dalam misi penyelamatna korban gempa Turki. .

Seorang penduduk, yang sedang mencari koleganya yang terkubur di bawah gedung runtuh, mengatakan ia menyaksikan penjarahan di hari pertama setelah gempa terjadi, Senin, sebelum meninggalkan kota menuju sebuah desa.

"Orang-orang menghancurkan jendela toko-toko dan mobil-mobil,” kata Mehmet Bok, 26 tahun, yang kini kembali ke Antakya dan sedang mencari rekan kerjanya di bawah reruntuhan.

Organisasi bantuan Jerman menangguhkan operasi penyelamatan di wilayah terdampak gempa itu, Sabtu, menyebutkan tentang masalah keamanan dan laporan tentang bentrokan antarkelompok dan tembakan senjata.

Anggota penyelamat lain, Gizem dari provinsi tenggara, Sanliurfa, mengatakan ia juga melihat penjarahan di hari keempat berada di Antakya.

“Kami tidak bisa ikut campur karena sebagian besar penjarah membawa pisau. Mereka menangkap seorang penjarah hari ini, orang mengejarnya,” katanya di kota di mana ada kehadiran banyak polisi dan militer yang mengarahkan lalu lintas, membantu para petugas penyelamat dan membagikan makanan.

Otoritas Turki tidak berkomentar tentang kerusuhan apa pun, tetapi Presiden Tayyip Erdogan, Sabtu, mengatakan pemerintah akan menindak keras para penjarah dan pelaku kejahatan lain. Janji Erdogan terbukti. Otoritas Turki dikabarkan telah menahan 48 tersangka penjarah. Para tersangka ini ditahan di delapan provinsi berbeda sebagai bagian investigasi penjarahan setelah gempa bermagnitudo 7,8 mengguncang wilayah ini, Senin, kata kantor berita Anadolu.

Gizem menggambarkan Antakya sebagai sebuah tempat kematian dan kehancuran ketika ia tiba. "Kami tidak dapat menahan air mata,” katanya ketika sirene ambulans bergema dari kejauhan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Jika orang-orang tidak mati di sini di bawah reruntuhan, mereka akan mati karena luka. Jika tidak, mereka akan mati karena infeksi. Tidak ada toilet di sini. Sebuah masalah besar,” katanya, sambil menambahkan mereka tidak punya cukup kantong untuk membungkus jenazah. “Mayat-mayat bergelimpangan di jalan-jalan, hanya ditutup selimut.”

Penduduk kota mengenakan masker untuk menutup aroma kematian.

Yang lain menyuarakan keprihatinan akan kebersihan, terutama jumlah toilet yang tidak memadai. Ada antrean panjang di toilet-toilet sementara tetapi banyak orang mengatakan mereka hanya mencari tempat tersembunyi, yang menyebabkan keluhan tentang bau busuk.

“Saya rasa saat ini yang paling kami butuhkan adalah produk-produk kebersihan. Kami memiliki masalah toilet. Saya takut penyakit akan menyebar,” kata seorang pria, yang menolak memberikan namanya dan yang berangkat dari Antalya untuk membantu operasi pencarian.

HIngga berita ini diturunkan, jumlah kematian akibat gempa yang telah tercatat di Turki dan Suriah setidaknya 28.000.  

REUTERS

Pilihan Berita: 67 WNI Ditangkap di Malaysia, Tinggal di Pemukiman Ilegal

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Turki Penjarakan Remaja 16 Tahun karena Gambar Kumis di Poster Erdogan

2 hari lalu

Presiden Turki, Tayyip Erdogan. REUTERS/Murad Sezer
Turki Penjarakan Remaja 16 Tahun karena Gambar Kumis di Poster Erdogan

Seorang remaja berusia 16 tahun ditahan karena mencorat-coret poster kampanye Erdogan di Pemilu Turki.


Presiden Erdogan Umumkan Nama Pejabat Kabinet Baru Turki

2 hari lalu

Presiden Turki, Tayyip Erdogan. REUTERS/Murad Sezer
Presiden Erdogan Umumkan Nama Pejabat Kabinet Baru Turki

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membentuk kabinet baru pemerintahan pada Sabtu, 3 Juni 2023. Simak selengkapnya berikut ini:


Erdogan Umumkan Susunan Kabinet, Hampir Semua Menteri Diganti

5 hari lalu

Erdogan Umumkan Susunan Kabinet, Hampir Semua Menteri Diganti

Usai dilantik sebagai Presiden Turki, Erdogan langsung mengumumkan susunan kabinet baru. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Menkeu Turki.


Hari Ini, Erdogan Dilantik Sebagai Presiden Turki

5 hari lalu

Presiden Turki, Tayyip Erdogan. REUTERS/Murad Sezer
Hari Ini, Erdogan Dilantik Sebagai Presiden Turki

Erdogan menjadi pemimpin terlama Turki setelah memenangi pemilu putaran kedua dengan dukungan 52,2%.


Detik-detik Kecelakaan Kereta Maut di India yang Tewaskan 233 Orang

6 hari lalu

Orang-orang berdiri di samping gerbong yang rusak setelah dua kereta penumpang bertabrakan di distrik Balasore di negara bagian timur Odisha, India, 3 Juni 2023. REUTERS/Stringer
Detik-detik Kecelakaan Kereta Maut di India yang Tewaskan 233 Orang

Kecelakaan kereta api di Distrik Balasore, Negara Bagian Odisha, India, pada Jumat malam waktu setempat, ternyata melibatkan tiga kereta


Kecelakaan Kereta Maut di India: Sedikitnya 207 Orang Tewas dan 900 Terluka

6 hari lalu

Tabrakan maut dua kereta, di Balasore, India 2 Juni 2023, dalam tangkapan layar ini diperoleh dari sebuah video. ANI/Reuters TV via REUTERS
Kecelakaan Kereta Maut di India: Sedikitnya 207 Orang Tewas dan 900 Terluka

Ini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di India dalam lebih dari satu dekade.


Sekjen NATO Datangi Turki, Bahas Keanggotaan Swedia dengan Erdogan

6 hari lalu

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. REUTERS/Heiko Becker
Sekjen NATO Datangi Turki, Bahas Keanggotaan Swedia dengan Erdogan

NATO melobi Turki agar menerima keanggotaan Swedia. Sekjen NATO langsung menemui Erdogan.


Rekam Jejak Erdogan Selama 20 Tahun, Pernah Dihukum Karena Menghasut Kebencian

7 hari lalu

Rekam Jejak Erdogan Selama 20 Tahun, Pernah Dihukum Karena Menghasut Kebencian

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada awal 2023 menandai 20 tahun kekuasaannya. Ia pernah menjabat perdana menteri sebelum menjadi presiden.


Di Belakang 3 Periode Presiden Turki Erdogan Ada Emine Erdogan, Ini Profilnya

9 hari lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan, didampingi oleh istrinya Emine Erdogan, menyapa para pendukungnya di markas Partai AK di Ankara, Turki 15 Mei 2023. REUTERS/Umit Bektas
Di Belakang 3 Periode Presiden Turki Erdogan Ada Emine Erdogan, Ini Profilnya

Emine Erdogan, sebagai istri dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, telah menjadi sosok yang luar biasa dalam perjalanan politik Turki.


5 Kunci Kemenangan Erdogan di Pemilu Turki 2023

9 hari lalu

5 Kunci Kemenangan Erdogan di Pemilu Turki 2023

Apa yang sebenarnya menjadi kunci kemenangan Erdogan di Pemilu Turki 2023? Simak penjabaran berikut dilansir dari npr.org.