Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

AS Beri Pengarahan 40 Negara tentang Insiden Balon Mata-mata China

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Pelaut yang ditugaskan ke Explosive Ordnance Disposal Group 2 menemukan balon mata-mata yang dicurigai milik Cina, di perairan teritorial AS di lepas pantai Pantai Myrtle, Carolina Selatan, AS, 5 Februari 2023. U.S. Fleet Forces/U.S. Navy photo/Handout via REUTERS
Pelaut yang ditugaskan ke Explosive Ordnance Disposal Group 2 menemukan balon mata-mata yang dicurigai milik Cina, di perairan teritorial AS di lepas pantai Pantai Myrtle, Carolina Selatan, AS, 5 Februari 2023. U.S. Fleet Forces/U.S. Navy photo/Handout via REUTERS
Iklan
Washington mengatakan balon tersebut dikendalikan oleh militer China, Tentara Pembebasan Rakyat.

Para diplomat yang menghadiri pengarahan di Beijing mengatakan mereka diberitahu bahwa panel-panel surya pada balon tersebut berarti bahwa balon itu membutuhkan lebih banyak tenaga dibandingkan sebuah balon cuaca, dan bahwa jalur penerbangannya tidak mengikuti dengan pola angin alamiah. Para pejabat AS mengatakan balon itu dilengkapi dengan kemudi dan baling-baling.

“Berdasarkan pengarahan AS, pemahaman kami sendiri tentang balon-balon tersebut dan fakta bahwa China sejauh ini telah menolak memberikan nama perusahaan atau entitas pemilik balon ini, kami sulit mempercayai bahwa ini adalah sebuah balon cuaca sipil,” kata seorang diplomat pertahanan dari negara Asia yang berbasis di Beijing.

Informasi ini sama dengan apa yang telah dibagikan Pentagon dengan wartawan sejak akhir pekan, yang mengatakan balon-balon itu bagian dari armada udara China yang juga telah melanggar kedaulatan negara-negara lain.

Washington Post melaporkan bahwa meskipun analis masih belum tahu seberapa besar armada balon tersebut, seorang pejabat AS mengatakan bahwa telah ada “puluhan” misi sejak 2018 dan bahwa balon-balon itu menggunakan teknologi yang digunakan oleh sebuah perusahaan swasta China.

REUTERS

Pilihan Editor: Rusia Minta Kedutaan Besar Amerika di Moskow Setop Sebarkan Berita Palsu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Profil Julian Assange, Pendiri Wikileaks, dan Pertarungan Hukum

4 jam lalu

Orang-orang mengambil bagian dalam protes di luar kedutaan AS di Brussels ketika banding terakhir pendiri WikiLeaks Julian Assange terhadap ekstradisinya ke AS disidangkan di London,
Profil Julian Assange, Pendiri Wikileaks, dan Pertarungan Hukum

Julian Assange akan mengaku bersalah karena melanggar hukum spionase AS dalam sebuah kesepakatan yang akan mengakhiri masa tahanannya.


Pendiri WikiLeaks Julian Assange Bebas dari Penjara

4 jam lalu

Pendiri WikiLeaks Julian Assange memegang dokumen di lokasi yang disebutkan di London, Inggris, dalam gambar diam dari video yang dirilis 25 Juni 2024.
Pendiri WikiLeaks Julian Assange Bebas dari Penjara

Julian Assange mencapai kesepakatan dengan Departemen Kehakiman AS, yang membebaskan dia setelah mendekam lebih dari satu dekade di penjara.


Suplai Senjata ke Taiwan, Cina Jatuhkan Sanksi ke Lockheed Martin

9 jam lalu

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning. ANTARA
Suplai Senjata ke Taiwan, Cina Jatuhkan Sanksi ke Lockheed Martin

Beijing menjatuhkan sanksi kepada perusahaan keamanan dan kedirgantaraan asal Amerika Serikat (AS) Lockheed Martin karena suplai senjata ke Taiwan


Dilarang AS, Kaspersky Akan Ambil Langkah Hukum

1 hari lalu

Logo Kaspersky di meja penerima tamu di kantor Kaspersky, Kaspersky merupakan salah satu pembuat anti virus paling terkenal di dunia. Moskow, 9 Desember 2014. GETTY.
Dilarang AS, Kaspersky Akan Ambil Langkah Hukum

Kaspersky menyatakan tidak terlibat dalam aktivitas yang mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.


Gedung Putih Waswas soal Rencana Pidato Benjamin Netanyahu di Kongres Amerika Serikat

1 hari lalu

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato dalam pembukaan kedutaan besar Guatemala, Yerusalem, 16 Mei 2018. [Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu gestures as he speaks during the dedication ceremony of the embassy of Guatemala in Jerusalem, May 16, 2018. [REUTERS/Ronen Zvulun/Pool]
Gedung Putih Waswas soal Rencana Pidato Benjamin Netanyahu di Kongres Amerika Serikat

Benjamin Netanyahu dikhawatirkan akan menggunakan kesempatan pidatonya di Kongres Amerika Serikat untuk mengkritik Joe Biden


Kampanye Donald Trump untuk Jadi Presiden Amerika Serikat Janjikan Green Card Bagi Mahasiswa Asing, Apa Itu?

1 hari lalu

Mantan Presiden AS Donald Trump menghadiri persidangan dirinya, Trump Organization, dan pihak lain dalam kasus penipuan perdata yang diajukan oleh Jaksa Agung negara bagian Letitia James, di gedung pengadilan Manhattan, di New York City, AS, 2 Oktober 2023. Jaksa Agung Letitia James menuntut denda setidaknya 250 juta dollar AS, larangan permanen terhadap Trump dan putranya Donald Jr dan Eric menjalankan bisnis di New York, serta larangan real estate komersial selama lima tahun terhadap Trump dan Trump Organization. REUTERS/Brendan McDermid/Pool
Kampanye Donald Trump untuk Jadi Presiden Amerika Serikat Janjikan Green Card Bagi Mahasiswa Asing, Apa Itu?

Penjelasan Green Card yang dijanjikan Donald Trump kepada mahasiswa asing menjadi isu dalam kontestasi pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024.


Indonesia Masuk 5 Besar Negara yang Catat Penurunan Emisi Energi 2023

1 hari lalu

Ilustrasi PLTU. Antaranews.com
Indonesia Masuk 5 Besar Negara yang Catat Penurunan Emisi Energi 2023

Indonesia bersama Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan mencatat penurunan emisi energi pada tahun 2023.


Iran Akan Luncurkan 2 Satelit pada Juli Nanti, Mengapa Amerika Serikat Khawatir?

1 hari lalu

Satelit militer pertama bernama Noor diluncurkan ke orbit oleh Iran, di Semnan, Iran 22 April 2020.(WANA/SEPAH NEWS VIA REUTERS)
Iran Akan Luncurkan 2 Satelit pada Juli Nanti, Mengapa Amerika Serikat Khawatir?

Iran akan meluncurkan 2 satelit pada Juli. Negara Barat seperti Amerika Serikat selalu khawatir ia akan digunakan untuk meluncurkan senjata nuklir.


Amerika Serikat Hadapi Bolivia di Laga Pertama Copa America 2024, Yunus Musah Bicara Kekuatan Tim Tuan Rumah

2 hari lalu

Yunus Musah. Instagram
Amerika Serikat Hadapi Bolivia di Laga Pertama Copa America 2024, Yunus Musah Bicara Kekuatan Tim Tuan Rumah

Sebelum tampil di Copa America 2024, tim tuan rumah Amerika Serikat bermain imbang 1-1 melawan Brasil dalam laga persahabatan untuk pemanasan.


Sempat Mandek, Qatar Lanjutkan Upaya Mediasi Gencatan Senjata Hamas dan Israel

2 hari lalu

Perdana Menteri Qatar dan Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Bin Jassim Al Thani berbicara saat konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, di Doha, Qatar 25 Oktober 2023. REUTERS/Imad Creidi
Sempat Mandek, Qatar Lanjutkan Upaya Mediasi Gencatan Senjata Hamas dan Israel

Perdana Menteri Qatar mengatakan upaya negosiasi gencatan senjata antara Hamas dan Israel berlanjut tanpa gangguan selama beberapa hari terakhir.