Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

image-gnews
Seorang prajurit Ukraina melihat, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Bakhmut, wilayah Donetsk, Ukraina 27 Januari 2023. REUTERS/Yan Dobronosov
Seorang prajurit Ukraina melihat, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Bakhmut, wilayah Donetsk, Ukraina 27 Januari 2023. REUTERS/Yan Dobronosov
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini. 

“Situasi di garis depan tidak stabil. Saya dapat mengatakan bahwa sekitar 25 daerah berada di bawah kendali Federasi Rusia sekarang,” kata Vitaly Ganchev, kepala pemerintahan wilayah itu yang ditunjuk Rusia, seperti dikutip kantor berita Tass, Selasa, 31 Januari 2023.

Menurut Ganchev, "situasi di sana sulit, tentu saja," dengan penembakan tak henti-hentinya dari Ukraina.

Pada 10 September 2022, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pengelompokan kembali pasukan Rusia di dekat Balakleya dan Izyum di Wilayah Kharkiv untuk meningkatkan upaya di Donbass.

Administrasi militer-sipil di kawasan itu mendesak penduduk setempat untuk mengungsi ke Rusia. Ganchev mengatakan sebelumnya bahwa sekitar 70.000 orang telah meninggalkan wilayah tersebut, dengan sebagian besar dari mereka saat ini tinggal di wilayah Belgorod dan Voronezh, Wilayah Krasnodar selatan Rusia dan Republik Rakyat Lugansk (LPR).

Tekanan gencar Rusia ini terjadi setelah Barat setuju mengirim tank canggih ke Ukraina, namun AS menolak memberikan jet tempur F-16 seperti diminta Presiden Volodymyr Zelensky.

Zelensky mengatakan, Rusia mulai membalas dendam atas perlawanan Ukraina terhadap invasi dengan serangan tanpa henti di timur.

Ia memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa Moskow bertujuan untuk meningkatkan serangannya setelah sekitar dua bulan mandeg di sepanjang garis depan yang membentang melintasi selatan dan timur.

Ukraina mendapat dorongan besar minggu lalu ketika Jerman dan Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk menyediakan tank berat, mengakhiri kebuntuan diplomatik selama berminggu-minggu terkait masalah tersebut.

Rusia rebut benteng Ukraina

Meskipun tidak ada tanda-tanda serangan baru Rusia yang lebih luas, administrator bagian provinsi Donetsk timur Ukraina yang dikuasai Rusia, Denis Pushilin, mengatakan pasukan Rusia telah mengamankan pijakan di Vuhledar, sebuah kota pertambangan batu bara yang reruntuhannya merupakan benteng pertahanan Ukraina sejak awal perang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pushilin mengatakan bahwa meskipun mengalami "kerugian besar", pasukan Ukraina mengkonsolidasikan posisi di fasilitas industri.

Pushilin mengatakan pasukan Ukraina mengirim bala bantuan ke Bakhmut, Maryinka dan Vuhledar, kota-kota yang membentang dari utara ke selatan tepat di sebelah barat kota Donetsk.

Kantor berita negara Rusia Tass mengutip dia mengatakan pasukan Rusia membuat kemajuan di sana, tetapi "tidak jelas, yaitu, di sini ada pertempuran untuk memperebutkan setiap meter."

Analis militer Ukraina Oleh Zhdanov mengatakan Ukraina masih menguasai Maryinka dan Vuhledar, di mana serangan Rusia kurang intens pada Senin.

Penasihat Pushilin, Yan Gagin, mengatakan para pejuang dari pasukan tentara bayaran Rusia Wagner telah menguasai sebagian jalan pasokan menuju Bakhmut, sebuah kota yang telah menjadi fokus Moskow selama berbulan-bulan.

Sehari sebelumnya, kepala Wagner mengatakan para pejuangnya telah mengamankan Blahodatne, sebuah desa di utara Bakhmut, meskipun Kyiv mengatakan telah menangkis serangan di sana.

Di wilayah Zaporizhzhia tengah dan di wilayah Kherson selatan, pasukan Rusia menembaki lebih dari 40 permukiman, kata Staf Umum Ukraina. Sasaran termasuk kota Kherson, di mana ada korban jiwa.

Rusia juga melancarkan empat serangan roket ke Ochakiv di Mykolaiv selatan, kata tentara, pada hari Zelensky bertemu dengan perdana menteri Denmark di kota Mykolaiv, di timur laut.

TASS. REUTERS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Top 3 Dunia: Cina Ogah Campuri Hubungan Rusia-Korut hingga Makan Gratis Jepang

4 jam lalu

Seorang siswa menyantap makan siang gratis mereka di SMP Senju Aoba di Tokyo, Jepang 29 Juni 2022. REUTERS/Issei Kato
Top 3 Dunia: Cina Ogah Campuri Hubungan Rusia-Korut hingga Makan Gratis Jepang

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 22 Juni 2024 diawali Cina yang menolak mengomentari kesepakatan Rusia-Korea Utara


PM Hungaria: Sia-sia Upaya Negara Barat dan NATO Ingin Kalahkan Rusia di Ukraina

17 jam lalu

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Yuri Kochetkov/Pool via REUTERS/File Photo
PM Hungaria: Sia-sia Upaya Negara Barat dan NATO Ingin Kalahkan Rusia di Ukraina

PM Hungaria Viktor Orban menilai upaya Barat dan NATO untuk mengalahkan Rusia dalam perang di Ukraina akan sia-sia dan malah harus membayar mahal


Jerman Tangkap Warga Rusia, Ukraina dan Armenia atas Tuduhan Mata-mata

18 jam lalu

Petugas polisi Jerman bekerja selama penggerebekan. (File photo: Reuters)
Jerman Tangkap Warga Rusia, Ukraina dan Armenia atas Tuduhan Mata-mata

Jerman menangkap tiga pria - seorang Rusia, seorang Ukraina dan seorang Armenia - karena dicurigai menjadi mata-mata untuk badan intelijen asing.


Kremlin: Rusia Terbuka untuk Berdialog dengan AS, Termasuk Soal Ukraina

21 jam lalu

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS
Kremlin: Rusia Terbuka untuk Berdialog dengan AS, Termasuk Soal Ukraina

Kremlin menekankan pentingnya dialog antara Rusia dan AS mengenai masalah global yang menumpuk.


Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

1 hari lalu

Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

Kementerian luar negeri Korea Selatan memanggil duta besar Rusia sebagai protes atas perjanjian antara Rusia dan Korea Utara


Vladimir Putin Tahu Alasan Ukraina Minta Tentara Rusia Ditarik

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memberi isyarat di atas panggung dalam sebuah acara bersama Presiden Vietnam To Lam, yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Tahu Alasan Ukraina Minta Tentara Rusia Ditarik

Vladimir Putin menyebut permintaan Ukraina agar tentara Rusia ditarik hanyalah rencana Kyev untuk tetap berkuasa.


Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

2 hari lalu

Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

Komentar Putin muncul setelah Korea Selatan mengatakan akan mempertimbangkan pasokan senjata ke Ukraina.


Moskow Dilanda Wabah Botulisme 121 Orang Dirawat, Apa Penyebab dan Gejala Penyakit Ini?

2 hari lalu

Orang-orang berjalan melintasi Lapangan Merah dekat Katedral St. Basil dan Menara Spasskaya Kremlin di Moskow tengah, Rusia. REUTERS/Evgenia Novozhenina
Moskow Dilanda Wabah Botulisme 121 Orang Dirawat, Apa Penyebab dan Gejala Penyakit Ini?

Ibu Kota Rusia Moskow dilanda wabah Botulisme, menyebabkan 121 orang perlu perawatan medis. Apa penyebab dan pencegahan Botulisme?


Warga Negara Ganda Rusia-AS Diadili atas Dugaan Menyumbang Dana untuk Tentara Ukraina

2 hari lalu

ilustrasi penjara
Warga Negara Ganda Rusia-AS Diadili atas Dugaan Menyumbang Dana untuk Tentara Ukraina

Ksenia Karelina, warga negara ganda Rusia-AS, diadili di Rusia atas tuduhan mengirimkan uang untuk tentara Ukraina melalui organisasi nirlaba di New York.


Dewan Eropa: Warga Ukraina Diperlakukan Lebih Baik Daripada Pengungsi Perang Lainnya

2 hari lalu

Pengungsi asal Mariupol unjuk rasa menentang referendum di wilayah yang diduduki Rusia di Kyiv, Ukraina 24 September 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Dewan Eropa: Warga Ukraina Diperlakukan Lebih Baik Daripada Pengungsi Perang Lainnya

Komisi antirasisme Dewan Eropa menyerukan negara Eropa memperlakukan sama antar sesama pengungsi perang, bukan mengistimewakan warga Ukraina saja.