Republik Demokratik Kongo Catat Ada 272 Warga Sipil Tewas dalam Pembantaian

Reporter

Aktivis Kongo menyalakan lilin untuk mengenang warga sipil yang tewas dalam konflik antara Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) dan pasukan pemberontak, di Goma, di provinsi Kivu Utara Republik Demokratik Kongo 5 Desember 2022. REUTERS/Arlette Bashizi

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Republik Demokratik Kongo pada Senin, 5 Desember 2022, mengkonfirmasi ada 272 warga sipil yang tewas dalam pembantaian di wilayah timur Kota Kishishe pada pekan lalu. Sebelumnya jumlah korban tewas diperkirakan 50 orang.

Pemerintah menyalahkan pembunuhan itu dilakukan kelompok pemberontak M23. namun tuduhan itu dibantah. Republik Demokratik Kongo juga mengatakan para pemberontak didukung tentara Rwanda, di mana tuduhan ini sering dilakukan Republik Demokratik Kongo secara konsisten dibantah Rwanda.

Baca juga: Penjualan Senjata Global Naik Jadi US$592 Miliar pada 2021

Rwanda belum memberikan komentar terkait kasus ini dan tuduhan Republik Demokratik Kongo. Tentara Kongo, kelompok pemberontak M23, dan milisi pimpinan Tutsi, terlibat dalam pertempuran selama berbulan-bulan di wilayah timur Kongo itu.

Pembantaian terhadap warga sipil Republik Demokratik Kongo diduga terjadi pada 29 November 2022 di Kishishe, Provinsi Kivu Utara. Jumlah korban tewas diumumkan Menteri Perindustrian Republik Demokratik Kongo Julien Paluku, yang didampingi Juru bicara Pemerintah Republik Demokratik Kongo, Patrick Muyaya.

"Saya belum bisa memberikan rincian serangan itu. Penyidikan sudah dibuka oleh Kejaksaan Agung dan kami menunggu hasil dari penyidik. Yang kami tahu adalah anak-anak ikut dibunuh di gereja Advent dan rumah sakit," kata Muyaya.

PBB mengatakan pada pekan lalu menerima laporan tentang sejumlah besar korban warga sipil selama bentrokan antara M23 dan milisi lokal di Kishishe. Akan tetapi, PBB saat itu belum memberikan angka jumlah korban tewas.

Sedangkan kelompok pemberontak M23 mengatakan ada 21 anggota yang tewas dari koalisi musuh, dan delapan warga sipil tewas akibat peluru nyasar.

Tim ahli dari PBB mengatakan mereka sudah mengantongi ada bukti kuat kalau tentara Rwanda ikut bertempur di samping kelompok pemberontak M23. Militer Rwanda juga ikut menyediakan senjata dan dukungan, namun laporan tim ahli PBB itu dibantah Rwanda.

Para pemimpin di Kongo dan Rwanda telah bertemu beberapa kali untuk mencoba menyelesaikan krisis, termasuk pertemuan baru-baru ini di Luanda. Dalam kesempatan itu, kedua negara menyepakati gencatan senjata. Namun nyatanya, pertempuran masih berlanjut sejak itu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan pada Senin, 5 Desember 2022, bahwa pihaknya telah melakukan percakapan yang produktif dengan Presiden Rwanda Paul Kagame tentang perlunya perdamaian dan keamanan di wilayah timur Republik Demokratik Kongo.

"Amerika Serikat mendesak Rwanda untuk menghormati komitmen yang dibuat di Luanda, termasuk mengakhiri dukungan Rwanda untuk M23," tulis Blinken di Twitter.

Akan tetapi, Menteri Luar Negeri Rwanda Vincent Biruta mengatakan ada perbedaan pemahaman tentang masalah ini. Menurutnya, kelompok radikal M23 tidak boleh disamakan dengan Rwanda. Ini bukan masalah Rwanda yang harus diselesaikan.

Reuters | Nugroho Catur Pamungkas

Baca juga: Moskow Kecolongan, Drone Ukraina Serang Pangkalan Udara Nuklir Rusia

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Polda Metro Tetapkan Tersangka Mahasiswa UI yang Meninggal, Azas: Belajarlah dari Kasus Tabrakan Cianjur

13 jam lalu

Polda Metro Tetapkan Tersangka Mahasiswa UI yang Meninggal, Azas: Belajarlah dari Kasus Tabrakan Cianjur

Penetapan tersangka mahasiswa Universitas Indonesia atau mahasiswa UI, Hasya Attalah Syaputra, menuai banyak protes.


5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

4 hari lalu

5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

Konsulat Jenderal Cina di San Francisco memastikan lima warganya masuk dalam daftar korban penembakan di California.


9 Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel

4 hari lalu

9 Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel

Otoritas di Palestina mengungkap militer Israel membunuh tujuh warga Palestina bersenjata dan dua warga sipil dalam sebuah penggeledahan di Tepi Barat


2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

4 hari lalu

2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

Ada dua cara yang digunakan Wowon serial killer cs untuk jaring korban


TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

4 hari lalu

TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

Korban tidak dapat apa-apa dari janji kekayaan instan oleh Wowon serial killer cs.


2 Gereja di Spanyol Diserang, Satu Orang Tewas

5 hari lalu

2 Gereja di Spanyol Diserang, Satu Orang Tewas

Seorang laki-laki bersenjatakan parang menyerang beberapa orang di dua gereja berbeda di kota pelabuhan selatan Algeciras, Spanyol.


Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

6 hari lalu

Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

Polda Metro Jaya melakukan penelusuran aset (asset tracing) terhadap para pelaku terduga pembunuh berantai Wowon Serial Killer cs.


Memanas, Militer Rwanda Tembak Jet Tempur Kongo

6 hari lalu

Memanas, Militer Rwanda Tembak Jet Tempur Kongo

Rwanda menyebut ini merupakan insiden ketiga saat jet tempur Republik Demokratik Kongo melanggar wilayah udaranya


Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

6 hari lalu

Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

Halimah merupakan salah satu korban pembunuhan berantai dengan tersangka Wowon Erawan alias Aki yang juga dikenal sebagai Wowon Serial Killer.


Sandiwara Tokoh Fiktif Aki Banyu dalam Kasus Wowon Serial Killer

6 hari lalu

Sandiwara Tokoh Fiktif Aki Banyu dalam Kasus Wowon Serial Killer

Polisi mengungap figur fiktif bernama Aki Banyu dalam Wowon Serial Killer. Aki Banyu adalah Wowon, perannya memerintahkan melakukan pembunuhan dan memerintahkan korban penipuan melompat ke laut jika ingin sukses.