Korea Utara: Sanksi Korea Selatan akan Picu Lebih Banyak Permusuhan

Reporter

Kim Yo Jong, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Mausoleum Ho Chi Minh di Hanoi, Vietnam 2 Maret 2019. Berdasarkan sistem dinasti, ia berpotensi menjadi pemimpin Korea Utara menggantikan kakaknya. REUTERS/Jorge Silva

TEMPO.CO, Jakarta -Korea Utara pada Kamis 24 November 2022 mengecam upaya Seoul untuk memberlakukan sanksi tambahan terhadap Pyongyang setelah peluncuran rudalnya.

Baca juga: Rudal Korut Dipermasalahkan, Adik Kim Jong Un: PBB Standar Ganda

Seperti dilansir Reuters mengutip laporan media pemerintah KCNA, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, menyebut Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dan pemerintahannya "bodoh" meniru Amerika Serikat (AS).

Kim Yo Jong memperingatkan bahwa sanksi dan tekanan akan menambah "permusuhan dan kemarahan" Korut.

"Jika mereka berpikir mereka dapat melarikan diri dari situasi bahaya saat ini melalui 'sanksi', mereka pasti benar-benar bodoh karena mereka tidak tahu caranya hidup damai dan nyaman," kata Kim Yo Jong dalam pernyataan tersebut.

Ia menyebut Yoon dan pemerintahannya sebagai "anjing liar yang berlari" mengejar tulang yang diberikan oleh AS.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Selasa mengatakan mereka sedang meninjau sanksi independen terhadap Pyongyang. Mereka mengatakan sanksi terhadap sektor siber termasuk di antara yang dipertimbangkan jika Pyongyang mendorong uji coba nuklir.

Korut telah melakukan peluncuran rudal balistik dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun ini. Selama berbulan-bulan, Washington mengatakan bahwa Korut  kapan saja dapat melakukan uji coba bom nuklir, yang pertama sejak 2017.

Kementerian Unifikasi Korsel, yang menangani urusan antar-Korea, mengeluarkan pernyataan atas komentar "menyedihkan" yang menargetkan pemimpin Korsel.

"Kami sangat menyayangkan sikap (Korut) yang berusaha mengalihkan kesalahan kepada kami, ketika ketegangan yang terjadi di Semenanjung Korea saat ini disebabkan oleh provokasi rudal Korut yang berulang," kata kementerian itu dalam pernyataan tersebut.

AS telah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk meminta pertanggungjawaban Korut atas uji coba rudalnya dalam satu suara, saat badan yang beranggotakan 15 anggota itu telah terpecah belah tentang bagaimana menangani Pyongyang dalam beberapa tahun terakhir.

Meski China dan Rusia mendukung sanksi yang lebih ketat setelah uji coba nuklir terakhir Pyongyang pada 2017, pada Mei mereka memveto dorongan yang dipimpin AS untuk lebih banyak hukuman PBB atas peluncuran rudal terbaru Korut.

Baca juga: Korea Selatan Gandeng Rusia dan Cina Kerja Sama untuk Bujuk Korea Utara

REUTERS






RI Buka Peluang Magang ke Korea Selatan

1 jam lalu

RI Buka Peluang Magang ke Korea Selatan

Indonesia telah meneken nota kesepahaman mengenai magang dengan Korean Federation Small Business atau KSFB.


Begini Ekspresi Tiga Member BTS, J-Hope, Suga, dan Namjoon Usai Korea Masuk Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

4 jam lalu

Begini Ekspresi Tiga Member BTS, J-Hope, Suga, dan Namjoon Usai Korea Masuk Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Tiga member Bangtan Boys atau BTS, yakni J-Hope, Suga, dan Kim Namjoon turut merayakan keberhasilan Korea Selatan masuk ke babak 16 besar Piala Dunia.


Swiss Bekukan Aset Rusia Senilai Rp 122 Triliun

23 jam lalu

Swiss Bekukan Aset Rusia Senilai Rp 122 Triliun

Di antara aset yang dibekukan itu adalah 15 unit properti milik lembaga dan individu asal Rusia yang masuk daftar sanksi


Profil Red Velvet: Grup Vokal Korea Selatan yang Makin Kondang dengan Lagu Birthday

1 hari lalu

Profil Red Velvet: Grup Vokal Korea Selatan yang Makin Kondang dengan Lagu Birthday

Lagu Birthday Red Velvet memuncak di Bugs dan menduduki peringkat tinggi di berbagai chart musik domestik lainnya


3 Hal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan Musim Dingin di Korea Selatan

1 hari lalu

3 Hal yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan Musim Dingin di Korea Selatan

Musim dingin di Korea Selatan biasanya berlangsung dari Desember hingga Februari mendatang.


Profil ENHYPEN, Grup Vokal Korea Selatan yang akan Konser di Jakarta pada Maret 2023

2 hari lalu

Profil ENHYPEN, Grup Vokal Korea Selatan yang akan Konser di Jakarta pada Maret 2023

ENHYPEN adalah boyband K-pop pertama yang dibuat oleh Belift Lab


Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Pertahanan, Korea Selatan Kerahkan Jet Tempur

2 hari lalu

Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Pertahanan, Korea Selatan Kerahkan Jet Tempur

Korea Selatan membalas Rusia dan China dengan mengirimkan jet tempur ke zona pertahanan.


Tersangka Pembunuh Anak dalam Koper Muncul di Pengadilan Selandia Baru

3 hari lalu

Tersangka Pembunuh Anak dalam Koper Muncul di Pengadilan Selandia Baru

Tersangka wanita yang diekstradisi dari Korea Selatan, muncul di pengadilan Selandia Baru atas tuduhan pembunuhan anaknya yang ditemukan dalam koper


Aktor Ryu Seung Ryong Luapkan Kejengkelan ke Wasit Korea vs Ghana, Ini Karier FIlmnya

3 hari lalu

Aktor Ryu Seung Ryong Luapkan Kejengkelan ke Wasit Korea vs Ghana, Ini Karier FIlmnya

Ryu Seung Ryong menarik perhatian saat ikut memberikan komentar buruk kepada wasit di pertandingan Korea Selatan melawan Ghana.


Yoon Suk-yeol Siap Bertindak Tegas Jika Korea Utara Ngotot Uji Coba Lagi Senjata

3 hari lalu

Yoon Suk-yeol Siap Bertindak Tegas Jika Korea Utara Ngotot Uji Coba Lagi Senjata

Yoon Suk-yeol mengungkap dia dan mitra-mitra Korea Selatan siap merespon Korea Utara dengan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.