Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ukraina Diperpanjang Empat Bulan

Reporter

Sebuah tongkang yang membawa gandum Ukraina ditambatkan untuk dibongkar di terminal gandum COMVEX di pelabuhan Constanta, di Constanta, Rumania, 1 Agustus 2022. Foto Inquam/George Calin via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Para pejabat Ukraina dan Turki pada Kamis 17 November 2022 mengatakan bahwa kesepakatan yang memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijiannya melalui Laut Hitam diperpanjang empat bulan lagi.

Dalam cuitan yang mengumumkan perpanjangan itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa Ukraina, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan "membuat keputusan penting dalam perang global melawan krisis pangan."

Seperti dilansir Al Jazeera, perpanjangan itu hanya beberapa hari sebelum kesepakatan awal yang ditengahi Turki dan PBB pada Juli akan berakhir pada Sabtu pekan ini. Keputusan ini juga memungkinkan dimulainya kembali pengiriman gandum dan biji-bijian lain yang telah terganggu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Baca juga: Kesepakatan Ekspor Gandum Ukraina Dilanjutkan setelah Ditangguhkan Rusia

Inisiatif Gandum Laut Hitam tersebut telah memfasilitasi ekspor 11 juta metrik ton gandum Ukraina. Dua pertiga dari jumlah itu dikirim ke negara-negara berkembang.

Guterres mengatakan bahwa kesepakatan itu akan berlanjut selama 120 hari dengan persetujuan Kyiv dan Moskow.

“Saya menyambut baik kesepakatan semua pihak untuk melanjutkan inisiatif biji-bijian Laut Hitam guna memfasilitasi navigasi ekspor biji-bijian, bahan makanan, dan pupuk yang aman dari Ukraina,” kata Guterres.

Ia juga mengatakan bahwa PBB berkomitmen penuh menghilangkan hambatan yang tersisa untuk mengekspor makanan dan pupuk dari Federasi Rusia, bagian dari kesepakatan yang dianggap penting oleh Moskow.

Oleksandr Kubrakov, menteri infrastruktur Ukraina, memuji perpanjangan itu sebagai langkah penting dalam perang global melawan krisis pangan.

Sementara itu, juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova mengonfirmasi bahwa Moskow telah menyetujui kelanjutan kesepakatan, "tanpa perubahan syarat atau ruang lingkup".

Rusia menarik diri dari kesepakatan itu pada akhir Oktober, dengan alasan masalah keamanan setelah serangan terhadap armada Laut Hitamnya, sebelum bergabung kembali beberapa hari kemudian.






Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

1 menit lalu

Ukraina Bakal Terima 140 Tank Barat untuk Gelombang Pertama

Ukraina akan menerima bantuan tank Barat termasuk tank Leopard 2 untuk perang melawan Rusia.


IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

12 jam lalu

IMF Memproyeksikan GDP Rusia Tumbuh 0,3 Persen

IMF memperkirakan GDP Rusia akan tumbuh sebanyak 0,3 persen pada tahun ini dan 2,1 persen pada 2024.


Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

13 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

15 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

18 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

19 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

20 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

22 jam lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei


Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

1 hari lalu

Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

Zelensky meminta bantuan jet tempur dari Barat untuk melawan Rusia. Permintaan ini ditertawakan oleh seorang politisi Prancis.


Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

1 hari lalu

Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

Presdien AS Joe Biden menolak permintaan pengiriman jet tempur F-16 seperti yang diminta oleh Ukraina.