Bus Peziarah Yahudi Diserang Pria Bersenjata di Yerusalem

Reporter

Warga Palestina melihat puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel, di Gaza, 6 Agustus 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria bersenjata melukai sedikitnya delapan orang di dalam bus yang membawa jemaah Yahudi di Kota Tua Yerusalem pada Minggu, 14 Agustus 2022. 

Menurut otoritas dan saksi mata, pelaku penyerangan telah menyerahkan diri kepada pihak berwenang Israel. Media Israel melaporkan penyerangnya adalah seorang Palestina dari Yerusalem timur.

Kota tua Yerusalem menampung situs-situs yang suci bagi umat Yahudi, Muslim dan Kristen. Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, sebuah status yang tidak diakui secara internasional.

Serangan itu terjadi pada Minggu dinihari, ketika orang-orang Yahudi menyelesaikan upacara yang menandai akhir hari Sabat. "Yerusalem adalah ibu kota kami dan pusat wisata untuk semua agama," kata Perdana Menteri Yair Lapid dalam sebuah pernyataan. Dia  menambahkan bahwa pasukan keamanan Israel akan memulihkan situasi agar kembali tenang.

Tidak ada klaim langsung dari faksi di Palestina yang mengaku bertanggung jawab atas insiden ini. Departemen Luar Negeri AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mengutuk keras serangan teroris. AS menambahkan bahwa setidaknya lima warganya termasuk di antara yang terluka.

Serangan itu terjadi seminggu setelah pecahnya perang terburuk dalam lebih dari setahun. Pekan lalu jet Israel menggempur Jalur Gaza yang terkepung. Pihak militer Israel mengklaim serangan itu adalah tindakan yang mencegah ancaman segera ke wilayah tersebut. 

Setidaknya 49 orang tewas di Gaza, termasuk warga sipil dan anak-anak, dan ratusan lainnya terluka selama 56 jam pertempuran. Lebih dari 1.000 roket diluncurkan ke Israel oleh faksi militan Jihad Islam.

Ketegangan terus berlanjut sejak itu. Tiga pria bersenjata tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan Israel di kota Nablus, Tepi Barat, pekan lalu.

Baca: Kilas Balik Holocaust, Pembinasaan Keturunan Yahudi oleh Nazi di Kecamuk Perang Dunia II

REUTERS

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kisah Intifadah Pertama: Mengenal Organisasi Jihad Islam Palestina

3 jam lalu

Kisah Intifadah Pertama: Mengenal Organisasi Jihad Islam Palestina

Jihad Islam Palestina merupakan salah satu organisasi militan yang dianggap paling ekstrim oleh Israel. Mereka menentang aksi damai jalur negosiasi.


Pecahnya Intifadah Pertama 35 Tahun Lalu: Perlawanan Rakyat Palestina Terhadap Israel

16 jam lalu

Pecahnya Intifadah Pertama 35 Tahun Lalu: Perlawanan Rakyat Palestina Terhadap Israel

8 Desember diingat sejarah sebagai hari pecahnya Intifadah Pertama. Sebuah upaya rakyat Palestina melawan Israel agar merdeka.


Kemnaker dan Palestina Jajaki Kerja Sama Sektor Ketenagakerjaan

1 hari lalu

Kemnaker dan Palestina Jajaki Kerja Sama Sektor Ketenagakerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjajaki peluang kerja sama bidang ketenagakerjaan dengan Palestina.


Al Jazeera Laporkan Pembunuhan Jurnalis Shireen Abu Akleh ke ICC

3 hari lalu

Al Jazeera Laporkan Pembunuhan Jurnalis Shireen Abu Akleh ke ICC

Al Jazeera mengumpulkan semua bukti saksi mata dan rekaman video serta materi baru tentang pembunuhan Shireen Abu Akleh ke ICC


Iran Jatuhkan Hukuman Mati 4 Laki-laki karena Kerja Sama dengan Mata-mata Israel

5 hari lalu

Iran Jatuhkan Hukuman Mati 4 Laki-laki karena Kerja Sama dengan Mata-mata Israel

Iran menjatuhi vonis hukuman mati empat laki-laki karena dianggap telah bekerja sama dengan mata-mata Israel Mossad.


Israel Bunuh Dua Milisi Palestina di Tepi Barat

8 hari lalu

Israel Bunuh Dua Milisi Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel membunuh dua milisi Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat dalam bentrokan di kamp pengungsi Jenin


Kanye West Komplain Uang Rp 1 Triliun Dibekukan karena Dituduh Menunggak Pajak

9 hari lalu

Kanye West Komplain Uang Rp 1 Triliun Dibekukan karena Dituduh Menunggak Pajak

Kanye West tidak bisa mengambil uang yang ada dalam rekening itu yang totalnya sebesar Rp 1,1 triliun atas dugaan mengemplang pajak.


Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

10 hari lalu

Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

Bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina sepanjang Selasa, 29 November 2022, menewaskan lima warga Palestina.


Tuding Anwar Ibrahim Agen Israel, Pemimpin Partai Islam Malaysia Dilaporkan

10 hari lalu

Tuding Anwar Ibrahim Agen Israel, Pemimpin Partai Islam Malaysia Dilaporkan

Presiden Partai Islam Malaysia dilaporkan ke polisi karena diduga menyebut Perdana Menteri Anwar Ibrahim sebagai agen Israel.


29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

10 hari lalu

29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

Hari ini, 29 November, dunia memperingatinya sebagai Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina. Begini latar belakangnya.