Susu Amerika di Cina Diduga Tak Aman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing: Perusahaan susu Wyeth menerima laporan bahwa anak-anak di Cina yang mengkonsumsi susu bubuknya menderita batu ginjal. Tapi, melalui situsnya perusahaan Amerika Serikat itu membantah produknya tak aman.

    Surat kabar Cina, China Daily, melaporkan bahwa sedikitnya 20 keluarga mengaku bahwa bayi-bayi mereka menderita batu ginjal setelah mengkonsumsi produk Wyeth, yang sebagian di antaranya telah memakai susu bayi formula Wyeth sejak lahir.

    Bulan ini pemerintah Cina menyelidiki susu bubuk produk domestik Danone Dumex, bagian dari perusahaan makanan raksasa Prancis Danone, setelah pengaduan serupa dari konsumen.

    Pengawas kualitas produk Cina kemudian membebaskan Danone dari dugaan tersebut. Namun, pekan lalu Kementerian Kesehatan menyatakan masih menyelidiki mengapa anak-anak dapat menderita gangguan ginjal jika bukan melalui susu yang tercemar.

    Seperti Danone, Wyeth menekankan bahwa tak ada masalah dengan susu bubuknya. "Pada titik ini, tak ada bukti yang jelas yang menunjukkan bahwa penyakit itu punya hubungan dengan produk Wyeth," kata perusahaan itu.

    Wyeth juga mengatakan bahwa produknya telah lolos uji dari badan pengawas Cina, terkait meledaknya kasus susu tercemar melamin tahun lalu. Skandal susu tahun lalu itu telah menyebabkan sedikitnya enam bayi meninggal dan 300.000 anak sakit.

    AFP | IWANK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.