Dari Lahirnya Partai Nazi di Jerman Terbitlah Perang Dunia II

Pasukan Jerman berparade di jalan kota Warsawa setelah invasi Polandia. Warsawa, Polandia, September 1939.[United States Holocaust Memorial Museum / www.ushmm.org]

TEMPO.CO, Berlin -Dikutip dari Britannica, mulanya Partai Nazi bernama Partai Buruh Jerman didirikan oleh Anton Drexler, seorang pandai besi asal Munich pada tahun 1919.

Namun, berkat energi dan kepiawaian pidatonya, Adolf Hitler mampu mengambil alih partai dan mengganti namanya menjadi Partai Buruh Sosialis Nasional Jerman pada tahun 1920.  

Awal Mula Partai Nazi

Pada masa awal ini, kepemimpinan Hitler belum begitu kuat. Sebagaimana dilansir oleh encyclopedia.ushmm.org, ia dipenjara atas dugaan pemberontakan terhadap pemerintahan demokratis Jerman pada tahun 1923. Kelak, peristiwa pemberontakan ini dikenal sebagai Peristiwa Munich Putsch. 

Dari lima tahun hukuman penjara yang dijatuhkan, Hitler hanya menjalani delapan bulan masa kurungan. Alhasil, Hitler keluar dari penjara pada 20 Desember 1924.

Dalam jeruji besi di Landsberg, Adolf Hitler menulis buku hasil pemikirannya bertajuk Mein Kampf, yang diterbitkan setelah keluar dari bui, yakni pada 18 Juli 1925.

Dikutip dari Britannica, keanggotaan Partai Nazi langsung meningkat usai bebasnya Hitler. Anggota partai Nazi yang semula hanya 25.000 anggota pada tahun 1925 meningkat menjadi 180.000 anggota pada tahun 1929. 

Di kursi parlemen, Nazi juga mulai mendapat kepercayaan dari rakyat. Pada tahun 1928, Nazi hanya mendapat 800.000 suara ketika pemilihan, tetapi langsung meningkat lebih dari sepuluh kali lipat, yaitu 14.000.000 suara pada tahun 1932.  

Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan Nazi mampu berkembang sebesar dan secepat itu? 

Sebab-Sebab Kebangkitan Kekuatan Nazi

Dikutip dari TheHolocaustExplained.org, setidaknya terdapat empat penyebab keberhasilan kebangkitan Partai Nazi. 

  • Reorganisasi dan Konferensi Bamberg

Hitler melakukan restrukturisasi ulang partai dengan menyatukan kelompok sosialis dan nasionalis dalam partai. Kemudian, pada bulan Februari 1926, ia menyelenggarakan Konferensi Bamberg. Hasil utama dalam konferensi ini adalah mengubah Partai Nazi dari organisasi paramiliter yang berfokus pada penggulingan republik dengan paksa, menjadi organisasi yang berfokus pada perolehan kekuasaan melalui pemilihan umum dan dukungan rakyat. 

  • Peran Schutzstaffel (SS) dan Sturmabteilung (SA)

Meskipun Nazi berkeinginan memperoleh kekuasaan secara demokratis, partai ini tetap memiliki organisasi sayap kanan dengan sifat paramiliter, yaitu SS dan SA.

Rudolf Hess, Wakil Fuhrer Nazi Jerman. [www.veteranstoday.com]

Secara umum, keanggotaan dari dua organisasi tersebut dipilih berdasarkan kemurnian ras, kepatuhan, dan kesetiaan terhadap Hitler. Partai Nazi menggunakan kedua kekuatan ini untuk menakut-nakuti oposisi sehingga menjadi subordinasi atau bahkan melenyapkan mereka sepenuhnya. 

  • Propaganda

Nazi memperbesar pengaruhnya melalui kegiatan propaganda melalui ragam kombinasi media, seperti film, radio, poster, ataupun surat kabar. Persuasi utama dalam propaganda ini adalah pembangunan citra bahwa Hitler merupakan sosok pemimpin kuat dan stabil yang dibutuhkan Jerman untuk menjadi kekuatan besar lagi. Otak dari propaganda ini adalah Joseph Goebbels yang kelak menjadi Menteri Propaganda ketika Hitler menjabat sebagai Kanselir Jerman. 

  • Penunjukan Hitler sebagai Kanselir

Puncak dari kekuatan Nazi adalah ketika Hitler berhasil menjadi Kanselir Jerman sejak tahun 1933 - 1945. Setidaknya, dibutuhkan ketidakstabilan ekonomi dan politik serta kegagalan kanselir sebelumnya untuk Hindenburg, Presiden Jerman kala itu, untuk menunjuk Hitler sebagai Kanselir. Sejak menjadi Kanselir, Hitler dan partainya, Nazi, memiliki kuasa penuh atas pengorganisasian negara dan pemerintahan Jerman. 

Nazi dan Perang Dunia II

Melalui perkembangan dan peningkatan pengaruh Partai Nazi itulah, kediktatoran dan ambisi Hitler turut menyulut peristiwa Perang Dunia II. Sebagaimana dikutip dari historyhit.com, salah satu penyebab pecahnya Perang Dunia II tidak lain disebabkan oleh ambisi Hitler untuk melakukan ekspansi wilayah kekuasaan Jerman hingga Eropa Tengah dan Rusia.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN
Baca juga : Daftar 6 Monumen Kontroversial di Dunia, Ada Apa?

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia - Jerman, Airlangga: Pertemuan G20 Jadi Tonggak Penting

8 jam lalu

70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia - Jerman, Airlangga: Pertemuan G20 Jadi Tonggak Penting

Presidensi Indonesia dalam G20 bersamaan dengan momentum Presidensi Jerman dalam G7.


Hari Hewan Sedunia, Begini Kilas Balik Penetapan di 4 Oktober

3 hari lalu

Hari Hewan Sedunia, Begini Kilas Balik Penetapan di 4 Oktober

Peringatan Hari Hewan Sedunia tahunan ini untuk merayakan hak dan kesejahteraan hewan di seluruh dunia.


Polandia Resmi Ajukan Tuntutan Ganti Rugi Perang Dunia II Rp19 Ribu Triliun terhadap Jerman

3 hari lalu

Polandia Resmi Ajukan Tuntutan Ganti Rugi Perang Dunia II Rp19 Ribu Triliun terhadap Jerman

Kemlu Polandia juga mengatakan masalah ganti rugi ini akan dibahas dalam kunjungan Menlu Jerman Annalena Baerbock ke Warsawa hari ini


Sejarah Dunia Hari Ini di 1990: Bersatunya Lagi Jerman Timur dan Jerman Barat

4 hari lalu

Sejarah Dunia Hari Ini di 1990: Bersatunya Lagi Jerman Timur dan Jerman Barat

Beberapa generasi orang Jerman mengalami trauma dan mengingat kehidupan Jerman Timur dikelola oleh Uni Soviet dan Jerman Barat oleh Sekutu.


Update Bocor Gas Metan Nord Stream : Bencana Gas Rumah Kaca dan Sabotase

4 hari lalu

Update Bocor Gas Metan Nord Stream : Bencana Gas Rumah Kaca dan Sabotase

Perkiraan terburuknya, kebocoran mencapai 778 juta meter kubik gas yang menyembur dari kedua pipa Nord Stream.


Jerman Ingin Kirim Sistem Pertahanan Udara IRIS-T ke Ukraina

5 hari lalu

Jerman Ingin Kirim Sistem Pertahanan Udara IRIS-T ke Ukraina

Menteri Pertahanan Jerman mengutarakan rencana pihaknya yang akan mengirimkan satu dari empat sistem pertahanan udara IRIS-T ke Ukraina.


Partai Buruh Menyatakan Lima Tuntutan Atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan

5 hari lalu

Partai Buruh Menyatakan Lima Tuntutan Atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Partai Buruh menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan korban luka seusai tragedi di Stadion Kanjuruhan.


Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

6 hari lalu

Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

Berita Top 3 Dunia soal Putin akui kesalahan perekrutan wamil, Sultan Sulu gugat Malaysia, dan Jerman anggarkan Rp2,9 kuadriliun untuk krisis energi


Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

7 hari lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

9 hari lalu

Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

Kubicki mengakui dia menyebut Presiden Erdogan dengan sebutan tikus got saat berpidato di sebuah kampanye