Jejak Panjang Nelson Mandela Melawan Praktik Apartheid di Afrika Selatan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Foto mendiang Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela saat masih muda pada 1961. Boredpanda.com

    Foto mendiang Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela saat masih muda pada 1961. Boredpanda.com

    TEMPO.CO, Johannesburg -Hari ini tepat 28 tahun yang lalu, Nelson Rolihlahla Mandela atau disebut dengan Nelson Mandela saja, berhasil menghapus praktik apartheid dan dilantik menjadi presiden Afrika Selatan pada tahun 1994.

    Melansir dari Tempo.co, Nelson Mandela terkenal karena perjuangannya dalam menghapus praktik apartheid yang eksis diterapkan di Afrika Selatan. Apartheid merupakan praktik yang membedakan bangsa kulit putih dengan bangsa kulit hitam.

    Melansir dari laman humanrights.ca, aksi protes terhadap praktik apartheid membuat Mandela menjadi buronan negara. Hal ini membuat Mandela terpaksa bersembunyi setelah dinyatakan sebagai penjahat. Kemudian pada 5 Agustus 1962, polisi menangkap Mandela bersama dengan sesama aktivis Cecil Williams di dekat Howick.

    Mandela ditangkap dan dipenjara selama 27 tahun karena memperjuangkan kebebasan. Meskipun begitu Mandela menolak untuk menyerah dalam perjuangan atau menyerah pada kebencian. Mandela tidak hanya berjuang melawan apartheid, tetapi ia juga berjuang untuk dunia yang lebih baik, di mana kebebasan, keadilan, dan martabat semua orang dihormati.

    Berikutnya: Sepanjang penahanannya, Mandela mendapat dukungan luas...


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.