Putin Ingin Lindungi Nyawa Tentara Rusia, Penyerbuan Pabrik Baja Mariupol Batal

Reporter

Tank pasukan pro-Rusia berpatroli di sepanjang jalan selama konflik Ukraina-Rusia di dekat kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina 17 April 2022. Berdasarkan informasi ada sekitar 400 tentara bayaran asing yang bergabung dengan pasukan Ukraina terjebak di pabrik baja. REUTERS/Alexander Ermochenko

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan militer Rusia membatalkan rencana penyerbuan ke pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina. Putin ingin ingin pabrik itu terus diblokade secara tertutup.

Perintah Putin disampaikan kepada Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu. Sebelumnya Shoigu mengatakan kepada Putin bahwa lebih dari 2.000 pasukan Ukraina masih bersembunyi di pabrik tersebut yang memiliki komponen bawah tanah yang besar.

"Saya menganggap usulan penyerbuan zona industri tidak perlu," kata Putin kepada Shoigu dalam pertemuan yang disiarkan televisi di Kremlin. "Aku memerintahkanmu untuk membatalkannya."

Putin mengatakan keputusannya untuk tidak menyerbu pabrik Azovstal dimotivasi oleh keinginan untuk melindungi nyawa tentara Rusia. "Tidak perlu naik ke katakombe ini dan merangkak di bawah tanah melalui fasilitas industri ini," katanya. "Blokir kawasan industri ini agar lalat tidak bisa lewat."

Putin juga meminta pejuang Ukraina yang tersisa di Azovstal agar menyerah. Ia mengatakan Rusia akan memperlakukan mereka dengan hormat dan memberikan bantuan medis kepada mereka yang terluka.

Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari 2022. Rusia mengklaim melakukan operasi khusus untuk menurunkan kemampuan militer Ukraina dan membasmi orang-orang yang disebutnya nasionalis berbahaya.

Pasukan Ukraina telah melakukan perlawanan keras. Negara Barat juga telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia dalam upaya untuk memaksanya menarik pasukannya.

Sebelumnya Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan yakin pasukan Rusia akan memiliki kendali penuh atas pabrik baja Azovstal di Mariupol pada Kamis 21 April 2022. Azovstal, adalah benteng utama Ukraina yang tersisa di Mariupol.

"Sebelum makan siang, atau setelah makan siang, Azovstal akan sepenuhnya berada di bawah kendali pasukan Federasi Rusia," kata Kadyrov seperti dikutip kantor berita Interfax.

Pejabat Ukraina mengatakan pada Selasa bahwa Rusia menyerang pabrik baja Azovstal dengan bom penghancur bunker. Penyerbuan dilakukan setelah mengetahui bahwa ada ribuan tentara dan warga sipil yang berlindung di sana.

Baca: Rudal Sarmat Rusia Diklaim Terhebat di Dunia, Ini 10 Hal yang Perlu Diketahui

REUTERS | INTERFAX






Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

3 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

5 jam lalu

Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

Suara Paus Fransiskus bergetar, lalu menangis saat menyebut kondisi warga Ukraina dalam sebuah acara


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

15 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

16 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

17 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

18 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

1 hari lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.


Putin Prediksi Perang Ukraina Bisa Lama dan Berpotensi Pakai Nuklir

1 hari lalu

Putin Prediksi Perang Ukraina Bisa Lama dan Berpotensi Pakai Nuklir

Vladimir putin mengakui perang Ukraina bisa berlangsung lama, di mana Rusia saat ini pun belum punya rencana menarik tentaranya dari Ukraina.