Varian Omicron Terdeteksi di Inggris, Jerman, dan Italia

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengocok vaksin COVID-19 Pfizer di pusat vaksinasi Little Venice Sports Centre, di London, Inggris 22 Oktober 2021 .Matt Dunham/Pool via REUTERS

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengocok vaksin COVID-19 Pfizer di pusat vaksinasi Little Venice Sports Centre, di London, Inggris 22 Oktober 2021 .Matt Dunham/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggris, Jerman, dan Italia telah mendeteksi kasus varian baru Covid-19, varian Omicron, pada Sabtu dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan langkah-langkah baru untuk menahan virus tersebut.

    Penemuan varian Omicron telah memicu kekhawatiran global, dengan adanya gelombang larangan atau pembatasan perjalanan dan aksi jual di pasar keuangan pada Jumat karena investor khawatir bahwa Omicron dapat menghentikan pemulihan global dari pandemi hampir dua tahun.

    Israel mengatakan akan melarang masuknya semua orang asing ke negara itu dan memperkenalkan kembali teknologi pelacakan telepon kontra-terorisme untuk menahan penyebaran varian tersebut.

    Dilaporkan Reuters, 28 November 2021, dua kasus terkait Omicron yang terdeteksi di Inggris terkait dengan perjalanan ke Afrika selatan, kata Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid.

    Boris Johnson menetapkan langkah-langkah yang mencakup aturan pengujian yang lebih ketat untuk orang-orang yang tiba di negara itu, tetapi Inggris tidak membatasi aktivitas sosial selain mewajibkan pemakaian masker.

    "Kami akan meminta siapa pun yang memasuki Inggris untuk melakukan tes PCR pada akhir hari kedua setelah kedatangan mereka dan mengisolasi diri sampai mereka mendapatkan hasil negatif," kata Johnson dalam konferensi pers.

    Orang-orang yang telah melakukan kontak dengan orang yang dites positif untuk kasus dugaan Omicron harus mengasingkan diri selama 10 hari dan pemerintah akan memperketat aturan wajib masker, kata Johnson, menambahkan langkah-langkah itu akan ditinjau dalam tiga minggu.

    Kementerian kesehatan di negara bagian Bavaria Jerman juga mengumumkan dua kasus varian yang dikonfirmasi. Kedua orang itu memasuki Jerman di bandara Munich pada 24 November, sebelum Jerman menetapkan Afrika Selatan sebagai daerah varian virus, dan sekarang sedang mengisolasi diri, kata kementerian itu tanpa menyatakan secara eksplisit apakah orang-orang itu telah melakukan perjalanan dari Afrika Selatan.

    Di Italia, Institut Kesehatan Nasional mengatakan kasus varian baru Omicron telah terdeteksi di Milan pada seseorang yang berasal dari Mozambik.

    Otoritas kesehatan Ceko juga mengatakan mereka sedang memeriksa kasus dugaan varian Omicron pada seseorang yang menghabiskan waktu di Namibia.

    Omicron, yang dikategorikan WHO sebagai variant of concern, berpotensi lebih menular daripada varian penyakit sebelumnya, meskipun para ahli belum tahu apakah itu akan menyebabkan Covid-19 yang lebih parah atau tidak dibandingkan dengan jenis lain.

    Kepala Petugas Medis Inggris, Chris Witty, mengatakan pada konferensi pers yang sama dengan Boris Johnson bahwa masih banyak ketidakpastian di sekitar Omicron, tetapi mengatakan "ada kemungkinan yang masuk akal bahwa setidaknya akan ada beberapa tingkat vaksin yang lolos dengan varian ini".

    Varian Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan sejak itu juga terdeteksi di Belgia, Botswana, Israel, dan Hong Kong.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?