Amerika Serikat Buka Perbatasan Darat dengan Kanada dan Meksiko pada November

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera AS dan Kanada berkibar di perbatasan Kanada-Amerika Serikat di Jembatan Kepulauan Seribu, yang tetap ditutup untuk lalu lintas yang tidak penting untuk memerangi penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Lansdowne, Ontario, Kanada, 28 September , 2020. [REUTERS/Lars Hagberg/File Foto]

    Bendera AS dan Kanada berkibar di perbatasan Kanada-Amerika Serikat di Jembatan Kepulauan Seribu, yang tetap ditutup untuk lalu lintas yang tidak penting untuk memerangi penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Lansdowne, Ontario, Kanada, 28 September , 2020. [REUTERS/Lars Hagberg/File Foto]

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat akan mencabut pembatasan di perbatasan daratnya dengan Kanada dan Meksiko untuk warga negara asing yang divaksinasi penuh pada awal November.

    Ini akan mengakhiri pembatasan yang berlaku sejak Maret 2020 untuk mengatasi pandemi Covid-19, kata dua pejabat AS pada hari Selasa.

    Aturan pembukaan, yang akan diumumkan secara resmi oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Alejandro Mayorkas pada Rabu, akan mencakup perbatasan darat dan penyeberangan feri.

    Aturannya serupa tetapi tidak identik dengan persyaratan yang direncanakan yang diumumkan bulan lalu untuk pelancong udara internasional, kata para pejabat itu, dilaporkan Reuters, 13 Oktober 2021.

    Anggota parlemen dari negara bagian perbatasan AS memuji langkah untuk mencabut pembatasan karena telah merugikan ekonomi masyarakat lokal dan mencegah kunjungan ke teman atau keluarga.

    "Sejak awal pandemi, anggota komunitas lintas batas kita telah merasakan penderitaan dan kesulitan ekonomi dari penutupan perbatasan darat. Rasa sakit itu akan segera berakhir," kata pemimpin Demokrat di Senat, Chuck Schumer.

    Pengunjung yang tidak divaksinasi masih akan dilarang memasuki Amerika Serikat dari Kanada atau Meksiko di perbatasan darat.

    Para pejabat dari pemerintahan Presiden Joe Biden menekankan Gedung Putih tidak akan mencabut perintah "Title 42" yang diberlakukan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, yang pada dasarnya telah memutus akses suaka bagi ratusan ribu migran yang ingin masuk dari Meksiko.

    Tanggal pasti awal November untuk pencabutan pembatasan perjalanan darat dan udara akan diumumkan segera, kata salah satu pejabat, menambahkan pemerintahan Biden menciptakan protokol ketat yang konsisten untuk semua warga negara asing yang bepergian ke Amerika Serikat.

    Kanada pada 9 Agustus kemarin telah mengizinkan pengunjung Amerika Serikat yang divaksinasi penuh untuk perjalanan yang tidak penting.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.