Jaksa Dakwa Perusahaan Listrik karena Picu Kebakaran Hutan California

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah helikopter membuat tetesan air di atas api di Hutan Nasional Angeles selama Kebakaran Bobcat di Los Angeles, California, AS, 17 September 2020. REUTERS/Ringo Chiu

    Sebuah helikopter membuat tetesan air di atas api di Hutan Nasional Angeles selama Kebakaran Bobcat di Los Angeles, California, AS, 17 September 2020. REUTERS/Ringo Chiu

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa di California Utara pada Jumat mendakwa perusahaan listrik Pacific Gas & Electric (PG&E) dengan empat tuduhan pembunuhan dan kejahatan lainnya, menuduhnya gagal menebang pohon yang jatuh ke kabel listrik dan memicu kebakaran hutan California yang mematikan.

    Perusahaan membantah telah melakukan kejahatan.

    Zogg Fire, kebakaran hutan besar di California, dimulai hampir satu tahun yang lalu ketika pohon pinus setinggi 30 meter jatuh ke saluran listrik dan memicu kebakaran yang menewaskan empat orang, menghancurkan 204 bangunan, dan membakar lebih dari 22.600 hektar lahan, kata Jaksa Distrik Shasta County Stephanie Bridgett, dikutip dari Reuters, 26 September 2021.

    Pohon itu, yang condong hampir tumbang ke saluran listrik dengan rongga di batangnya, telah diidentifikasi berbahaya pada 2018 dan PG&E memiliki tanggung jawab hukum untuk mencabutnya, kata Bridgett.

    "Kegagalan mereka sembrono, dan kelalaian kriminal mereka mengakibatkan kematian empat orang," kata Bridgett, menyebut para korban sebagai Feyla McLeod, usia 8 tahun; Alaina Rowe McLeod, 46 tahun; Kenneth Vossen, 52 tahun; dan Karin King, 79 tahun.

    Perusahaan itu didakwa dengan 31 tuduhan, termasuk 11 kejahatan, yang terbaru dari serangkaian tuduhan kriminal dalam beberapa tahun terakhir.

    Calon wakil presiden dari Partai Demokrat AS, Senator Kamala Harris bertemu dengan Gubernur California Gavin Newsom saat tinjau lokasi kebakaran hutan di lokasi Creek Fire di Auberry, California, AS, 15 September 2020. REUTERS/Lucy Nicholson

    PG&E menerima hasil penyelidikan Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (Cal Fire) bahwa kebakaran dimulai ketika sebuah pohon tumbang di jalur listriknya, tetapi perusahaan tersebut membantah bertanggung jawab secara pidana, membantah karakterisasi Bridgett bahwa kontraktor PG&E telah menandai pohon itu sebagai berbahaya.

    "Kami menerima kesimpulan itu. Tapi kami tidak melakukan kejahatan," kata Kepala Eksekutif PG&E Patti Poppe.

    Dua ahli pohon telah menentukan pohon itu dapat bertahan, kata Poppe. Sementara itu, perusahaan akan menebang 300.000 pohon di seluruh negara bagian tahun ini, bagian dari investasi 1,4 miliar dolar dalam pengelolaan vegetasi, katanya.

    "Saya datang ke PG&E untuk memperbaikinya dan membuatnya aman," kata Poppe, yang ditunjuk sebagai CEO tahun lalu setelah perusahaan membayar penyelesaian US$13,5 miliar (Rp192,4 triliun) untuk menyelesaikan klaim kerugian terkait beberapa kebakaran hutan California Utara.

    Baca juga: Kebakaran Hutan California Ubah Warna Langit Jadi Merah Seperti Mars

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.