Top 3 Dunia: Bom Bunuh Diri di Afghanistan hingga Taliban Pamer Pasukan Elit

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi bangunan yang rusak berat akibat ledakan bom di Nangarhar, Afganistan, 3 Oktober 2020. Bom tersebut menghantam beberapa gedung pemerintahan termasuk fasilitas militer. REUTERS/Parwiz

    Kondisi bangunan yang rusak berat akibat ledakan bom di Nangarhar, Afganistan, 3 Oktober 2020. Bom tersebut menghantam beberapa gedung pemerintahan termasuk fasilitas militer. REUTERS/Parwiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita TOP 3 Dunia diisi dengan pemberitaan mengenai ledakan bom bunuh diri di luar Bandara Kabul pada Kamis, 26 Agustus 2021. Serangan yang diklaim oleh kelompok radikal Islamic State itu, menewaskan 85 orang dan puluhan lainnya luka-luka.

    Masuk pula dalam TOP 3 Dunia soal kemungkinan susunan pemerintahan Taliban di Afghanistan setelah kelompok itu menguasai Ibu Kota Kabul. Berita TOP 3 Dunia berikutnya adalah mengenal Batalion Badri 313, yakni pasukan elit Taliban di Afghanistan.

    Berikut berita TOP 3 Dunia pada Jumat, 27 Agustus 2021 :

    1.Pentagon Sebut Ledakan di Dekat Bandara Kabul Afghanistan Disertai Tembakan

    Dua ledakan terjadi di dekat Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, ibu kota Afghanistan pada, Kamis, 26 Agustus 2021. Juru bicara Pentagon atau Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, John Kirby, melaporkan ledakan pertama terjadi di pintu gerbang Abbey Gate Bandara Kabul dan leadakan kedua tak jauh dari sana yaitu di Hotel Baron.

    Serangan bom bunuh diri di Abbey Gate merupakan sebuah serangan yang kompleks hingga menyebabkan jatuhnya korban dari Amerika Serikat dan warga sipil Afghanistan.

    Baca selengkapnya di sini

    Komandan anti-Soviet dan anti-Taliban berkumpul di Lembah Panjshir, Afghanistan 23 Agustus 2021. oalisi kelompok anti-Taliban, mengatakan kepada Financial Times bahwa pejuang oposisi telah mengalahkan Taliban di wilayah tersebut. Aamaj News Agency via REUTERS

    2.Taliban Kuasai Afghanistan, Seperti Ini Susunan Kepemimpinannya

    Setelah menguasai Afghanistan, Taliban segera membentuk pemerintahan baru, dengan janji inklusivitas dan reformasi. Tetapi, melihat struktur kepemimpinan Taliban, bisa jadi mereka akan mempertahankan struktur dan cara kerja organisasi yang selama ini berjalan. Rezim garis keras pun sangat mungkin terjadi. 

    Selama ini, hal yang relatif umum diketahui adalah Taliban dipimpin oleh Haibatullah Akhundzada. Ia seorang ulama senior berusia 50-an, diangkat menjadi kepala setelah militer Amerika membunuh pemimpin pendahulu Akhundzada pada 2016.

    Sedangkan Wakil Akhundzada adalah Abdul Ghani Baradar. Ia adalah anggota terkemuka dari rezim Taliban sekaligus kepala komite politik kelompok itu. Baradar kembali ke Afghanistan setelah berada di pengasingan selama 20 tahun. 

    Baca selengkapnya di sini

    Pasukan elit Taliban Batalyon Badri 313 membawa senjata dan peralatan yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat atau negara-negara sekutu, termasuk karabin M4 dan apa yang tampak seperti senjata optik tempur canggih Trijicon, atau ACOG. Twitter 

    3. Mengenal Pasukan Elit Taliban Batalion Badri 313

    Sayap media Taliban merilis propaganda baru dengan menampilkan foto-foto pasukan elit Taliban bernama Badri 313 lengkap dengan seragam, sepatu bot tempur, perlengkapan taktis dan kacamata penglihatan malam.

    Pasukan elit Badri 313, berbeda dengan militan Taliban yang biasanya mengenakan sorban dan rompi atas shalwar kameez. Militan Taliban juga membawa senapan Kalashnikov buatan Rusia.

    Pada gambar-gambar yang beredar memperlihatkan bagaimana Taliban mengubah citra mereka dari milisi Taliban yang berpakaian tradisional dan jarang muncul dengan persenjataan berat atau pakaian militer lengkap.

    Baca selengkapnya di sini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.