Mesir Larang Ekspor Oksigen Medis Selama Setahun

Reporter

Orang-orang membawa tabung oksigen setelah diisi ulang di sebuah pabrik, di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19) di Ahmedabad, India, 25 April 2021.[REUTERS / Amit Dave]

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan dan Industri Mesir melarang ekspor oksigen ke negara lain ketika oksigen dibutuhkan negara-negara yang berjuang menghadapi wabah Covid-19 akibat varian Delta yang lebih menular.

Oksigen medis sekarang dapat diekspor hanya setelah persetujuan dari menteri kesehatan dan kependudukan sesuai keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan dan Industri Mesir Nevin Gamea, surat kabar Al Ahram melaporkan, 16 Juli 2021.

Larangan ini datang sesuai dengan Resolusi Nomor 321 Tahun 2021 yang diterbitkan dalam Lembaran Negara Mesir dalam edisi Nomor 158 Tahun 2021 pada hari Jumat.

Di tengah pandemi virus corona, menteri mencabut larangan ekspor masker bedah dan pasokan pencegahan ke semua pasar luar negeri pada September, yang telah diberlakukan awal tahun lalu.

Sebelumnya Mesir telah mengirim ratusan tabung oksigen ke negara-negara yang dilanda virus corona, termasuk India dan Tunisia.

Keputusan larangan ekspor oksigen akan dilaksanakan selama satu tahun, terhitung mulai 15 Juli 2021, Arab News melaporkan.

September lalu, Gamea mengizinkan ekspor semua jenis alkohol dan turunannya, serta masker bedah dan persediaan untuk mencegah penyebaran virus corona, ke semua pasar luar negeri.

Sejak awal tahun ini, pejabat negara telah menegaskan kembali ketersediaan oksigen di rumah sakit. Pada bulan Januari, Perdana Menteri Mostafa Madbouly memerintahkan penggandaan produksi oksigen Mesir untuk rumah sakit.

Mesir memiliki 43 perusahaan penghasil oksigen dan kapasitas produksi gabungan mereka adalah 9 juta meter kubik, yang sebagian besar dipasok ke rumah sakit yang memiliki kontrak dengan pabrik di Mesir.

Baca juga: Singapura Kucurkan Bantuan Ventilator dan Tabung Oksigen ke Indonesia

AL AHRAM | ARAB NEWS






Kementan Tahan Produk Hortikultura, Kepala Barantan: Beri Efek Jera Pelaku Usaha

4 jam lalu

Kementan Tahan Produk Hortikultura, Kepala Barantan: Beri Efek Jera Pelaku Usaha

Kepala Barantan Bambang menjelaskan penahanan 1.619 ton produk hortikultura dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap pelaku usaha.


BI: Tekanan terhadap Rupiah Disebabkan Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

5 jam lalu

BI: Tekanan terhadap Rupiah Disebabkan Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Bank Indonesia menyatakan depresiasi rupiah relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

1 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

1 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

1 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Menko Airlangga Klaim Hilirisasi Pertanian Berhasil Naikkan Nilai Ekspor

1 hari lalu

Menko Airlangga Klaim Hilirisasi Pertanian Berhasil Naikkan Nilai Ekspor

Airlangga Hartarto mengklaim berbagai indikator perekonomian nasional menguat di tengah risiko pelemahan ekonomi global.


Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

1 hari lalu

Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

Mendag Zulkifli Hasan melepas ekspor produk aluminium produksi PT Maspion Group sebanyak 22 kontainer ke enam negara.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

2 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

2 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.