Filipina Larang Turis Indonesia Masuk Mulai Besok, Cegah Varian Delta Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja Filipina di Luar Negeri yang Dipulangkan atau OFW tiba di bandara usai diizinkan pulang setelah berminggu-minggu menjalani karantina di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19), di Pasay City, Metro Manila, Filipina 26 Mei 2020. [REUTERS / Eloisa Lopez]

    Pekerja Filipina di Luar Negeri yang Dipulangkan atau OFW tiba di bandara usai diizinkan pulang setelah berminggu-minggu menjalani karantina di tengah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19), di Pasay City, Metro Manila, Filipina 26 Mei 2020. [REUTERS / Eloisa Lopez]

    TEMPO.CO, Jakarta - Filipina secara resmi akhirnya mengeluarkan larangan pendatang dari Indonesia memasuki wilayahnya. Harry Roque, Juru Bicara Kepresidenan menyatakan pencegahan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran varian delta virus covid-19 yang sangat menular.

    Larangan itu akan berlaku untuk semua orang yang datang atau mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke Indonesia. Aturan itu berlaku mulai 16 Juli hingga 31 Juli 2021.

    Filipina adalah negara ketujuh yang melarang penerbangan dari Indonesia. Sebelumnya ada enam negara lain yang sudah memberlakukan larangan masuk bagi turis Indonesia. Kebijakan ini terbit menyusul tingginya kasus covid-19 di dalam negeri.

    Negara-negara yang melarang adalah Uni Emirate Arab, Oman, Singapura, Taiwan, Hong Kong hingga Saudi Arabia.

    Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 14 Juli 2021 mengalami penambahan sebanyak 54.517 orang. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi selama pandemi.

    Adapun spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 240.724. Angka kesembuhan bertambah 17.762 orang, dan kasus kematian bertambah 991 orang per hari.

    REUTERS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.