Anak yang Hilang 24 Tahun Lalu di China Bertemu Orang Tua, Kisahnya Dibuat Film

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com

    Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang ayah di China akhirnya bertemu kembali dengan putra mereka yang telah lama hilang. Sang putra bernama Guo Xinzhen diculik pada 24 tahun lalu.

    Xinzhen yang kala itu berusia dua tahun, diculik saat sedang bermain di depan rumahnya di provinsi Shandong pada 1997. Ayahnya Guo Gangtang, 51, telah mencari ke seluruh China.

    Sang ayah menempuh perjalanan sejauh 310.000 mil di seluruh China selama dua dekade terakhir untuk mencari sang anak. Kisah penculikan anak itu bahkan mengilhami film 2015 Lost and Love yang dibintangi superstar Hong Kong Andy Lau. Xinzhen telah diculik demi uang.

    Polisi akhirnya melacak Xinzhen dengan menggunakan tes DNA. Keluarga tersebut akhirnya bersatu kembali pada hari Minggu dengan kisah yang menguras emosi. Sang ibu menangis ketika dia bertemu kembali dengan Xinzhen yang sekarang bekerja sebagai guru di provinsi Henan.

    Pada 2010, Guo mencari anaknya dengan menjelajahi lebih dari 20 provinsi di seluruh China dengan sepeda motor. Ia membawa spanduk yang menampilkan foto terakhir anaknya.

    Selama pencarian, Guo mengalami patah tulang, terlibat dalam kecelakaan dan bahkan bertemu dengan perampok di jalanan.

    Guo menghabiskan hidupnya untuk berburu, tidur di bawah jembatan dan mengemis uang. Ia juga membantu tujuh orang tua lainnya untuk bersatu kembali dengan anak-anak yang diculik.

    Baca: AS Peringatkan China Tak Ganggu Filipina di Laut Cina Selatan


    DAILYMAIL 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.