Rusia Tanggapi Santai Ajakan Ketemuan dari Joe Biden

Pada pemilu 2018 untuk periode jabatan presiden 2018-2024 Putin kembali mencalonkan diri, Putin meraih sekitar 75 persen suara, yang menjadi tiket untuknya menjabat sebagai presiden satu periode lagi. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia tidak terburu-buru menanggapi ajakan Presiden Amerika Joe Biden untuk menggelar pertemuan tingkat tinggi. Bahkan, menurut mereka, masih terlalu awal untuk membahas pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Joe Biden.

"Masih terlalu awal untuk membahas pertemuan tersebut. Itu proposal baru dan kami harus mempelajarinya dahulu," ujar juru bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, dikutip dari Reuters, Rabu, 14 April 2021.

Diberitakan sebelumnya, Joe Biden menghubungi Vladimir Putin untuk membahas kemungkinan menggelar pertemuan dalam waktu dekat. Kepada Putin, Joe Biden mengatakan pertemuan tersebut untuk meredakan ketegangan antara Amerika dan Rusia perihal sejumlah isu.

Tawaran itu sendiri diajukan Joe Biden tak lama setelah Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, menyebut Amerika sebagai "musuh". Hal itu disampaikan Ryabkov ketika menanggapi kecaman Amerika terhadap penempatan 80 ribu personil militer Rusia di Ukraina dan Krimea. Amerika, sebagaimana diketahui, memandang penempatan puluhan ribu tentara itu sebagai sinyalmen perang kepada Ukraina.

Kembali ke Peskov, ia menegaskan kembali bahwa Vladimir Putin tidak menolak ajakan bertemu dari Joe Biden. Namun, kata ia, Putin ingin memastikan Rusia membawa topik-topik khusus yang bisa dibahas bersama Biden. Dengan begitu, pertemuan tingkat tinggi itu tak berjalan sia-sia.

Berdiri di depan potret mantan Presiden Abraham Lincoln, Presiden AS Joe Biden berbicara tentang respons pandemi penyakit virus corona (COVID-19) pemerintahan Biden di State Dining Room di Gedung Putih di Washington, AS, 2 Maret 2021. [REUTERS / Kevin Lamarque]

Apabila mengacu pada pernyataan pers Pemerintah Rusia pada Selasa kemarin, Joe Biden menawarkan pembahasan untuk berbagai isu, tak hanya soal Ukraina saja. Hal itu mulai dari soal perdagangan senjata, perjanjian nuklir Iran, penarikan pasukan dari Afghanistan, hingga perubahan iklim.

"Kedua sisi belum menyiapkan betul hal-hal yang ingin didiskusikan," klaim Peskov.

Secara terpisah, Penasihat Luar Negeri Rusia Yuri Ushakov mengundang Duta Besar Amerika di Rusia, John Sullivan, untuk bertemu Rabu ini. Dalam pertemuan itu, Ushakov memperingatkan Sullivan bahwa Rusia akan bertindak tegas jika Amerika bertindak gegabah soal isu Ukraina dan Krimea. Hal itu termasuk jika Amerika memberikan sanksi baru ke Rusia.

Pemerintah Amerika, hingga berita ini ditulis, belum memberikan tanggapan atau pernyataan baru.

Baca juga: NATO Minta Rusia Tarik 80 Ribu Tentara di Perbatasan Ukraina dan Krimea

ISTMAN MP | REUTERS






Alasan Turki Tolak Pencaplokan Ukraina oleh Rusia Meski Erdogan Kawan Dekat Putin

7 jam lalu

Alasan Turki Tolak Pencaplokan Ukraina oleh Rusia Meski Erdogan Kawan Dekat Putin

Turki menyatakan menolak pencaplokan wilayah Ukraina oleh Rusia, padahal Erdogan dikenal dekat dengan Putin.


Ukraina Gabung NATO, Sekutu Putin: Zelensky Ingin Perang Dunia III Lebih Cepat

8 jam lalu

Ukraina Gabung NATO, Sekutu Putin: Zelensky Ingin Perang Dunia III Lebih Cepat

Dmitry Medvedev yang merupakan sekutu dekat Putin menyinggung Zelensky yang mengajukan keanggotaan Ukraina di NATO.


Konsulat Rusia di New York Dicoret-coret Cat Merah, Buntut Putin Caplok Ukraina

9 jam lalu

Konsulat Rusia di New York Dicoret-coret Cat Merah, Buntut Putin Caplok Ukraina

Kantor Konsulat Rusia di New York dicorat coret oleh orang tak dikenal dengan cat merah.


Zelensky Enggan Berunding Selama Putin Jadi Presiden Rusia

10 jam lalu

Zelensky Enggan Berunding Selama Putin Jadi Presiden Rusia

Selama Putin masih berkuasa, Zelensky tak mau berdamai dengan Rusia.


Zelensky Klaim Lumpuhkan Rusia di Timur Ukraina

13 jam lalu

Zelensky Klaim Lumpuhkan Rusia di Timur Ukraina

Zelensky mengutuk serangan Rusia dengan menyatakan serangan bukan dilakukan oleh manusia.


Joe Biden: Caplok Ukraina, Tanda Putin dalam Posisi Sulit

16 jam lalu

Joe Biden: Caplok Ukraina, Tanda Putin dalam Posisi Sulit

Joe Biden menyebut pencaplokan sebagian Ukraina oleh Vladimir Putin merupakan tanda bahwa Presiden Rusia itu sedang dalam posisi sulit.


Putin Rayakan Pencaplokan Ukraina, Zelensky Ambil Jalur Cepat Masuk NATO

19 jam lalu

Putin Rayakan Pencaplokan Ukraina, Zelensky Ambil Jalur Cepat Masuk NATO

Putin merayakan pencaplokan wilayah Ukraina dengan pesta meriah di Moskow ketika pasukannya kesulitan di medan tempur.


Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

19 jam lalu

Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piketmenyebut tantangan perubahan iklim di tengah invasi Rusia ke Ukraina salah satunya dengan cara sederhana, seperti penghematan energi.


Bursa AS Jeblok ke Level Terburuk Sejak Maret 2020, Apa Sebabnya?

20 jam lalu

Bursa AS Jeblok ke Level Terburuk Sejak Maret 2020, Apa Sebabnya?

Bursa saham Amerika Serikat atau Bursa AS jeblok pada akhir perdagangan Jumat, 30 September 2022.


Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

20 jam lalu

Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

Berita Top 3 Dunia soal Putin akui kesalahan perekrutan wamil, Sultan Sulu gugat Malaysia, dan Jerman anggarkan Rp2,9 kuadriliun untuk krisis energi